Merinding Saat Dengar Lagu Bisa Jadi Tanda Otak Bekerja Baik

Fresh | Rabu, 6 Juli 2022 09:12

Reporter : Mutia Nugraheni

Ternyata tak semua orang pernah mengalami mendengarkan lagu sampai merinding. Kamu pernah?

Dream - Musik atau lagu memang bisa membuat perasaan berubah dalam sekejap. Baik itu musik lembut, menghentak atau mungkin yang membangkitkan nostalgia. Sahabat Dream mungkin pernah mengalami saat mendengarkan lagu tertentu lalu merinding dan bulu kuduk berdiri.

Biasanya hal ini karena musik yang didengarkan begitu membangkitkan perasaan atau sangat indah didengar oleh telinga. Juga bisa karena saat mendengarkan kita bisa merasakan emosi sang pembuat.

Faktanya, hal ini tidak terjadi pada semua orang. Matthew Sachs, peneliti dari Harvard University melakukan penelitan terhadap 20 orang. Di antara 20 orang tersebut, mengungkap pernah mengalami bulu kuduk merinding ketika mendengarkan musik dan 10 lainnya tidak.

Ia juga menemukan bahwa orang-orang yang berhasil menangkap makna emosional dari musik tersebut, bahkan sampai menimbulkan reaksi fisik (merinding), memiliki struktur otak yang berbeda dibandingkan dengan orang-orang yang tidak memiliki reaksi demikian.

 

Merinding Saat Dengar Lagu Bisa Jadi Tanda Otak Bekerja Baik
Mendengarkan Musik/ Foto: Shutterstock
2 dari 3 halaman

Kerja Otak yang Baik

Lebih lanjut, dikutip dari Thehealthy.com, hal itu ternyata ada kaitannya dengan struktur otak. Bila saat mendengar lagu membuat merinding, pertanda korteks auditori dalam otak dan pusat pemrosesan emosi otak kita memiliki lebih banyak serat yang saling menghubungkan.

 Mendengarkan Musik Hijaber© (Foto: Shutterstock)

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal Oxford Academic and Neuroscience ini mengungkap bahwa mereka yang merinding mendengar musik cenderung memiliki serat volume otak lebih padat. Serat ini menghubungkan korteks pendengaran dan area yang memproses emosi, yang berarti keduanya dapat berkomunikasi dengan lebih baik.

 

3 dari 3 halaman

Termasuk Orang yang Spesial

Kalau kamu juga sering merasa demikian, berarti otak kamu spesial, karena punya tingkat efisiensi lebih baik daripada orang lain. Selain itu jika kamu bisa menciptakan ikatan yang sangat emosional ketika mendengarkan musik, artinya kamu memiliki risiko untuk sembuh lebih besar ketika mengalami depresi.

Hal ini karena kemampuan dan kepekaan emosional kamu lebih tinggi daripada orang pada umumnya. Singkatnya, musik selalu bisa dijadikan sebagai alat terapis untuk mengeksplorasi perasaanmu.

Sumber: Diadona.id

Join Dream.co.id