Tren Ramadan 2020: Layering dan Sarimbitan

Lifestyle | Sabtu, 29 Februari 2020 09:02
Tren Ramadan 2020: Layering dan Sarimbitan

Reporter : Cynthia Amanda Male

Kamu siap mencobanya?

Dream - Sebentar lagi Ramadan datang dan berbagai asumsi seputar tren busananya mulai beredar.

Meski tak terlepas dari identitas busana berwarna basic dan berpotongan longgar, tapi tren busana Ramadan selalu menarik untuk dicari tahu.

Seperti yang diungkapkan Vice President Elzatta & Dauky, Tika Latifani Mulya, tren Ramadan tahun ini akan dipenuhi oleh busana sarimbitan atau couple.

" Tren keluarga Indonesia itu tetap ingin bapak, ibu sama anak kembaran. Jadi, sarimbitan tetap jadi tren tahun ini," ungkapnya di JW Marriott, Jakarta Selatan, Kamis 27 Februari 2020.

Tika Mulya© Instagram.com/tikamulya

Dari segi warna, earth tone seperti cokelat, nude, ash pink serta putih masih banyak diminati. Busana bermotif pun akan semakin diminati.

" Motif pasti akan naik dengan motif yang berbeda. Karena kekayaan kita di situ. Indonesia motifnya beragam dan berani main motif."

2 dari 5 halaman

Layering jadi fokus utama

Tenun menjadi salah satu motif tradisional yang akan diminati saat Ramadan.

Tidak harus berbentuk kain, tenun yang dicetak menjadi motif pun mulai banyak diminati. Tika juga mengatakan bahwa motif bunga juga akan mewarnai Ramadan tahun ini.

Tika Mulya© Instagram.com/tikamulya

Bahan flowy akan banyak digunakan pada pakaian Ramadan atau Lebaran agar lebih ringan dan nyaman dipakai. Potongannya pun tidak terlalu ketat dan bersiluet A-line.

Sedangkan perubahan tren yang cukup signifikan di tahun ini adalah layering.

" Sekarang, orang kita suka pakai layer. Makanya, kalau berlayer itu ngangkat looks gitu ya, lenih keren. Tapi, harus tetap simpel," imbuhnya.

3 dari 5 halaman

Pesan 'Bias' Ria Miranda di Fashion Rhapsody 2020

Dream - Ria Miranda meluncurkan koleksi teranyar untuk tren Spring/Summer 2020. Berangkat dari lini RiaMiranda Signature, ia membawa tema besar 'Realita'.

Eksplorasinya pada pagelaran fashion show di Fashion Rhapsody 2020 kali ini menampilkan koleksi bertajuk 'Bias'.

Terinspirasi dari efek pantulan cahaya yang berproses menjadi pelangi, koleksi ini menyimpan pesan sederhana tentang sebuah proses pencapaian harapan.

Ria Miranda© Foto: Dok. Fashion Rhapsody 2020

Foto: Dok. Fashion Rhapsody 2020

" Ada banyak kondisi yang membuat kita tertekan berasal dari sudut pandang kita yang terlanjur negatif. Aku lihat bagaimana cahaya bisa mempolarisasikan dirinya dalam wujud yang berbeda, misal pelangi atau bayangan dan garis yang berkelok,"   tutur Ria Miranda, Jakarta, Rabu 26 Februari 2020.

Ria merasa, dalam realita ini hanya perlu mengatur sudut pandang untuk mencapai harapan-harapan tertentu. " Pesan ini aku wujudkan melalui koleksi ini," ujarnya lagi. 

Ria Miranda© Foto: Dok. Fashion Rhapsody 2020

Foto: Dok. Fashion Rhapsody 2020

Sifat pembiasan cahaya diimplementasikan melalui bahan satin yang memiliki sifat memantulkan cahaya seperti kaca. Berkaca pada tren 2020-2021, Ria juga bereksperimen dengan bahan denim dan leather sebagai aksen busana.

 

 

4 dari 5 halaman

Lebih Berani

Berbeda dari biasanya, koleksi yang sedikit keluar dari zona nyaman ini hadir dengan tampilan feminin, cutting yang banyak detail dan layering.

Ria Miranda© Foto: Dok. Fashion Rhapsody 2020

Foto: Dok. Fashion Rhapsody 2020

Pemilihan warna juga lebih beragam. Biasa bermain dengan warna soft pastel, desainer berdarah Padang ini memadukannya dengan warna neon yang lebih berani seperti fuschia dan lime green.

" Untuk lini ini memang sedikit keluar dari zona nyamanku. Jadi looksnya sedikit berani, banyak detail bordir, payet dan warnanya juga paduan warna pastel dan ada shocking color juga," ujarnya.

5 dari 5 halaman

Ada 32 look


Ria Miranda© Foto: Dok. Fashion Rhapsody 2020

Foto: Dok. Fashion Rhapsody 2020

Ada 32 look dengan gaya yang sedikit edgy dengan pola dan detail unik. Kombinasi bahan tulle, cotton, satin denim dan leather menawarkan tampilan yang tidak hanya feminin tapi juga elegan.

Join Dream.co.id