2 Rumah Sakit Salah Paham, Jenazah Pasien Covid-19 `Dibuang` di Trotoar

News | Jumat, 10 Juli 2020 10:01
2 Rumah Sakit Salah Paham, Jenazah Pasien Covid-19 `Dibuang` di Trotoar

Reporter : Sugiono

Ditaruh Begitu Saja di Trotoar depan Rumah Sakit

Dream - Dalam sebuah insiden yang menggemparkan India, jenazah seorang pasien Covid-19 dibuang begitu saja di trotoar oleh petugas ambulans.

Aksi terjadi diduga karena kesalahpahaman antara dua rumah sakit di Bhopal, ibukota negara bagian Madhya Pradesh.

Wajid Ali, seorang karyawan perusahaan listrik, sedang menjalani perawatan penyakit ginjal di Rumah Sakit Rakyat dekat Raj Bhavan selama hampir dua minggu.

Setelah mulai menunjukkan gejala Covid-19, sampelnya dikirim untuk diperiksa dan hasilnya ternyata memang positif.

2 dari 6 halaman

Ditaruh Begitu Saja di Trotoar depan Rumah Sakit

Rencananya, Wajid akan dipindahkan ke Rumah Sakit Chirayu pada hari Senin. Ambulans pun dikirim ke Rumah Sakit Rakyat untuk menjemput Wajid yang kritis.

Tetapi berjam-jam kemudian jasad pria 57 tahun itu ditemukan tergeletak di trotoar di luar Rumah Sakit Rakyat.

Rekaman CCTV menunjukkan dua pria yang mengenakan ADP mengeluarkan Wajid dari ambulans, dan meninggalkannya di trotoar.

Ketika ditinggalkan di trotoar oleh petugas, tidak diketahui apakah Wajid masih hidup atau sudah meninggal.

3 dari 6 halaman

Kronologi Menurut Rumah Sakit Asal

Menurut Rumah Sakit Rakyat, Wajid dirawat di sana karena menderita komplikasi ginjal.

Setelah Wajid dinyatakan positif, sesuai protokol, mereka memindahkannya ke Rumah Sakit Chirayu yang merupakan fasilitas khusus Covid-19.

Ambulans dari Rumah Sakit Chirayu pun membawa Wajid yang sakit parah. Namun baru beberapa meter berjalan, ambulans kembali ke Rumah Sakit Rakyat.

Mereka kemudian meninggalkan Wajid di trotoar setelah petugas Rumah Sakit Rakyat menolak untuk menerima pria itu kembali.

Rumah Sakit Rakyat mengklaim bahwa pada saat ambulans kembali, ruang ICU mereka sudah disegel karena baru disemprot desinfektan.

4 dari 6 halaman

Pukulan Berat Buat Keluarga

Putra Wajid mengatakan ayahnya sudah sakit sejak Januari dan dirawat di Rumah Sakit Rakyat pada 23 Juni.

Ayahnya sebenarnya masih hidup pada Senin pagi ketika dipindahkan dengan ambulans untuk dibawa ke Rumah Sakit Chirayu.

" Saya tidak tahu apa yang terjadi di ambulans, tetapi mengapa pemerintah distrik harus memindahkannya ke Chirayu dengan mengirim ambulans jika mereka membuangnya di jalan seperti ini?" katanya sambil menangis sedih.

5 dari 6 halaman

Pembelaan Rumah Sakit Rujukan

Rumah Sakit Chirayu membela langkah mereka mengembalikan Wajid ke Rumah Sakit Rakyat. Mereka menganggap langkah itu adalah hal yang benar.

Saat dalam perjalanan, kondisi Wajid tiba-tiba memburuk secara signifikan dan dia membutuhkan perawatan medis segera.

Atas kejadian yang cukup menyedihkan ini, Kepala Menteri Madhya Pradesh Shivraj Singh Chouhan memerintahkan penyelidikan pada hari Selasa.

Sumber: IndianTimes

6 dari 6 halaman

Sedih Melihat Videonya

Join Dream.co.id