Strategi Modest Fashion Kami. Bangkit di Masa Pandemi

Lifestyle | Kamis, 14 Oktober 2021 16:12

Reporter : Ferdike Yunuri Nadya

Kami. berusaha bangkit dan dekat dengan customer dengan membuka store baru

Dream - Pandemi COvid-19 yang berlangsung hampir dua tahun telah mengubah kehidupan masyarakat di dunia, termasuk Indonesia. Salah satu yang paling terasa adalah daya beli yang turun sehingga memaksa pebisnis menemukan strategi baru.

Hampir semua sektor usaha mengalami tekanan akibat berkurangnya mobilitas masyarakat. Industri retail fashion termasuk yang menghadapi cobaan tersebut seperti pernah dialami brand modest fashion, Kami, ketika mengalami penurunan penjualan di masa awal pandemi.

 Kami© Ferdike Yunuri Nadya/ Dream

“ Pada saat pandemi banyak banget rintangan dan penurunan penjualan. Produksi pun terbatas karena karyawan pabrik maksimal 30 persen saja,” jelas Istafiana Candarini, CEO of Kami. pada pembukaan store di Grand Metropolitan Mall, Oktober 2021.

Memilih untuk tak menyerah, Kami. mencoba mengeksplorasi peluang dan strategi baru untuk beradaptasi dengan kondisi di masa pandemi ini.

 

Strategi Modest Fashion Kami. Bangkit di Masa Pandemi
Kami. (Sumber Foto: Ferdike Yunuri Nadya/ Dream)
2 dari 4 halaman

Beradaptasi

Beradaptasi menjadi hal krusial di masa pandemi ini. Di awal pandemi, Tim Kami. tetap meluncurkan koleksi setiap bulannya. Namun, kuantitasnya memang dikurangi karena kendala bahan baku dari pabrik yang terbatas

“ Kami. juga merambah dengan membuka beberapa store online dan bekerjasama dengan e-commerce,” jelas Afina Candarini, Finance Director of Kami.

Saat momen-momen tertentu, Kami. akan meluncurkan produk limited edition yang dijual khusus di salah satu e-commerce.

 

 

3 dari 4 halaman

Mendengarkan Customer

Customer tentu menjadi bagian terpenting bagi sebuah brand. Mendengarkan dan memahami customer menjadi hal yang sangat penting bagi brand Kami.

 KAMI© Ferdike Yunuri Nadya/ Dream

“ Salah satu value yang brand Kami. pegang yaitu selalu mendengarkan customer, memahami kebutuhan dan keinginan customer. Tidak hanya pada koleksi yang kami keluarkan, tetapi juga dari segi pengalaman berbelanja,” tambah Candarini yang akrab disapa Irin.

Irin juga menambahkan bahwa tim Kami. selalu berusaha untuk memenuhi permintaan customer untuk hadir di wilayah mereka.

“ Kami. sering menerima permintaan dari customer untuk Kami. hadir di wilayah mereka, dan selalu tim dengarkan untuk kemudian menjadi pertimbangan menentukan perencanaan pembukaan store,” tambah Irin. 

 

 

4 dari 4 halaman

Membuka Store Agar Lebih Dekat dengan Customer

Kini memang teknologi mendominasi dan penjualan online juga lebih praktis. Namun, sektor bisnis offline juga masih memiliki kekuatan tersendiri.

“ Untuk industri fashion sendiri, mayoritas customer masih senang dan merasa perlu untuk berbelanja secara offline, selain bisa melihat, merasakan dan mencoba langsung barangnya, pengalaman berbelanja secara offline juga kerap memberikan kesenangan tersendiri,” jelas Nadya Karina, Creative Director of Kami.

 KAMI© Ferdike Yunuri Nadya/ Dream

Ingin terus lebih dekat dengan customer, Kami. membuka store di Grand Metropolitan Mall, Bekasi. Nadya menambahkan bahwa kehadiran toko Kami. di Bekasi merupakan bagian dari komitmen untuk terus bertumbuh dan hadir lebih dekat dengan pelanggan di wilayah Bekasi.

Join Dream.co.id