Lestarikan Budaya Batak Lewat Koleksi Ulos Kekinian

Lifestyle | Rabu, 14 Agustus 2019 14:48
Lestarikan Budaya Batak Lewat Koleksi Ulos Kekinian

Reporter : Annisa Mutiara Asharini

Karya pegiat wastra perlu diapresiasi demi kelestarian kain Nusantara.

Dream - Setiap kain Nusantara memiliki tujuan serta kegunaan masing-masing saat kain tersebut dibuat. Hal ini membuat desainer harus lebih teliti ketika mengangkat kain tradisional pada koleksi busana mereka.

Dengan meluasnya penggunaan batik, tenun dan beragam kain Nusantara sebagai di kehidupan sehari-hari membuat Erfan Siboro, pegiat wastra ulos, membuka usaha fashion tenun ulos Abit Kain.

 Batik
© Foto: Alfi Salima Puteri

Karyanya berawal dari keinginan untuk turut meramaikan pilihan penggunaan kain Indonesia sebagai pakaian formal yang dikenakan untuk bekerja.

Produk dibuat berdasarkan pesanan. Selain itu, ada juga koleksi fashion siap pakai yang diproduksi dalam jumlah tertentu.

Erfan merasa senang dapat mengembalikan fungsi tenun Ulos sebagai produk sandang, sebagaimana digunakan oleh nenek moyang orang Batak.

 Batik
© Foto: Alfi Salima Puteri

“ Banyak orang Batak sendiri menganggap Ulos sebagai sebuah benda keramat. Padahal dari dokumen sejarah bisa kita temukan foto-foto nenek moyang orang Batak menggunakan Ulos sebagai pakaian keseharian,” ujar Erfan Siboro, pemilik Abit Kain, di acara diskusi Wastra, Kemang, Jakarta Selatan, Selasa 13 Agustus 2019.

Harga untuk sebuah kain Ulos dibanderol mulai dari Rp250 ribu dan dapat dilihat di Abit Catalogue.

(ism, Laporan : Alfi Salima Puteri)

2 dari 7 halaman

Tips Memakai Batik untuk Hijabers Milenial

Dream - Batik seringkali dianggap kuno dan ketinggalan zaman. Padahal nilainya sangat berharga sebagai warisan leluhur bangsa.

Namun tak dapat dipungkiri bahwa generasi milenial selalu mencari hal yang baru. Mereka cepat bosan dengan sesuatu yang monoton, termasuk fashion.

Menurut desainer batik LUIRE, Raden Sirait, cara terbaik memakai batik untuk milenial adalah dengan mengombinasikannya.

" Untuk milenial memang harus dikombinasikan. Bukan cuma memakai batik yang monoton, tapi dengan perpaduan bahan lainnya," tutur Raden di acara SOGO 29th Anniversary di Jakarta, belum lama ini.

 Raden Sirait
© Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream

Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream

Kombinasi batik dengan bahan tafeta akan memberi kesan elegan yang cocok dipakai untuk ke pesta. Penambahan aksen bordir juga dapat membuat batik terlihat lebih modern.

" Bisa juga batik dipakai sebagai outer saja. Atau detailnya saja yang memakai batik, seperti gamis dengan dengan sentuhan corak batik di baian lengannya saja," ujarnya.

Sahabat Dream juga bisa memakai batik sebagai hijab. Tak perlu minder, karena hijab motif justru sedang populer belakangan ini.

3 dari 7 halaman

Ketika Kain Batik Melenggang di New York Fashion Week 2019

Dream - New York Fashion Week 2019 sukses dihelat di Industria, 775 Washington Street, Amerika Serikat pada 7 Februari lalu. Kain batik turut melenggang di panggung runway.

Adalah Alleria Batik, rumah mode Indonesia yang membawa koleksi batik di pertunjukan Fall-Winter 2019/2020. Bertajuk PUSPA, koleksinya terinspirasi dari wanita bali.

 Alleria Batik
© Foto: Alleria Batik

Foto: Alleria Batik

Look yang ditampilkan terlihat sangat simpel dan elegan, dipadu dengan sentuhan eksotis alam Bali seperti aneka bunga bermekaran.

" Alleira menggunakan bahan yang sangat nyaman untuk digunakan koleksi sehari hari atau ready to wear. Antara lain Hand woven Silk, super silk, organza silk dan cotton texture menjadi unggulan material yang kita gunakan," ujar Zakaria Hamzah, Chief Operational Officer Alleira Batik lewat keterangan rilis yang diterima Dream, Selasa 26 Februari 2019.

 Alleria Batik
© Foto: Alleria Batik

Foto: Alleria Batik

Nuansa earth tone yang kekinian dihadirkan lewat aneka warna bumi seperti cream beige, nature green, yellow mustard, baby blue, indigo blue, terracota, ruby red dan hitam.

(ism)

4 dari 7 halaman

Pertanda di Balik Batik Lebaran Terakhir Ani Yudhoyono, Coraknya Bikin Merinding

Dream - Idul Fitri tahun ini harus dilalui keluarga Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan duka. Mereka baru saja kehilangan sosok wanita hebat, Kristiani Herawati atau karib disapa Ani Yudhoyono.

Istri SBY meninggal dunia di National University Hospital, Singapura tepat 1 Juni 2019. Ani Yudhoyono telah berjuang melawan kanker darah sejak Februari lalu sebelum menghembuskan napas terakhir.

SBY beserta keluarga merayakan momen lebaran dengan berziarah ke makam Ani Yudhoyono. Mereka tiba di Taman Makam Pahlawan, Kalibata sekitar pukul 11 pagi.

 SBY
© Foto: YouTube SCTV

Foto: YouTube SCTV

Presiden Republik Indonesia ke-6 hadir ditemani kedua putranya, Agus Harimurti dan Edhie Baskoro serta kedua menantu, Annisa Pohan dan Aliya Rajasa.

Menilik laporan SCTV, SBY tak lupa mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri kepada para peziarah lain.

Menariknya, SBY dan kedua putranya sengaja memakai setelan batik pilihan almarhumah ketika berziarah.

5 dari 7 halaman

Begini Makna Coraknya

Menurut SBY, sang istri kerap memilih warna cerah baik untuk gamis maupun batik. Selama 10 tahun menjabat sebagai ibu negara, selera fashion Ani Yudhoyono memang erat dengan nuansa colorful.

Namun ketika menjalani perawatan di Singapura, pemilik nama lengkap Kristiani Herawati itu memilih batik berwarna gelap dengan motif Sawunggaling.

 Kain Batik Hitam Penutup Jenazah Ani Yudhoyono Disiapkan untuk Seragam Lebaran
© MEN

Bak sebuah pertanda, corak khas Tanah Jawa itu memiliki arti burung yang akan terbang ke surga.

Ani Yudhoyono kini meninggalkan seorang suami serta dua orang putra dan empat cucu yang masih belia. Kepergian 'Memo' mengundang bela sungkawa dari seluruh rakyat Indonesia pada 1 Juni 2019.

6 dari 7 halaman

Ketika EXO Naksir Kemeja Batik Indonesia

Dream - Tiga personil EXO, Kai, Suho dan Chen sukses meramaikan Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, pada Minggu, 26 Mei 2019. Para 'Kim Bros' menyapa ribuan penggemar sekaligus melakukan fansign.

Kedatangan mereka bertepatan dengan launching produk salah satu brand kecantikan Korea Selatan. Sebelum menuju mall, mereka terlebih dahulu menyapa awak media dalam konferensi pers di Hotel Westin, Jakarta Selatan.

 EXO
© Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream

Pada kesempatan itu EXO mendapat hadiah spesial berupa kemeja batik asli Indonesia.

" Kami sangat berterima kasih dengan kedatangan kalian, maka itu persembahkan pakaian tradisional kami yaitu batik," ujar Stephen Tanihaha, COO Nature Republic Indonesia di acara Journey to Nature With EXO, Jakarta, Minggu 26 Mei 2019.

Mereka mendapat tiga kemeja batik dengan corak dan warna berbeda. Kai dengan batik warna teracotta, Suho dengan batik cokelat dan Suho mendapat warna paling cerah yaitu putih.

 EXO
© Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream

Kai, Suho dan Chen tampak senang dengan hadiah tersebut. Bahkan sang leader menyebut batik sangat cocok digunakan sebagai kostum untuk salah satu music video (MV) mereka.

" Bajunya bagus sekali, sepertinya akan cocok jadi outfit untuk MV Ko Ko Bop," kata Suho.

7 dari 7 halaman

Exo dan Batik

'Ko Ko Bop' merupakan salah satu lagu EXO yang dirilis pada 2017 bersamaan dengan album 'The War'. Dalam MV-nya, mereka tampil mengenakan kemeja warna-warni bernuansa musim panas yang ceria.

Ini bukan pertama kali EXO kepincut dengan batik. Sebelumnya, Sehun menjadi trending topic karena tampil mengenakan kemeja batik parang di acara musik.

 EXO
© Foto: YouTube

Foto: YouTube

Gak cuma itu, mereka beberapa kali kepergok memakai fashion item bercorak batik.

 EXO
© Foto: YouTube

Foto: YouTube

Wah! Baju tradisional yang sering dibilang kuno justru terlihat stylish ketika dikenakan oleh mereka, nih.

Join Dream.co.id