2.021 Unit GeNose C19 Resmi Didistribusikan, Kemana Saja?

News | Selasa, 2 Maret 2021 15:00
2.021 Unit GeNose C19 Resmi Didistribusikan, Kemana Saja?

Reporter : Razdkanya Ramadhanty

GeNose C19 ini akan digunakan untuk skrining covid-19.

Dream - Sebanyak 2.021 unit GeNose siap didistribusikan ke rumah sakit, layanan kesehatan, korporasi, kementerian teknis, dan insitusi pendidikan di Indonesia. Secara resmi pelepasan GeNose dilakukan di UGM Science Techno Park, Purwomartani, Kalasan, Sleman, Senin 1 Maret 2021.

Rektor UGM, Panut Mulyono, mengatakan, GeNose C19 akan digunakan untuk skrining Covid-19 pada fasilitas pelayanan kesehatan, instansi pemerintahan, institusi pendidikan, perusahaan, serta beberapa fasilitas umum lainnya.

" Masyarakat dari mana-mana sudah bertanya kapan bisa memakai GeNose. Dengan dukungan semua pihak produksi massal dapat kita lakukan dan hari ini (Senin, 1 Maret 2021) akan kita distribusikan," ucapnya, dikutip dari ugm.ac.id, Selasa 2 Maret 2021.

2 dari 4 halaman

GeNose C19 Untuk Penanganan Pandemi

Ia menambahkan, sejak mengantongi izin edar, UGM telah berupaya agar GeNose dapat segera diproduksi dan didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan alat deteksi awal Covid-19, terutama di fasilitas-fasilitas umum.

Dengan upaya ini diharapkan UGM dapat turut berkontribusi mempercepat penanganan pandemi serta pemulihan sektor-sektor yang terdampak.

" Harapan kami GeNose betul-betul dapat membantu pemerintah dalam usaha pemulihan ekonomi melalui pemulihan kesehatan. Mari kita dukung agar Indonesia cepat menjadi lebih baik dan perekonomian tumbuh kembali," kata Rektor.

Distribusi GeNose dilakukan melalui lima perusahaan yang telah ditunjuk, yaitu PT. Graha Rekayasa Utama, PT. Global Systech Medika, PT. Sigma Andalan Nusa, PT. Dunia Kecantikan Indonesia, dan PT. Indofarma Global Medika.

3 dari 4 halaman

Untuk Siapa Saja?

Direktur Pengembangan Usaha dan Inkubasi UGM, Dr. Hargo Utomo menerangkan bahwa, pada tahap awal distribusi GeNose belum ditujukan bagi pemesan pribadi, namun diprioritaskan terutama bagi pemesan dari kalangan institusi untuk memperluas jangkauan skrining.

" Tahap pertama bukan personal tapi untuk instansi, terutama yang berkaitan dengan kesehatan, pelayanan publik, edukasi, dan korporasi. Setelah itu nanti untuk keperluan lainnya,"  terangnya.

Hargo menambahkan, selain 2.021 unit yang telah siap didistribusikan, ratusan unit lainnya ditargetkan dapat mulai didistribusikan dalam minggu ini.

Sebagian besar penerima GeNose C19 terkonsentrasi di Jawa, dan sebagian pengiriman ditujukan ke Kalimantan dan Sulawesi. Namun dalam waktu mendatang diharapkan distribusi GeNose dapat mencapat daerah-daerah lainnya dan bahkan hingga ke negara lain.

4 dari 4 halaman

Tingkat Akurasi GeNose

Salah satu penemu GeNose C19, Dr. dr. Dian K. Nurputra menerangkan bahwa, saat ini GeNose C19 sudah diinspeksi kembali oleh Kementerian Kesehatan dan mendapatkan pengakuan cara uji klinis yang baik dari Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan.

" GeNose sudah layak beredar sejak diakui oleh Kementerian Kesehatan melalui pemberian izin penggunaan darurat. Dan yang terbaru Kementerian Perhubungan juga telah menerbitkan aturan mengenai GeNose sebagai syarat perjalanan," terang Dian.

Tingkat akurasi GeNose, lanjut Dian, berkisar antara 93-95%. GeNose C19 yang melalui fase-fase pengembangan, pengujian, dan penyempurnaan produk, kini telah mulai digunakan di sejumlah fasilitas publik, termasuk di stasiun kereta api dan rumah sakit.

Sumber: ugm.ac.id

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Join Dream.co.id