Saatnya Jadi TB Warrior, Yuk Lindungi Keluarga dari TBC!

Lifestyle | Jumat, 20 Mei 2022 16:16

Reporter : Wuri Anggarini

Sebagai generasi muda Indonesia, saatnya jadiTB Warrior (Pejuang TBC) dan melindungi keluarga dari bakteri mematikan yang satu ini!

Mendengar tentang penyakit TBC, apa sih yang pertama kali terlintas dalam pikiran? Salah satu pandangan paling umum tentang TBC adalah penyakit menular yang dikenal mematikan. Bukan tanpa sebab, faktanya TBC memang menjadi salah satu dari 10 penyakit yang menyebabkan kematian di Indonesia.

Menurut data dari WHO Global Report tahun 2020 yang dilansir dari situs kemkes.go.id, angka kematian yang disebabkan oleh TBC menyentuh angka 98.000 atau setara dengan 11 kematian/jam. Hal inilah yang membuat TBC layak mendapatkan perhatian serius.

Sayangnya, penderita TBC masih sering mendapatkan stigma negatif yang membuat mereka jadi ragu untuk melakukan deteksi dini bahkan berobat. Sebagai generasi muda Indonesia, saatnya kita menjadi TB Warrior (Pejuang TBC) dan melindungi keluarga dari bakteri mematikan yang satu ini! Gimana caranya?

Saatnya Jadi TB Warrior, Yuk Lindungi Keluarga dari TBC!
(c) Shutterstock
2 dari 4 halaman

Hapuskan Mitos Nggak Benar tentang TBC

Saatnya Jadi TB Warrior, Yuk Lindungi Keluarga dari TBC!© Shutterstock

Ternyata ada banyak mitos yang beredar dalam masyarakat seputar penyakit TBC dan penderitanya. Mulai dari TBC merupakan penyakit turunan, nggak bisa disembuhkan, bahkan seringkali penderitanya dikucilkan oleh keluarga dan lingkungan sekitarnya.

Berbagai stigma ini yang kemudian menghambat penderita TBC untuk sembuh. Karena takut dikucilkan, banyak penderita TBC yang enggan untuk melakukan deteksi dini padahal memiliki gejala umum TBC. Sebagai generasi muda, saatnya mengubah stigma tersebut, yuk!

Perlu dipahami bahwa yang perlu dijauhi adalah bakterinya, bukan penyakitnya. TBC bukanlah penyakit turunan, melainkan disebabkan oleh bakteri. Selain itu, meskipun penyakit menular, tapi nggak semua orang bisa tertular TBC karena tergantung daya tahan tubuh masing-masing. Dengan menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, rutin mencuci tangan, dan jaga jarak, penularan TBC bisa dikendalikan. Bakteri TBC pun sifatnya inaktif jika penderita sudah mengonsumsi obat secara rutin selama 2 bulan.

3 dari 4 halaman

Cegah TBC dengan Gaya Hidup Sehat

Saatnya Jadi TB Warrior, Yuk Lindungi Keluarga dari TBC!© Shutterstock

Cara paling ampuh melindungi keluarga dari TBC adalah dengan melakukan berbagai langkah pencegahan. Kuncinya adalah dengan menerapkan gaya hidup sehat. Dimulai dari menerapkan etika batuk yang benar, menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar, dan memastikan rumah memiliki sirkulasi udara yang baik.

Selain itu, jangan lupa untuk memperhatikan makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Perbanyak konsumsi buah dan sayur untuk meningkatkan kesehatan tubuh dan rutin berolahraga untuk meningkatkan kesehatan sistem pernapasan seperti jogging, bersepeda, atau berenang. Jangan lupa pastikan untuk beristirahat yang cukup pada malam hari, ya!

4 dari 4 halaman

Ikuti Gerakan #TBWarriors #UnitedAgainstTB

Belum sah menjadi TB Warrior kalau belum mengikuti gerakan #TBWarriors #United AgainstTB dengan memakai filter game yang ada di akun Instagram @warriors.tb. Selain bisa seru-seruan menggunakan filter kekinian yang menarik, kamu juga bisa melakukan edukasi kepada followers lainnya agar lebih peduli dan mengenal penyakit yang satu ini. Jangan lupa ajak teman, keluarga, dan followers lainnya buat mengikuti gerakan ini demi mewujudkan Indonesia Bebas TBC pada tahun 2030 mendatang!

Ayo TOSS (Temukan, Obati Sampai Sembuh) TBC dan jadilah TB Warrior demi melindungi keluarga dan orang-orang tercinta lainnya, Sahabat Dream!

Join Dream.co.id