10 Makam Jenazah yang Dikubur Pakai Protokol Covid-19 di Bandung Dibongkar

News | Kamis, 2 Juli 2020 15:40
10 Makam Jenazah yang Dikubur Pakai Protokol Covid-19 di Bandung Dibongkar

Reporter : Ahmad Baiquni

10 jenazah tersebut dipindahkan.

Dream - Sebanyak 10 makam di wilayah Kota Bandung, Jawa Barat, dibongkar untuk dipindahkan. Sebelumnya, jenazah dalam makam tersebut dikuburkan dengan protokol Covid-19.

Sekretaris Dinas Tata Ruang Kota Bandung, Agus Hidayat, mengatakan pembongkaran makam tersebut dilakukan setelah keluar hasil swab test. Sepuluh jenazah tersebut dinyatakan negatif Covid-19.

Agus mengatakan ada hasil swab yang baru keluar setelah pasien meninggal. Sehingga status pasien baru diketahui setelah beberapa hari dimakamkan.

" Ada beberapa juga yang oleh keluarganya ditarik lagi (dipindahkan), jadi mungkin pas meninggalnya dicek dan hasilnya negatif, terus digali lagi," ujar Agus, dikutip dari Merdeka.com.

2 dari 4 halaman

Agus mengatakan pihak ahli waris meminta jenazah kembali untuk dimakamkan di tempat sesuai keinginan keluarga. Menurut dia, hal tersebut dibolehkan selama jenazah sudah dipastikan negatif Covid-19.

Selanjutnya, Agus menjelaskan 10 jenazah tersebut termasuk dalam 70 pasien meninggal yang dimakamkan dengan protokol Covid-19. Saat masih dirawat, 10 pasien tersebut berstatus Pasien Dalam Pengawasan.

" Ada yang dipindahkan ke Subang, ke Sumedang, jadi itu dipindah setelah ketahuan hasilnya negatif," ucap Agus.

3 dari 4 halaman

Lebih lanjut, dia menerapkan jika ada pasien berstatus PDP meninggal maka proses pemakamannya dilakukan dengan standar Covid-19. Waktunya paling lama empat jam dari meninggal.

Kota Bandung diketahui memiliki lahan pemakaman yang khusus disiapkan untuk jenazah Covid-19. Lokasinya di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cikadut, ada satu blok khusus di sana.

Sumber: Merdeka/Eko Prasetya

4 dari 4 halaman

Dream - Total 63 tenaga medis di Kota Jayapura, Papua, dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Rinciannya, 45 orang berdinas di RSUD Dok Dua dan 23 orang dari RSUD Abepura.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Papua, dr Silwanus Sumule, mengatakan, sebagian dari jumlah tersebut sudah dinyatakan sembuh. Dia meminta masyarakat jujur akan kondisi kesehatannya agar penularan Covid-19 di lingkungan tenaga medis dapat ditekan.

" Karena bila tidak jujur akan menyebabkan makin banyak tenaga medis yang terpapar," ujar Silwanus, dikutip dari Merdeka.

Dokter yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan Papua itu mengungkapkan jumlah pasien positif Covid-19 pada Selasa sebanyak 1.823 orang. Angka tersebut naik 104 kasus dibandingkan pada Senin.

Dari angka tersebut, 926 kasus atau 51 persen masih dirawat di sejumlah rumah sakit rujukan. Sedangkan 879 kasus atau 48 persen dinyatakan sudah sembuh.

Sementara, para pasien yang dinyatakan positif Covid-19 bermukim di 15 kabupaten dan kota dari 17 wilayah yang sebelumnya terpapar, demikian laporan Antara.

" Dua kabupaten yang saat ini masuk zona hijau yakni Kabupaten Mamberamo Tengah dan Kabupaten Supiori," kata Silwanus.

Sumber: 

Join Dream.co.id