Cardigan Kurt Cobain Saat Tampil MTV Unplugged Laku Rp 4,6 Miliar!

Men Fashion | Senin, 28 Oktober 2019 18:24
Cardigan Kurt Cobain Saat Tampil MTV Unplugged Laku Rp 4,6 Miliar!

Reporter : Idho Rahaldi

Harganya naik drastis...

Dream - Bagi anak-anak muda era 90an, MTV Unplugged merupakan salah satu acara televisi musik paling favorit di kala itu. Di program acara tersebut, musisi yang tampil " dipaksa" menaggung dengan instrumen akustik.

Salah satu episode paling legendaris dari MTV Unplugged adalah tampilnya grup band Nirvana.

Band beraliran musik grunge ini beranggotakan Kurt Cobain, Krist Novoselic, dan Dave Grohl.

Konser akustik Nirvana di acara itu banyak diyakini sebagai ajang sang vokalis, Kurt Cobain, menyampaikan pesan tersirat untuk bunuh diri. Keyakinan itu tentu tak bisa dibuktikan.

Namun faktanya, enam bulan setelah penampilan Nirvana di MTV Unplugged, Kurt Cobain mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri.

2 dari 5 halaman

Barang-barang Nirvana Dilelang

Terlepas dari kontroversi itu semua, penampilan Nirvana acara tersebut sudah berusia 25 tahun. Episode tersebut direkam pada 18 November 1993.

Barang-barang ikonik yang dikenakan Kurt Cobain saat penampilan itu baru-baru ini dilelang. Salah satunya adalah cardigan yang Kurt kenakan.

Selain itu, salah satu gitar Fender kustom miliknya juga diikutsertakan dalam lelang yang diadakan oleh Icons and Idols milik Julien's Auction.

Cardigan berwarna hijau olive ikonik itu dilelang untuk kedua kalinya, setelah di tahun 2015 lalu terjual dengan harga $137.500 atau sekitar Rp 1,95 miliar.

Dan pada pelelangan keduanya ini, cardigan Kurt terjual dengan harga $334.000 atau sekitar Rp 4,6 miliar!

" Memorabilia rock & roll sekarang dipandang sebagai investasi. Pemilik kemeja cardigan ini membelinya pada tahun 2015. Hari ini, terjual lebih dari dua kali harga yang dibayarkan sebelumnya," jelas Julien.

3 dari 5 halaman

Penampilan Nirvana

Dilansir dari hypebeast, cardigan yang terbuat dari campuran akrilik, mohair dan Lycra itu belum pernah dicuci selama 25 tahun sejak pertama kali diterima.

Satu dari lima kancingnya hilang, ada lubang bekas terbakar di dekat saku kiri, dan saku bagian kanan kardigan tersebut sudah mulai berubah warna.

" Bagi saya, ini adalah pasar baru untuk seni rupa. Semakin banyak orang yang tertarik berinvestasi dalam budaya pop dan dalam waktu dekat, lebih banyak Memorabilia rock & roll akan memiliki harga seperti Kurt," Tutup Julien.

4 dari 5 halaman

KFC Luncurkan Koleksi Street Wear di Jakarta Fashion Week 2020

Dream - KFC meluncurkan koleksi busana. Mungkin terdengar asing, tapi itulah yang terlihat di Jakarta Fashion Week 2020. Gerai ayam goreng itu memperkenalkan koleksi street wear.

“ Peluncuran koleksi eksklusif ini bertepatan dengan ulang tahun kami ke 40 yang mengusung tema 40 Tahun Tetap Original,” ungkap Hendra Yuniarto, General Manager Marketing PT Fast Food Indonesia Tbk, di Senayan City, Jakarta Selatan, Sabtu, 26 Oktober 2019.

Pada ajang ini, mereka meluncurkan street wear hasil kolaborasi dengan empat desainer muda, yaitu Never Too Lavish, Argyle & Oxford, Evil Fact, dan Sandalboyz. " Melalui koleksi ini, kami ingin mendekatkan diri pada konsumen muda," tambah Hendra.

Keempat desainer tersebut menampilkan 24 look dengan tema yang berbeda-beda. Argyle & Oxford menampilkan karya yang terinspirasi dari Colonel Sanders dan resep rahasianya. Koleksi bertajuk Fried Pride ini tampil dalam bentuk hoodie, kaus, kemeja, kaus kaki serta enamel pin.

5 dari 5 halaman

Untuk Pelestarian Lingkungan Hidup

Sedangkan Evil Fact menampilkan penggabungan antara estetika karakter Evil dengan logo ikonik Colonel Sanders. Warnanya pun mengikuti logo KFC, merah dan putih. Mereka menambahkan tulisan Finger Lickin Goods pada pakaiannya untuk memperkuat karakter.

Brand alas kaki Amerika yang didirikan oleh pemuda Indonesia, Sandalboyz menghadirkan koleksi berwarna merah dan putih pada sandal buatannya. Mereka terinspirasi dari bucket KFC sebagai penggambaran kebersamaan dalam keluarga maupun komunitas.

Never Too Lavish, brand alas kaki yang terkenal dengan custom hand-painted sneakersnya menonjolkan ikon Colonel Sanders dan slogan Jagonya Ayam pada sepatu berwarna dasar putih serta sentuhan merah. Semua koleksi ini menjadi merchandise dan apparel yang dijual secara terbatas. Kamu bisa membeli rancangan Argyle & Oxford dan Evil Fact di Fashionlink Showroom & Market selama JFW 2020 berlangsung.

Koleksi Sandalboyz bisa didapatkan pada bulan Desember di pop-up store KFC Kemang. Sementara sandal Never Too Lavish telah dilelang pada 11-18 Oktober lalu dengan penawaran tertinggi sebesar Rp7.500.000.

“ Seluruh hasil lelang sneakers dan penjualan apparel maupun merchandise akan diserahkan pada Divers Clean Action, yang akan mengelola sejumlah kegiatan edukasi soal pelestarian lingkungan,” tutup Hendra.

Representasi Feminisme Versi Barli Asmara
Join Dream.co.id