Jakarta Bebas Gelandangan di Perayaan Tahun Baru

News | Rabu, 20 Desember 2017 19:02
Jakarta Bebas Gelandangan di Perayaan Tahun Baru

Reporter : Maulana Kautsar

Para penyandang PMKS mulai banyak yang beralih ke perumahan.

Dream - Dinas Sosial DKI Jakarta akan mengerahkan 425 personel Pelayanan Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) untuk menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru 2018 di ibukota. Personel yang disebar di lima wilayah itu untuk memastikan perayaan pergantian tahun berlangsung nyaman tanpa gelandangan yang berkeliaran.

" Ini untuk memastikan perayaan Natal dan Tahun Baru agar warga bisa merayakannya dengan aman dan nyaman. Tidak ada PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial) yang berkeliaran," ujar Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, Masrokhan, di Jakarta Pusat, Rabu, 20 Desember 2017.

Data Dinsos DKI Jakarta mencatat PMKS di DKI Jakarta selama 2017 mengalami penurunan sampai 45 persen. Berkurangnya jumlah gelandangan itu akibat penjangkauan petugas hasil kerjasama dengan pihak terkait seperti Satpol PP, Dishub, hingga Garnisun.

Data PMKS menunjukan sebanyak 14.808 orang terkena penjangkauan jalanan pada 2016. Sementara itu hingga Desember 2017, Dinas Sosial telah melakukan penjangkauan terhadap 8.143 orang.

Masrokhan mengatakan penurunan PMKS merupakan bukti teralisasinya kebijakan pemerintah DKI Jakarta di 276 titik rawan PMKS, pemberian asesmen, hingga pembinaaan PMKS di panti-panti.

Bergeser ke Pemukiman

Meski begitu, Masrokhan mengatakan, saat ini terjadi pergeseran PMKS ke daerah pemukiman warga. Kondisi ini diakibatkan adanya pengawasan dan penjagaan intensif di 276 titik tersebut.

" Mereka mulai pindah dan menyebar ke pemukiman dan tempat-tempat umum seperti JPO, pasar tradisional, TPU, mall, dan seterusnya," ujar Masrokhan.

Untuk itu dalam program 2018-2022, Dinas Sosial menargetkan sebanyak 42 kecamatan yang ada di DKI Jakarta, terdapat 318 lokasi rawan PMKS.

(Sah)

 

Komentar
Beri Komentar
MRT Ramah Disabilitas?
Join Dream.co.id
Deretan Artis yang Diprediksi Gagal Masuk DPR