Memakai Vape Bisa Sebabkan Popcorn Lungs, Ini Penjelasannya

Lifestyle | Minggu, 25 September 2022 14:40

Reporter : Cynthia Amanda Male

Dampak bahaya vape juga bisa dirasakan orang yang sering menghirup asapnya, lho.

Dream - Sebagian orang masih menganggap vape atau rokok elektronik merupakan alternatif rokok yang lebih sehat dari rokok biasa. Padahal, sebenarnya vape juga bisa menyebabkan masalah kesehatan.

 Memakai Vape© Shutterstock

Foto: Shutterstock

Meski belum banyak penelitian seputar dampak vape pada kesehatan tubuh, namun sebagian orang telah mengalami efek sampingnya dalam beberapa tahun terakhir. Para ahli pun memiliki teori bagaimana vape membahayakan paru-paru. Dilansir dari Hopkinsmedicine.org, berikut hal yang perlu kamu ketahui mengenai vape.

Memakai Vape Bisa Sebabkan Popcorn Lungs, Ini Penjelasannya
Memakai Vape. (Source: Shutterstock)
2 dari 5 halaman

Cara Kerja Vape

Merokok maupun vaping melibatkan pemanasan suatu zat yang menghasilkan asap untuk dihirup menuju paru-paru. Vape sendiri bekerja dengan memanaskan cairan (vape juice/liquid) dan menghasilkan uap yang akan dihirup si pengguna.

Bahan Kimia Pada Vape

Liquid vape umumnya mengandung bahan kimia yang berpotensi berbahaya bagi paru-paru seperti beberapa campuran perasa, aditif aromatik, dan nikotin atau THC (bahan kimia dalam ganja yang menyebabkan efek psikologis) yang dilarutkan ke dalam cairan bertekstur seperti minyak.

Stephen Broderick, Ahli Bedah Kanker Paru-paru di rumah sakit Johns Hopkins mengungkapkan bahwa beberapa elemen minyak yang menguap jauh ke dalam paru-paru dan menyebabkan peradangan.

Vitamin E sendiri merupakan zat yang sering digunakan sebagai pengental pada cairan vape. Meski aman dikonsumsi sebagai suplemen, namun ternyata vitamin E justru bisa menyebabkan iritasi ketika dihirup.

Pasalnya, vitamin E kerap ditemukan pada paru-paru yang telah terinfeksi parah akibat kebiasaan vaping. Selain itu, zat kimia yang menimbulkan risiko bagi paru-paru adalah diacetyl, formaldehida, dan akrolein.

3 dari 5 halaman

Bagaimana Vaping Berdampak pada Paru-paru

Seiring dengan ramainya penggunaan vape, para ahli menemukan temuan baru seputar pengaruh hal tersebut pada paru-paru. Berikut beberapa penyakit yang berhubungan dengan vaping.

Popcorn Lung

 Sakit di Area Dada© Shutterstock

Foto: Shutterstock

Popcorn lung atau bronchiolitis obliterans (BO) merupakan suatu kondisi saluran udara di paru yang mengecil. Nama popcorn lung sendiri berawal dari banyaknya pekerja pabrik popcorn yang sakit dikarenakan zat pada perasa popcorn, yaitu diacetyl.

Menghirup diacetyl bisa menyebabkan peradangan dan luka permanen di cabang terkecil saluran udara di paru-paru. Sehingga, zat tersebut bisa menyebabkan kesulitan bernapas. Popcorn lung tidak bisa diatasi secara permanen. Kamu hanya bisa mengontrol gejalanya, seperti batuk, sakit dada, dan sesak napas.

4 dari 5 halaman

Pneumonia Lipoid

Pneumonia lipoid terjadi ketika asam lemak memasuki paru-paru akibat menghirup zat berminyak pada vape dan menyebabkan peradangan. Biasanya, pneumonia lipoid memiliki gejala batuk kronis, sesak napas, batuk berdarah atau lendir bercampur darah.

Pneumotoraks Spontan Primer (Paru-Paru Kolaps) Setelah Vaping

Pneumotoraks spontan primer atau paru-paru yang kolaps terjadi ketika ada lubang di tempat oksigen keluar. Ini bisa diakibatkan oleh cedera, seperti luka tembak maupun pisau, atau ketika gelembung udara di bagian atas paru-paru pecah dan menyebabkan robekan kecil.

Stephen Broderick mengungkapkan bahwa ia melihat gejala pneumotoraks pada orang yang lebih muda yang disebabkan oleh vaping. Gejala pneumotoraks diantaranya adalah nyeri dada atau bahu dan sesak maupun sulit bernafas.

5 dari 5 halaman

Bisakah Vaping Menyebabkan Kanker Paru-Paru?

Hal ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan dampak vape pada paru-paru. Namun, masuknya bahan kimia pada paru-paru ketika vaping menjadi perhatian peneliti untuk mencari tahu lebih lanjut keterkaitan pemakaian vape dengan kanker.

Penghirup Vape Pasif

Banyak yang beranggapan bahwa penghirup pasif uap vape tidak membahayakan. Namun, hal tersebut tidak benar karena uap yang dikeluarkan ketika seseorang menghembuskan uap vape mengandung berbagai zat berbahaya, seperti nikotin, partikel yang sangat halus, diasetil, dan benzene.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Paru-paru Terasa Sakit?

Bagi para perokok atau pengguna vape, jangan menganggap nyeri dada atau paru-paru sebagai sesuatu yang normal. Jika dada terasa nyeri atau sesak napas, sebaiknya menemui dokter.

Laporan: Meisya Harsa Dwipuspita

Join Dream.co.id