Mobil Listrik Toyota 'Menyengat' Danau Toba

Automotive | Kamis, 21 Juli 2022 13:34

Reporter : Alfi Salima Puteri

Dalam project ini, Toyota menempatkan 10 unit Full Battery Electric Vehicle yaitu Toyota C+Pod dan 1 unit Plug-In Hybrid Electric Vehicle (PHEV) yaitu Toyota Prius PHEV.

Dream - Toyota kembali mengedukasi masyarakat Indonesia dengan deretan kendaraan listrik. Kegiatan ini digelar di kawasan wisata Danau Toba, Sumatera Utara, atau wilayah kedua setelah Bali, beberapa waktu lalu. Agenda bertajuk " EV Smart Mobility Project" ini ditujukan agar masyarakat dan wisatawan mendapat pengalaman tentang kendaraan listrik dan ekosistemnya.

" EV Smart Mobility merupakan salah satu realisasi dari konsep elektrifikasi Toyota yaitu Connected, Autonomous, Shared, & Electric (CASE). Ekspansi project ini diharapkan kian memperluas akses masyarakat untuk mendapat pengalaman tentang kendaraan listrik dan ekosistemnya yang akan menjadi pendukung utama mobilitas masa depan," Presiden Directur PT Toyota-Astra Motor, Susumu Matsuda, dikutip dari keterangan resminya, Kamis, 21 Juli 2022.

Selain berfungsi untuk mempopularisasikan teknologi elektrifikasi milik Toyota, project ini juga ditargetkan memberi dampak positif terhadap upaya pemulihan sektor pariwisata. Pemilihan lokasi EV Smart Mobility Toba juga berdasarkan The 5 Super-Priority Tourist Destination in Indonesia milik Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Mobil Listrik Toyota Menyengat Danau Toba
Foto : Toyota
2 dari 5 halaman

Project ini dipusatkan di kawasan pulau Samosir yang merupakan salah satu destinasi populer dan banyak dikunjungi wisatawan lokal maupun manca negara. Dengan luas sekitar 630 km2, masyarakat maupun wisatawan bisa memanfaatkan kendaraan elektrifikasi Toyota untuk mengelilingi pulau Samosir yang dikelilingi oleh Danau Toba dengan dengan pesona panorama menarik.

Dalam project ini, Toyota menempatkan 10 unit Full Battery Electric Vehicle yaitu Toyota C+Pod dan 1 unit Plug-In Hybrid Electric Vehicle (PHEV) yaitu Toyota Prius PHEV.

" Sebagai infrastruktur pendukung juga telah dibangun 1 stockyard, 1 main station pengisian listrik, dan 2 sub station. Semuanya terintegrasi untuk mendukung mobilitas wisatawan maupun masyarakat ke rute-rute sekitar sembari menikmati pemandangan indah yang ditawarkan. Tidak kurang dari 10 destinasi wisata akan dilintasi oleh rute EV Smart Mobility Toba," jelas Matsuda.

3 dari 5 halaman

Lima diantaranya adalah Tuk Tuk, Tomok, Batuhoda, Parbaba dan Lumban Suhi untuk rute Toyota C+Pod. Kemudian rute Parapat, Kaldera, Sibea-bea, Pandang Tele, dan Efrata serta wilayah sekitarnya dapat dicapai menggunakan unit Toyota Prius PHEV.

Untuk dapat menikmati layanan dalam project ini, masyarakat memiliki 3 pilihan cara. Cara yang pertama adalah dengan datang langsung ke dua station utama yang terletak di area Lekjon & area Lingkar Tuktuk.

Kemudian, masyarakat juga bisa melakukan pemesanan melalui perantara hotel atau resort di wilayah Toba Samosir yang telah bekerjasama dalam project ini. Sementara, cara yang terakhir adalah dengan mengakses langsung layanan reservasi secara digital melalui aplikasi m-toyota dan TRAC to GO atau melalui call center 1500-009.

4 dari 5 halaman

Semua unit kendaraan elektrifikasi yang bisa digunakan telah dilengkapi dengan fasilitas digital key, sehingga pengguna dapat merasakan total digital experience, baik saat melakukan pemesanan, pembayaran dan juga akses seperti membuka dan menutup pintu serta akses menyalakan unit, hanya dengan menggunakan smartphone.

Lebih jauh, EV Smart Mobility juga mengajak seluruh masyarakat untuk berkontribusi mengakselerasi penurunan emisi karbon di Indonesia. Project ini merupakan bagian dari dukungan kepada Pemerintah Indonesia untuk mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca Global sebesar 29 persen pada tahun 2030 dan mencapai Net Zero Emission pada 2060.

Berkaca dari pengalaman sebelumnya, Toyota optimis mampu mengikuti langkah sukses EV Smart Mobility di Bali yang sudah berjalan sejak 2021 dan dinikmati lebih dari 1.300 pengguna dengan total pemakaian 91.501 kilometer yang hanya menghasilkan total emisi CO2 sebanyak 4 ton dari ketiga line-up kendaraan dengan teknologi Battery Electric Vehicle (BEV) dan Plug-In Hybrid Vehicle (PHEV) yang digunakan.

5 dari 5 halaman

Jika dibandingkan dengan penggunaan mobil bermesin ICE yang bisa menghasilkan 13 ton emisi dalam jarak yang sama, Toyota berhasil mereduksi emisi CO2 sebanyak 9 ton atau sebesar 66 persen. Angka yang cukup positif sebagai kontribusi Toyota untuk menggapai netralitas karbon.

Sampai Juni 2022, Toyota telah berhasil memasarkan 6.513 unit kendaraan elektrifikasi yang berpotensi untuk berkontribusi menurunkan total emisi CO2 hingga lebih dari 24.000 ton kedepannya. Angka tersebut berasal dari total penjualan line-up lengkap kendaraan Toyota berbasis Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) dan Battery Electric Vehicle (BEV).

 Program EV Smart Mobility Project Toyota di Danau Toba, Sumatera Utara.© Toyota

Join Dream.co.id