Giliran Foto Data Covid-19 Bogor Viral, Ini Kata Bima Arya

News | Jumat, 13 Maret 2020 10:50
Giliran Foto Data Covid-19 Bogor Viral, Ini Kata Bima Arya

Reporter : Ahmad Baiquni

Mereka diobservasi karena memiliki riwayat bepergian ke negara dengan kasus infeksi virus corona.

Dream - Sebuah gambar berisi data 20 warga Kota Bogor, Jawa Barat, beredar di media sosial. Mereka disebut berpotensi tertular virus corona.

Dalam foto yang beredar tercantum tanggal pengambilan yaitu 10 Maret 2020. Dari data itu, ada 13 laki-laki dan 7 perempuan masuk kategori Orang Dalam Pengawasan (ODP) tersebar di beberapa kecamatan.

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, membenarkan data itu. Tetapi, dia menegaskan status 20 warga itu adalah ODP atau Orang Dalam Pengawasan, bukan suspect Covid-19.

" Data itu merupakan ODP. Bukan merupakan suspect. Sebagian dari mereka sudah selesai diobservasi dan diperbolehkan pulang," ujar Bima.

Status ODP ditetapkan berdasarkan beberapa alasan. Salah satunya, baru bepergian dari luar negeri. " Mereka dipantau antara lain karena pulang dari luar negeri," terang Bima.

 Viral Foto Data Corona di Bogor© Viral Foto Data Corona di Bogor (Foto: Istimewa)

Dalam data itu disebutkan dua orang diobservasi di Puskesmas Bogor Timur, tiga orang di Puskesmas Bondongan, dua orang di Puskesmas Gang Kelor, satu orang di Puskesmas Semplak, satu orang di Puskesmas Pasir Mulya.

Satu orang di Puskesmas Sindang Barang, tiga orang di Puskesmas Sempur, dua orang di Puskesmas Tanah Sareal, satu orang di Puskesmas Mekarwangi, tiga orang di Puskesmas Kedung Badak, dan satu orang di Puskesmas Tegal Gundi.

 

2 dari 7 halaman

Tidak Rawat Inap

Bima mengatakan para pasien ini tidak dirawat di puskesmas. Mereka diperiksa dokter lalu dibolehkan pulang. " Kemudian masuk pemantauan petugas surveilance puskesmas," ucap dia.

Plt Kadinkes Kota Bogor, Sri Nowo Retno, mengatakan 20 orang tersebut ditetapkan sebagai ODP karena punya riwayat bepergian ke negara yang memiliki kasus infeksi virus corona.

" Itu data ODP karena riwayat bepergian ke negara terjangkit dalam rentang waktu 14 hari. Meski tanpa gejala, kita pantau supaya apabila ada gejala segera kita periksa dan obati atau rujuk," kata dia. Sebelumnya, foto-foto Gubernur Anies Baswedan berlatar belakang penyebaran Covid-19 di KRL Jakarta-Depok-Bogor juga sempat viral. (Sumber: /Rasyid Ali)

3 dari 7 halaman

Viral Foto Anies Baswedan 'Kontaminasi Corona Terbesar di KRL', Ini Kata KAI

Dream - Dunia maya tengah viral foto Gubernur Anies Baswedan dengan latar belakang penanganan virus Corona di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Dalam foto yang diterima Dream.co.id, dalam foto itu terlihat Anies Baswedan yang memakai baju dinas sedang memberikan pengarahan kepada jajarannya.

Di belakang Anies, terlihat layar raksasa bertuliskan 'Waspada risiko COVID-19 via transportasi publik...' Tampak Sekda DKI Saefullah terlihat duduk di jajaran depan. Sementara Gubernur Anies berdiri di belakang podium. 

Yang menjadi perhatian, dalam foto itu terdapat tanda yang melingkari kalimat sebagai berikut: 

" Risiko kontaminasi terbesar terjadi di wilayah KRL-2, atau Rute Bogor-Depok-Jakarta Kota.'"

Mengenai viralnya foto itu, PT Kereta Api Indonesia (Persero) sebagi operator pelaksana KRL rute Jakarta-Depok-Bogor akhirnya angkat bicara.  

Menurut Kepala Humas DAOP I KAI, Eva Chairunisa, risiko penularan virus corona tak hanya terjadi di KRL.

“ Risiko kontaminasi bisa terjadi di semua area publik,” kata Eva ketika dihubungi Dream melalui pesan tertulis di Jakarta, Rabu 11 Maret 2020.

DAOP I KAI, lanjut Eva, berkoordinasi dengan PT KAI Commuter Indonesia dan PT Railink untuk sosialisasi dan pencegahan virus corona. Stasiun-staisun sudah melakukan sosialisasi upaya pencegahan.

“ Ini memang transportasi publik, maka perlu kerja smaa dari para pengguna jasa untuk saling menjaga,” kata dia.

4 dari 7 halaman

Dream - Gubernur Banten, Wahidin Halim mengumumkan dua warganya terjangkit virus corona, atau Covid-19. Dia membagikan informasi ini melalui video yang diunggah ke Instagram pribadinya, Kamis, 12 Maret 2020.

"Saya kabarkan bahwa berdasarkan laporan dari tim kesehatan Banten, ada dua orang warga Banten yang positif terkena virus corona," kata Wahidin.

Wahidin mengatakan, dua warga yang positif virus corona tersebut baru saja dari Malaysia. Wahidin berharap, masyarakat tetap waspada.

      View this post on Instagram

Dengan semakin mewabahnya virus corona ke Indonesia maka saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Banten dimanapun berada. Sebaiknya hindari tempat-tempat keramaian sebagai salah satu bentuk antisipasi. Tetap waspada dan jaga pola hidup sehat. Semoga Allah SWT senantiasa melindungi kita semua. . . Hubungi Dinas Kesehatan Provinsi Banten di nomor 085215779659 jika membutuhkan informasi seputar Virus Corona.

A post shared by Dr. H. Wahidin Halim, M.Si (@wh_wahidinhalim) on 

"Jangan panik dan dengan menghindari pertemuan-pertemuan bersifat umum atau paling tidak menjauhi keramaian, agar kita bisa memastikan tidak tertular virus corona ini," kata dia.

Selain itu, dia juga membagikan nomor telepon Dinas Kesehatan Provinsi Banten 085215779659 untuk membutuhkan informasi seputar virus corona.

5 dari 7 halaman

Menkes Terawan: 3 Pasien Positif Virus Corona Dinyatakan Sembuh

Dream - Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, mengatakan bahwa tiga pasien yang semula dinyatakan positif terinfeksi virus Corona Covid-19 telah sembuh.

" Hari ini saya sudah cek kondisinya, ada tiga yang kita nyatakan sembuh baik dari sisi laboratorium, baik dari sisi klinis," kata Terawan, dikutip dari Liputan6.com, Kamis 12 Maret 2020.

Terawan mengaku telah mengecek langsung kondisi kesehatan tiga orang yang dinyatakan sembuh dari Covid-19. Dia akan bertanggung jawab atas kesembuhan pasien.

" Saya bahagia, teorinya benar bahwa ini penyakit yang akan sembuh sendiri," ucap dia.

Sementara, Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan, ketiga pasien dinyatakan sembuh usai menjalani dua kali pemeriksaan laboratorium.

Adapun tiga pasien tersebut adalah pasien nomor kasus 06 (laki-laki, 39 tahun), kasus 14 (laki-laki. 50 tahun), dan kasus 19 (laki-laki, 49 tahun).

" Ada 3 pasien secara klinis sudah membaik tidak ada keluhan, secara laboratorium dua kali dilakukan pemeriksaan hasilnya negatif," kata Achmad. 

Sumber: Liputan6.com/Fachrur Rozie

6 dari 7 halaman

16 WNI Terinfeksi Corona di Luar Negeri, 9 Sembuh

Dream - Sebanyak 16 warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri dinyatakan positif terinfeksi virus Corona, Covid-19. Sembilan diantaranya dinyatakan sembuh.

Data tersebut disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri melalui akun Twitter resmi, @kemlu_ri, Rbu 12 Maret 2020. Data itu diperbarui hingga pukul 09.30 WIB.

Menurut data tersebut, sembilan WNI positif terinfeksi virus Corona di Jepang. Delapan dinyatakan sembuh, satu lainnya dalam kondisi stabil.

Di Singapura, lima WNI dinyatakan positif terinfeksi virus Corona. Satu di antaranya dinyatakan sudah sembuh. Tiga dalam kondisi stabil dan satu lainnya dalam penanganan khusus.

Di Taiwan ada satu WNI yang dinyatakan positif terinfeksi virus Corona. Kondisinya stabil. Demikian pula di Australia, satu WNI positif terjangkit virus Corona dan kondisinya stabil.

 Data WNI terinfeksi virus Corona di luar negeri© @kemlu_ri

7 dari 7 halaman

Teka-teki Penularan Virus Corona ke Pasien 27 Terkuak

Dream - Teka-teki penularan virus Corona baru, Covid-19, kepada pasien nomor 27 akhirnya terungkap. Pasien tersebut terinfeksi setelah melakukan kontak dengan pasien kasus 20.

" Pasien nomor 27 yang kemarin belum kami dapat kepastian penyebabnya, sudah dapat laporan dari petugas dari yang melakukan contact tracing. Pasien nomor 27 adalah kontak dekat pasien nomor 20," ujar Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto, dikutip dari Liputan6.com, Kamis 12 Maret 2020.

Menurut Yuri, pasien nomor 20 masih dirawat di salah satu rumah sakit rujukan. Saat ini, tambah dia, tim tengah melakukan tracing orang-orang yang pernah melakukan kontak dengan pasien 27.

" Kami mencari ada tidak yang kontak dengan pasien 27," kata Yuri.

Join Dream.co.id