Mumi Firaun Berusia 3.500 Tahun Dibuka Perbannya untuk Pertama Kali, Ternyata Begini Penampakannya

Techno | Kamis, 23 Juni 2022 10:00

Reporter : Sugiono

Saat ditemukan pertama kali pada tahun 1881, mumi yang tersimpan dalam sarkofagus itu memakai hiasan karangan bunga dan topeng kayu yang indah.

Dream - Pada 141 tahun silam, para ilmuwan Mesir berhasil menemukan makam mumi raja Mesir Kuno atau Firaun bernama Amenhotep 1 yang diperkirakan berusia 3.500 tahun.

Setelah sekian lama, akhirnya mumi tersebut diungkap namun tidak langsung dibongkar. Ilmuwan hanya 'membuka' perbannya melalui pemindaian secara digital.

Dilansir CNN, saat ditemukan pertama kali pada tahun 1881, mumi yang tersimpan dalam sarkofagus itu memakai hiasan karangan bunga dan topeng kayu yang indah.

Namun saat itu para ilmuwan memutuskan untuk tidak membuka perban mumi Amenhotep 1 tersebut secara manual karena kondisinya yang sangat rapuh.

Keputusan para ilmuwan Mesir itu menjadikan mumi Amenhotep 1 sebagai satu-satunya raja yang belum pernah dibuka untuk penelitian di abad 19 dan 20.

Mumi Firaun Berusia 3.500 Tahun Dibuka Perbannya untuk Pertama Kali, Ternyata Begini Penampakannya
Mumi Firaun Berusia 3.500 Tahun Dibuka Perbannya Untuk Pertama Kali
2 dari 5 halaman

Kini, dengan bantuan teknologi digital yang canggih, para ilmuwan Mesir baru berani 'melepas' perban mumi Amenhotep 1.

Caranya adalah, para ilmuwan Mesir melakukan pemindaian 3D menggunakan computerized tomography (CT). Tujuannya untuk mengetahui isi di dalam perban dan kondisi mumi raja tersebut.

 Penampakan mumi setelah dilepas perbannya secara digital.© CNN

" Dengan membukanya secara digital, mumi itu memperlihatkan lapisan virtualnya, baik topengnya, perban di tubuhnya, dan muminya itu sendiri.

" Kami jadi bisa mempelajari mumi yang terjaga dalam kondisi bagus ini secara sangat detail," kata Dr Sahar Saleem, profesor radiologi di Cairo University.

3 dari 5 halaman

Setelah berhasil 'menelanjangi' mumi Amenhotep 1 itu, Dr Saleem dan timnya bisa melihat dan memahami kehidupan raja selama memerintah Mesir di zaman kuno.

Terungkap bahwa raja Amenhotep I usianya sekitar 35 tahun saat meninggal dunia. Tinggi badannya 169 cm dan telah disunat. Giginya juga dalam keadaan baik saat meninggal dunia.

Mengenai bentuk fisik wajahnya, Amenhotep 1 memiliki dagu yang cukup kecil dan hidungnya mungil. Selain itu, mendiang juga memiliki rambut yang keriting dengan gigi agak menonjol.

4 dari 5 halaman

Dalam laporan studinya, Dr Saleem dan timnya tidak menemukan tanda-tanda luka atau sejenisnya yang bisa menentukan penyebab kematiannya.

 Penampakan mumi setelah dilepas perbannya secara digital.© Cuplikan Video YouTube

Namun Dr Saleem dan timnya menemukan ada beberapa kerusakan yang dijumpai pada mumi raja Mesir ini. Kerusakan tersebut mungkin diakibatkan oleh para penjarah makam di masa silam.

 Penampakan mumi setelah dilepas perbannya secara digital.© 9news au

Menurut keterangan teks hieroglif yang ada pada makam, kerusakan tersebut sempat diperbaiki oleh para pendeta dari Dinasti ke-21 - lebih dari empat abad setelah dia pertama kali dimumikan dan dikuburkan.

5 dari 5 halaman

Raja Amenhotep I berkuasa di Mesir antara tahun 1525 sampai 1504 Sebelum Masehi. Dia adalah raja kedua dalam Dinasti ke-18. Masa kekuasaannya berlangsung damai dan ia membangun banyak kuil.

 Penampakan mumi setelah dilepas perbannya secara digital.© Cuplikan Video YouTube

Penelitian yang dilakukan Dr Saleem dan timnya ini telah diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Medicine edisi 2021.

Sumber: CNN

Join Dream.co.id