27 Asrama Haji Seluruh Indonesia Bisa Dipakai Jadi Fasilitas Isolasi Covid-19

News | Selasa, 22 Juni 2021 19:01

Reporter : Ahmad Baiquni

Setiap pasien menempati satu kamar dan tidak boleh digabung.

Dream - Kementerian Agama siap memfungsikan sebagian besar asrama hajinya di seluruh Indonesia sebagai fasilitas isolasi penderita Covid-19. Ini menyusul terjadinya lonjakan kasus Covid-19 dalam sebulan terakhir.

" Menag Yaqut Cholil Qoumas sudah memberikan izin dan asrama haji siap kembali digunakan sebagai ruang isolasi Covid-19," ujar Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag, Khoirizi.

Kebijakan penggunaan asrama haji untuk tempat isolasi pasien Covid-19 sebetulnya pernah dilakukan Kemenag pada 1 April 2020. Sudah banyak pasien yang menjalani karantina di fasilitas milik Kemenag tersebut.

Saat ini, Kemenag memiliki 31 asrama haji yang tersebar di sejumlah daerah. Tetapi, baru 27 yang bisa digunakan untuk isolasi.

Khoirizi mengatakan empat asrama haji dinilai belum bisa dimanfaatkan karena beragam alasan. Empat asrama haji tersebut yaitu Asrama Haji Pontianak, Mamuju, Jayapura, dan Sorong.

Dia juga menjelaskan para kepala asrama haji terus berkoordinasi dengan Satuan Tugas Covid-19 di daerah untuk teknis penggunaannya. Seperti Asrama Haji Pondok Gede yang sudah digunakan untuk menampung pasien Covid-19 setelah ditinjau langsung oleh Satgas Covid-19 DKI Jakarta.

" Ada dua gedung di Asrama Haji Pondok Gede yang disiapkan sebagai ruang isolasi," kata Khoirizi.

27 Asrama Haji Seluruh Indonesia Bisa Dipakai Jadi Fasilitas Isolasi Covid-19
Asrama Haji Pondok Gede (Shutterstock.com)
2 dari 6 halaman

Koordinasi Terus

Contoh lain yaitu Asrama Haji Gorontalo. Menurut Khoirizi, komunikasi sudah terjalin secara intensif antara kepala asrama dengan Satgas Covid-19 setempat.

" Asrama Haji Gorontalo akan menjadi alternatif ketiga bila ruang isolasi pasien Covid-19 di tingkat provinsi sudah tidak memadai," kata dia.

Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri, Saiful Mujab, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Rumah Sakit Haji untuk penyiapan ruangan isolasi. Dia menjamin fasilitas yang disediakan seusai dengan standar.

Saiful mengatakan setiap pasien Covid-19 akan menempati satu kamar di Asrama Haji Pondok Gede. Tidak boleh ada pasien yang digabung dalam satu kamar.

" Ada juga standar pelayanan kasus di bawah pengawasan tenaga kesehatan," kata dia, dikutip dari Kemenag.

3 dari 6 halaman

Wisma Atlet Pademangan untuk Isolasi Covid-19 Ditutup!

Dream - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai menggunakan Rumah Susun (Rusun) Nagrak, Cilincing, Jakarta Utara sebagai tempat isolasi pasien Covid-19, sebab Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet kini sudah penuh.

Komandan Lapangan Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran Letkol Laut drg M Arifin mengatakan, paling lambat pada Senin 21 Juni 2021 sore, Rusun Nagrak akan dibuka. Hal ini berdasarkan perintah langsung dari Kepala Satgas Covid-10 untuk membantu pembukaan tempat isolasi mandiri.

" Atas saran Kepala Satgas BNPB, saya diperintahkan langsung ke sini untuk mengoordinir, membantu," kata Arifin.

 

4 dari 6 halaman

Pemasangan Area Zona Merah

Dia memastikan sejumlah papan bertuliskan kawasan zona merah telah terpasang sebagai penanda agar tidak ada yang mendekat ke lokasi isolasi mandiri.

Arifin menjelaskan penanda itu untuk meminimalkan potensi kontak antara pasien di lokasi isolasi mandiri (Tower 1-5 Rusun Nagrak) dengan penghuni non-isolasi mandiri (Tower 11-14 Rusun Nagrak) agar terhindar dari potensi penularan Covid-19.

Dia menambahkan lokasi Tower 1-5 juga jauh dari Tower 11-14. Untuk memastikan keamanan, sejumlah petugas gabungan juga dikerahkan untuk mengawasi pasien isolasi mandiri agar tidak melintas ke kawasan berpenghuni.

" Kita sama-sama bekerja, semua sekarang ini bekerja sama lah. Enggak usah melihat dari mana, dari mana, dari mana ya, yang penting kita bekerja sama, sama-sama bekerja mengatasi ini. Gotong royong lah," kata Arifin.

 

5 dari 6 halaman

2.500 Tempat Tidur Disiapkan

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan menyiapkan Rusun Nagrak untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19. Rusun tersebut terletak di Kecamatan Cilincing, Kota Jakarta Utara.

" Kita sudah siapkan Rusun Nagrak untuk bisa digunakan," kata Anies, Senin, 14 Juni 2021.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menyebut Rusun Nagrak memiliki lebih dari 2.500 tempat tidur. Tempat tidur itu bisa menampung pasien Covid-19 jika Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat penuh.

" Di sana ada lebih dari 2.500 tempat tidur yang bisa dipakai. Saat ini kita masih menggunakan fasilitas di Wisma Atlet," ujar dia.

6 dari 6 halaman

Bantuan 500 Velbed

Sementara itu, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 telah menyerahkan bantuan berupa 500 unit velbed untuk fasilitas isolasi di Rusun Nagrak. Bantuan tersebut diserahkan langsung Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Ganip Warsito saat meninjau Rusun Nagrak pada Minggu 13 Juni 2021 lalu.

" Kami terus memeriksa dan memantau kesiapan setiap tempat isolasi para pasien Covid-19 guna mengantisipasi lonjakan kasus, khususnya jumlah pasien terkonfirmasi positif, pada kelompok orang tanpa gejala atau OTG yang semakin meningkat," kata Ganip.

Sumber: merdeka.com

Join Dream.co.id