Operasi Ini Bisa Kembalikan Keperawanan Wanita?

Lifestyle | Selasa, 21 April 2015 12:01
Operasi Ini Bisa Kembalikan Keperawanan Wanita?

Reporter : Kusmiyati

Sempat beredar di masyarakat dengan melakukan operasi vaginoplasty wanita dapat mengembalikan keperawannya. Apakah ini benar?.

Dream - Keperawanan terkadang menjadi sesuatu yang sensitif bila dibicarakan di masyarakat yang menjunjung budaya ketimuran. Namun sempat beredar di masyarakat dengan melakukan operasi vaginoplasty, wanita dapat mengembalikan keperawannya.

Hal tersebut sempat ditepis Ketua Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), dr. Nurdadi Saleh.

" Saya belum pernah dengar kasus banyak anak muda yang ingin kembali perawan memilih operasi vaginoplasty. Lagipula vaginoplasty bukan mengembalikan keperawanan, jadi salah kalau yang berpikir habis operasi itu lalu perawan lagi," kata dr. Nurdadi saat dihubungi lewat sambungan telepon, Selasa 21 April 2015.

Nurdadi mengatakan vaginoplasty merupakan operasi mengembalikan sistem otot-otot vagina yang kendur.

" Ibu yang sudah melakukan proses persalinan dengan memiliki anak tiga atau empat vaginanya kendur atau longgar dan itu perlu direparasi dikembalikan seperti semula otot-ototnya. Namun bukan berarti mengembalikan keperawanan," katanya.

Vaginoplasty hanya dilakukan dengan alasan medis misalnya wanita yang merasa sakit saat berhubungan seksual atau memang benar-benar diperlukan.

" Setiap operasi itu kan ada risikonya, dan dilakukan operasi juga tidak sembarangan operasi tetapi kalau ada indikasi medisnya baru dilakukan operasi. Kalau tidak perlu ya buat apa dilakukan operasi ini," kata Nurdadi menjelaskan. 

2 dari 4 halaman

Jumlah Perawan Tua di Saudi Meningkat Pesat

Jumlah Perawan Tua di Saudi Meningkat Pesat

Dream - Amna Fatani, 27 tahun, menginginkan karir brilian dan kehidupan berbeda dari generasi perempuan Arab Saudi sebelumnya. Generasi yang menikah muda dan biasanya dengan suami yang bukan pilihannya.

Fatani adalah bagian dari semakin banyaknya perempuan Saudi yang memilih untuk tetap melajang saat berusia 20an hingga 30an. Demi mengejar ambisi lainnya.

Tren itu telah mengacak-acak pandangan konservatif yang melihatnya sebagai penghinaan terhadap dasar-dasar Kerajaan, di mana aturan suku yang kaku telah lama menjadi syarat pernikahan.

" Aku membutuhkan seseorang bisa percaya bahwa aku bisa melakukan sesuatu dan membuat keputusan untuk meminta bantuan atau memilih melakukannya sendiri," kata perempuan yang tengah menempuh pendidikan di Georgetown University di Washington, Amerika Serikat.

Perempuan Saudi berdiri di tengah poros sosial antara dorongan Kerajaan untuk mendapat pendidikan dan hak untuk bekerja, dan undang-undang yang memberikan laki-laki hak penuh atas hidup perempuan. 

Selengkapnya... Jumlah Wanita Perawan di Saudi Meningkat Pesat. (Ism) 

3 dari 4 halaman

Disebut Perawan Tua, Samah Keliling Kota Pakai Gaun Pengantin

Disebut Perawan Tua, Samah Keliling Kota Pakai Gaun Pengantin

Dream - Aksi Samah Hamdi ini membetot perhatian masyarakat Mesir. Perempuan 27 tahun ini berjalan-jalan keliling Kairo dengan mengenakan gaun pengantin. Mulai naik kereta bawah tanah, berjalan-jalan di keramaian kora, hingga makan di restoran. Dia tetap mengenakan baju pengantin itu.

Dikutip Dream dari laman Al Arabiya, Senin 19 Januari 2015, aksi Samah ini merupakan cara untuk menentang pandangan warga Mesir, yang menganggap perempuan yang tidak menikah sebagai tabu.

Samah melakukan proyek seni ini karena sudah bosan dikesampingkan oleh keluarganya, karena tak kunjugn menikah. Aksi itu juga terisnpirasi oleh keluarganya yang selalu menganggapnya sebagai gadis yang “ telat” menikah.

" Tidak peduli sudah sampai mana pencapaian Anda, itu tidak akan dihitung jika Anda belum menikah atau belum melakukan misi Anda untuk: menikah dan membangun sebuah keluarga,” kata Samah.

Selengkapnya...  Keliling Kota Pakai Gaun Pengantin, Stres?. (Ism) 

4 dari 4 halaman

Raja Ini Bayar Gadis-gadis yang Jaga Keperawanan

Raja Ini Bayar Gadis-gadis yang Jaga Keperawanan

Dream - Raja Swaziland, Mswati III, punya cara unik untuk memerangi penyebaran HIV. Penguasa negara yang terletak di bumi Afrika bagian selatan itu memberikan uang Rp 217 ribu perbulan, kepada para gadis yang tidak melakukan hubungan seks dan tetap memelihara keperawanannya.

Sebagaimana dikutip Dream dari Daily Mail, Kamis 9 Oktober 2014, biaya untuk program ini berasal dari Bank Dunia. Program ini akan menawarkan penghasilan besar bagi gadis-gadis di seantero negeri. Sebab, dua pertiga dari penduduk Swaziland berpenghasilan kurang dari Rp 12 ribu perhari.

" Pemerintah akan membayar santunan kepada para gadis, supaya punya uang untuk membeli barang keperluan. Juga agar tidak mencari uang dengan cara menjual diri untuk berhubungan seks," kata pekerja kesehatan di Kota Manzini, Thabsile Dlamini.

Penyebaran HIV di Swaziland saat ini berada pada angka 26 persen. Menjadi salah satu yang tertinggi di dunia.

Namun, para gadis menyebut imbalan itu tidak cukup untuk menghentikan mereka untuk menjajakan seks. Sebab, penghasilan dari menjual diri jauh lebih tinggi. " Para gadis bisa mendapat Rp 214 ribu dalam sekali menjajakan seks," kata seorang remaja perempuan, Thandi Tfwala. 

Selengkapnya.. Gadis Perawan Akan Dapat Hadiah dari Raja. (Ism) 

Indah Permatasari: Karena Mimpi Aku Hidup
Join Dream.co.id