Sederhananya Istri Rasulullah dalam Berpakaian

Lifestyle | Sabtu, 14 Maret 2020 08:00
Sederhananya Istri Rasulullah dalam Berpakaian

Reporter : Cynthia Amanda Male

Sangat patut untuk dititu.

Dream - Sudah tahukah bagaimana kebiasaan istri Rasulullah dalam berpakaian? Sebagaimana Rasulullah yang biasa memakai pakaian bertambal dari bahan yang kasar, keluarga beliau pun memakai pakaian yang amat sederhana.

Urwah bin Zubair berkata, " Aisyah tidak suka memperbarui bajunya (menggantinya dengan baju baru) melainkan menambalnya atau membaliknya.”

Semua pakaian istri Rasulullah itu berharga sangat murah sehingga Hasan al-Bashri pernah memperkirakan harga muruth (pakaian yang dibalutkan ke tubuh.red) istri beliau hanya dengan jumlah enam dirham.

Mungkin kita belum bisa sederhana dalam berpakaian sebagaimana ummul mukminin mencontohkan, tapi cobalah membiasakan menyedekahkan satu baju lama ketika kita membeli satu baju baru.

Sedekahkan pula satu jilbab lama ketika kita mendapat satu jilbab baru. Mudahkan?

 

2 dari 6 halaman

Untuk Keperluan Penting

Satu hal lagi, pastikan hanya membeli pakaian mewah atau mahal untuk keperluan yang benar-benar penting saja. Jangan sampai kita memiliki begitu banyak pakaian mahal hanya untuk dikoleksi.

“ Barangsiapa meninggalkan suatu pakaian dengan niat tawadhu’ karena Allah, sementara ia sanggup mengenakannya, maka Allah akan memanggilnya pada hari kiamat di hadapan seluruh makhluk, lantas ia diperintahkan untuk memilih perhiasan iman mana saja yang ingin ia pakai.” (HR. Ahmad dan Tirmidzi).

(Sah, Sumber: Islampos.com)

3 dari 6 halaman

Lupakan Kosmetik Mahal, Ini Cara Istri Rasul Jaga Kecantikan

Dream - Tampil cantik memang dambaan kaum hawa. Terkadang berbagai cara pun dilakukan demi menjaga kecantikan dan kesehatan.

Nah, buat hijabers sebenarnya tidak perlu repot-repot untuk melakukan hal itu. Kalian bisa mencontoh apa yang dilakukan istri Rasulullah SAW, Siti Aisyah RA. Aisyah hanya menggunakan mentimun untuk menjaga kecantikan dan kesehatannya.

Alkisah Ibnu Majah meriwayatkan, sebelum bertemu Rasulullah SAW, Aisyah RA disarankan memakan mentimun untuk menjaga kecantikannya.

Ibunya menyarankan agar Aisyah mengonsumsi mentimun dicampur kurma basah untuk mendapatkan tubuh yang ideal.

" Aisyah RA berkata: Ibuku mengobatiku agar aku kelihatan gemuk, saat dia hendak mempertemukan aku dengan Rasulullah SAW dan usaha itu tidak membuahkan hasil sehingga aku memakan mentimun dengan kurma basah. Kemudian aku menjadi gemuk dengan bentuk yang ideal" . (HR Ibnu Majah).

4 dari 6 halaman

Dicampur Kurma

Cara ini pun digunakan Rasulullah SAW sebagai bahan menjaga kesehatannya.

Abdullah bin Ja'far mengatakan, untuk menjaga kesehatan Rasulullah SAW suka memasak mentimun dicampur dengan kurma. Kisah ini diriwayatkan oleh Tirmidzi dalam salah satu haditsnya.

" Sesungguhnya Rasulullah SAW memakan mentimun dengan kurma masak," (HR Tirmidzi), dikutip dari buku pintar kedokteran nabi karya Ibnu Qayyin al-jauziyah hal-431, terbitan PT Fathan Prima Media.

5 dari 6 halaman

Ingin Punya Tubuh Ideal? Tiru Cara Istri Rasulullah SAW

Dream - Salah satu dambaan wanita adalah memiliki tubuh ideal. Bagi sebagian orang, adalah salah satu cermin dari kesehatan dan kecantikan.

Setiap wanita berusaha sekeras mungkin untuk bisa memiliki tubuh ideal. Mulai diet ketat, olahraga, hingga perawatan mahal rela mereka lakukan.

Padahal, ada cara yang mudah untuk mendapatkan tubuh ideal. Bahkan cara ini rupanya diterapkan oleh istri Rasulullah Muhammad SAW, Aisyah RA.

Aisyah terkenal karena kecerdasannya. Rasulullah punya nama khusus untuk Aisyah, 'Humaira', karena kecantikannya.

Lantas, bagaimana cara Aisyah menjaga tubuh agar tetap ideal?

Dikutip dari bincangsyariah, mentimun adalah buah yang tidak asing bagi kita. Biasanya, mentimun dikonsumsi sebagai lalapan ataupun langsung dimakan seperti buah pada umumnya.

 

6 dari 6 halaman

Ini Cara Aisyah RA

Aisyah rupanya memiliki kebiasaan makan mentimun. Dengan mentimun, Aisyah menjaga stamina sekaligus bentuk tubuh.

Hal ini tertuang dalam hadis riwayat Ibnu Majah RA.

Aisyah berkata, 'Ibuku mengobatiku agar aku kelihatan gemuk, saat dia hendak mempertemukan aku dengan Rasulullah, dan usaha itu tidak membuahkan hasil sehingga aku memakan timun dengan kurma basah. Kemudian aku menjadi gemuk dengan bentuk yang ideal.'

Cara ini ternyata juga dilakukan oleh Rasulullah Muhammad SAW. Hal ini tertuang dalam hadis riwayat Tirmidzi.

Dari Abdullah bin Ja'far RA, dia berkata, " Dulu Nabi SAW makan mentimun dan kurma basah."

Al Qurthubi menjelaskan faedah dalam hadis di atas seusai dengan kaidah kedokteran, mentimun memiliki kandungan yang dingin. Sedangkan kurma basah memiliki kandungan panas.

Apabila dua kandungan ini dikonsumsi bersama maka akan saling menyempurnakan. Kaidah ini juga berlaku dalam pembuatan obat.

Sedangkan manfaat dari perpaduan antara mentimun dan kurma basah adalah menggemukkan sekaligus menyehatkan badan. Bisa dikatakan, gemuk yang ideal.

Selengkapnya...

Join Dream.co.id