Sustainable Fashion Mulai Nge-Tren di Indonesia

Lifestyle | Rabu, 10 Juli 2019 15:47
Sustainable Fashion Mulai Nge-Tren di Indonesia

Reporter : Cynthia Amanda Male

Sekitar lebih dari 50 persen desainer binaan JFW sudah menerapkan hal tersebut.

Dream - Beberapa tahun terakhir, istilah sustainable fashion mulai digaungkan di Indonesia. Namun, istilah yang dipakai untuk produksi fashion ramah lingkungan ini belum sepenuhnya dilakukan.

Hingga kini, desainer Indonesia masih terus berusaha melakukannya sedikit demi sedikit.

" Menurut saya, sudah mulai mengarah ke sustainable fashion. Terutama desainer muda,” ujar Lenni Tedja, Director Jakarta Fashion Week (JFW) di Senayan, Jakarta Selatan, kemarin. 

Yang masih menjadi kendala adalah tanggung jawab keseluruhan proses produksi fashionnya.

" Tahun lalu kita sudah start dengan sustainability, tapi of course masih jauh dari pertanggungjawaban dari awal sampai akhir. Masih terlalu berat. Even Stella McCartney saja masih diprotes, susah, sih”.

Beberapa desainer lokal mulai menerapkan sustainable fashion dengan mengolah limbah, membuat pola yang tidak membuang terlalu banyak kain dan memakai pewarna alam.

“ Sudah dilakukan beberapa fase. Misalnya mengolah limbah dan memakai pewarna alam. Tapi at least kita sudah memulai sesuai dengan kapasitas dan situasi,” jelasnya.

Ia mengaku bahwa sekitar lebih dari 50 persen desainer binaan JFW sudah menerapkan hal tersebut.

 Fashion Link

Bukan hanya desainernya, beberapa millenials juga mulai menerapkan hal tersebut.

“ Kesadarannya meningkat terhadap sustainable fashion, terutama pada generasi muda. Mulai dari hal kecil seperti menggunakan straw dan mengurangi konsumsi plastik. Mereka sangat concern dan gaung mereka di media sosial juga lebih kuat which is a good thing,” tambahnya.

Selain itu, generasi muda juga mulai beralih dari fast fashion. " Ada kecenderungan mereka nggak mau membeli fast fashion. Memang belum semua, tapi sudah mulai," tutupnya.

2 dari 6 halaman

Fashion Art Vibes, Ajang Bergengsi Unjuk Bakat Desainer Muda

Dream - ESMOD Jakarta kembali menggelar Fashion Art Vibes ke-3 pada 5-6 Juli 2019 di Lotte Shopping Avenue Jakarta. Acara dibuka dengan kegiatan Creative Show pada 3 Juli 2019 di Kuningan City Mall, Jakarta.

Mengusung tema ‘Emphasize The Art Side’, acara dibuka dengan pertunjukan fashion show karya desainer muda berbakat lulusan ESMOD Jakarta 2019 program 3 Years Fashion Design.

 ESMOD

Foto: ESMOD Jakarta

Creative Show dikemas secara apik di atas panggung dan diiringi oleh penampilan live DJ Neysa Soediro di hadapan sekitar 1.000 undangan yang hadir.

Sebelumnya, Fashion Art Vibes #3 dimulai dengan design competition bertema artuntuk kategori student dan public untuk merealisasikan desain Bowling Shirt.

 ESMOD

Foto: ESMOD Jakarta

" Adanya design competition yang menjadi sebuah platform bagi para desainer muda tanah air untuk dapat menunjukkan hasil karya terbaiknya kepada masyarakat umum dan menarik fashion enthusiasts," kata Chike Herningtias, Event Manager ESMOD Jakarta lewat keterangan rilis yang diterima Dream, Selasa 9 Juli 2019.

Beberapa juri dari industri fashion juga turut hadir, diantaranya Sebastian Gunawan, Jeffry Tan, Didiet Maulana, Ria Juwita, Rama Dauhan dan tokoh kenamaan lainnya.

 ESMOD

Foto: ESMOD Jakarta

Puncak acara Fashion Art Vibes #03 diisi dengan presentasi para lulusan ESMOD Jakarta program 3 Years International Fashion Business dan program 1 Year Fashion Design and Pattern Drafting.

3 dari 6 halaman

Aplikasi Fitting Room Digital, Cocok untuk Pecinta Fashion

Dream - Wong Hang tailor membuat gebrakan baru dalam dunia fashion. Kali ini Wong Hang menghadirkan aplikasi fashion bernama Stevano Brill, aplikasi berbasis Augmented Reality.

Aplikasi Stevano Brill ini dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan kaum urban. Terutama buat mereka yang tidak memiliki waktu luang untuk membuat bajudengan ukuran dan desain yang diinginkan.

" Selain dapat memilih desain jas yang berkualitas, user dapat seakan-akan mencoba pakaian tersebut dengan teknologi Augmented Reality, sehingga tampak berada di dalam fitting room," kata Lianto Wongso, Founder Stevano Brill, di kawasan Senopati Jakarta Selatan belum lama ini.

 aplikasi

Selain itu fitur aplikasi ini sangat memudahkan bagi para pecinta fashion yang ingin memiliki setelan jas.

Fitur yang dihadirkan dalam aplikasi ini adalah yang pertama bisa memilih desain, bahan, sampai warna jas yang diinginkan.

" Untuk hasil akhir jas tak perlu khawatir karena ukuran dan desain sama persis saat diukur di tailor," katanya.

 Aplikasi Ini Mudahkan Pecinta Fashion Membuat Jas

Nicholas Sean Purnama, turut hadir dalam peluncuran aplikasi. (Foto: Nur Ulfa/Dream)

Lianto menambahkan, aplikasi ini juga memanjakan para pecinta fashion dengan mendatangi calon pembeli yang ingin membuat baju.

" User dapat memilih desain jas dengan leluasa. Bahkan tanpa batasan tempat dan waktu. User dapat juga membeli dengan cepat dan akurat," ungkapnya. (ism) 

4 dari 6 halaman

Bertabur Kristal, Gaun Pengantin Sophie Turner Dirancang 350 Jam!

Dream - Sophie Turner dan Joe Jonas resmi menjadi suami istri pada 1 Mei 2019. Pernikahan digelar secara privat di Las Vegas dan hanya dihadiri oleh kerabat dekat.

Dua bulan berselang, akhirnya Sophie dan Joe memperlihatkan potret pernikahan mereka. Foto tersebut diunggah lewat akun Instagram masing-masing.


Bak putri raja, Sophie tampil cantik dengan gaun pengantin beraksen embroiderydengan kerah low v-neck.

 

 

Tudung Veil di Kepala

 Aktris serial Game of Thrones itu makin elegan dengan tudung veil di kepala. Gaun tersebut merupakan Louis Vuitton karya Nicolas Ghesquiere. 

Seperti ketika mempromosikan film terbarunya, X-Men: Dark Phoenix di Korea Selatan. Ia memakai gaun Louis Vuitton Chainmail Striped Dress dari koleksi Cruise 2020.

Dilansir dari US Magazine, proses pembuatan gaun itu memakan waktu hingga 350 jam dengan rincian rancangan digital selama 75 jam, sulaman gaun selama 1,050 jam dan 48 jam khusus untuk ornamen bunga. 

Gaun dibuat dengan memakai 14 meter bahan embroidered tulle dan 650 ribu jahitan. Setiap panel gaun dibubuhi dengan 50,400 kristal dan manik-manik putih untuk memberi kesan glamor namun tetap terlihat klasik. 

Nicolas bekerjasama dengan 10 penyulam untuk menghasilkan bordiran sempurna, terutama pada bagian veil dan ornamen bunga.

 Priyanka Chopra dan Sophie Turner



Aktris 23 tahun itu sebelumnya telah bekerjasama dengan Louis Vuitton sebagai brand ambassador di 2017. Ia menggaungkan nama rumah mode Paris tersebut seiring dengan kepopulerannya di industri film. (ism)

5 dari 6 halaman

Kain Sulawesi Tenggara Bakal Kejutkan Moskow

Dream - Untuk keempat kalinya, desainer Ferry Sunarto diberi kehormatan untuk memperkenalkan budaya Indonesia melalui fashion di hadapan pecinta mode Rusia. 

Koleksi bertajuk De’Posuo akan ditampilkan secara perdana pada pagelaran tunggal di acara Festival Indonesia Moskow (FIM) 2019. Bertempat di Krasnaya Presnya Park, Moskow, Ferry Sunarto akan merilis 30 looks pada tanggal 4 Agustus 2019.

 Ferry Sunarto

“ Kali ini saya memilih Sulawesi Tenggara karena ragam jenis kainnya banyak, selain itu karya ini saya namakan De’Posuo, yang berasal dari adat istiadat di daerah tersebut,” ujar Ferry Sunarto dalam konferensi persnya, Jakarta, Rabu 3 Juli 2019.

Kali ini Ferry mengangkat kain tradisional Sulawesi Tenggara yang erat kaitannya dengan kecantikan dan tradisi penduduk wanita setempat.

 Ferry Sunarto

Posuo adalah tradisi memingit anak gadis untuk beranjak dewasa yang berlangsung selama 8 hari 8 malam, demi menjaga kesucian gadis tersebut. 

Pada malam ke-8, dilakukan ritual dengan tarian yang diiringi oleh tabuhan gendang dan dihadiri oleh pemuka adat. Mereka percaya, jika ada salah satu gendang yang pecah, pertanda bahwa gadis itu tidak suci lagi. 

Kepolosan dan keceriaan para gadis Sulawesi Tenggara diinterpretasikan dengan warna cerah seperti butter yellow, mint green, dusty pink dan lavender yang dituangkan dalam paduan kain tenun tangan khas Sulawesi Tenggara.

 Ferry Sunarto

" Saya ciptakan dalam bentuk cutting kebaya ready to wear yang etnik namun tetap shopisticated," pungkasnya.

(ism, Laporan : Alfi Salima Puteri)

6 dari 6 halaman

Inspirasi Gaya Busana Musim Panas Abel Cantika

Dream - Musim panas jadi saat yang tepat untuk mengubah penampilan. Tak hanya dari segi makeup, pakaian juga dapat disesuaikan dengan gaya yang lebihshopisticated.

Penggemar gaya colorful akan sangat menyukai musim ini. Sentuhan warna pada busana dapat memberi kesan fun dan segar saat di bawah terik matahari.

Nah, busana motif bisa kamu andalkan sebagai fashion statement di musim panas kali ini.

" Karena temanya summer, bisa pakai kemeja motif tropical. Main di warna cerah seperti biru, kuning dan hijau," kata beauty influencer Abel Cantika di peluncuran Nivea Pop Ball, Jakarta, Selasa, 2 Juli 2019.

Abel mengandalkan patterned shirt alias kemeja dari bahan katun yang mudah menyerap keringat. Agar semakin adem, kamu juga bisa memilih baju bersiluet loose.

 Abel Cantika

Foto: Abel Cantika/Dream.co.id-Annisa Mutiara

Buat para hijabers dapat memilih baju lengan panjang atau memadukannya dengan outer.

Sebagai bawahan, Sahabat Dream bisa mencoba rok agar tampilan lebih feminin. Pakailah button skirt yang sedang sekarang lagi tren.

Alas kaki seperti strappy sandals dengan ornamen beads sangat pas untuk menambah kesan tropis. Kemudian beri sentuhan akhir dengan pakai aksesori.

" Bisa pakai tas fishnet ala summer kayak mau ke pantai," pungkasnya. (ism) 

 

 

Summer Style 2019
Join Dream.co.id