Kenali Enavogliflozin, Obat Diabetes Generasi Baru

Fresh | Kamis, 27 Januari 2022 19:45

Reporter : Dwi Ratih

Daewoong Pharmaceutical telah berhasil menjalani tahapan uji klinis untuk pengobatan diabetes.

Dream – Tak cuma fokus menghindari penyakit mematikan yang disebabkan virus saja, Sahabat Dream juga wajib aware sama penyakit yang disebabkan oleh gaya hidup sehari-hari.

Diabetes, salah satu penyakit yang harus kamu hindari sejak dini agar tidak berlangsung jangka panjang.

Berdasarkan data International Diabetes Federation (IDF) pada 2021 lalu, sekitar 19,46 juta orang Indonesia mengidap diabetes dan rupanya angka tersebut meningkat 81,8 persen dari 2019 silam.

Bantu mengurangi resiko diabetes, Daewoong Pharmaceutical mengumumkan obat diabetes baru bernama Enavogliflozin dengan mekanisme penghambatan SGLT-2 pada Senin, 24 Januari 2022 kemarin.

Obat itu dihasilkan berdasarkan monoterapi Enavogliflozin dan terapi kombinasi metformin.

“ Dengan keberhasilan klinis ini, diharapkan akan segera tiba saatnya kita dapat meresepkan obat diabetes domestik terbaik di kelasnya untuk pasien domestik,” ujar Jeon Seung-ho, CEO Daewoong Pharmaceutical lewat keterangannya Kamis, 27 Januari 2022.

“ Dengan merilis obat diabetes generasi berikutnya, kami akan mengurangi ketidaknyamanan pasien dan menjamin pertumbuhan perusahaan,” tambah Seung-ho.

Kenali Enavogliflozin, Obat Diabetes Generasi Baru
Foto: Ilustrasi/Shutterstock
2 dari 4 halaman

Penelitian diikuti 160 pasien diabetes tipe 2

Peneliti utama, Profesor Park Kyung-soo dari Rumah Sakit Universitas Nasional Seoul dan peneliti dari 22 institusi berpartisipasi dalam uji klinis fase 3 monoterapi ini.

Sebanyak 160 pasien dengan diabetes tipe 2 diteliti dengan cara multi-organ, acak, tersamar ganda, terkontrol plasebo, dan konfirmasi terapeutik.

Sebagai hasil konfirmasi titik akhir primer, perbedaan jumlah perubahan HbA1c (HbA1c) antara kelompok Enavogliflozin dan kelompok plasebo pada 24 minggu setelah penerapan obat uji klinis adalah 0,99%, yang menjamin signifikansi statistik (P - nilai< 0,001).

Seperti diketahui, Glycated hemoglobin dihasilkan ketika hemoglobin terkena konsentrasi glukosa darah tinggi, dan digunakan sebagai indeks gula darah rata-rata dan secara langsung berhubungan dengan komplikasi diabetes.

Tak cuma itu saja, uji klinis kombinasi metformin dilakukan pada 200 pasien diabetes tipe 2 yang memiliki kontrol gula darah yang tidak mencukupi dengan metformin dengan partisipasi peneliti dari 23 institusi, termasuk Profesor Yun Geon-ho dari Rumah Sakit St. Mary Seoul.

3 dari 4 halaman

Uji coba fase 3

Penelitian ditujukan berdasarkan perubahan hemoglobin terglikasi pada kelompok yang diobati dengan Dapagliflozin dan metformin, dibandingkan non-inferioritas Enavogliflozin dan metformin.

Selain itu, keamanan dikonfirmasi karena tidak ada reaksi merugikan atau interaksi obat yang ditemukan bahkan ketika Enavogliflozin dan metformin dikonsumsi secara bersamaan.

Para peneliti yang berpartisipasi dalam uji klinis mengatakan bahwa Enavogliflozin dan terapi kombinasi metformin dipastikan memiliki efek penurun gula darah yang sangat baik dan keamanan pada total 360 pasien di Korea dalam uji coba fase 3.

“ Jika efek penurun gula darah yang sangat baik dan keamanan Vogliflozin dikonfirmasi, diharapkan menjadi pilihan pengobatan yang baik untuk pasien diabetes tipe 2,” tambah mereka.

 

4 dari 4 halaman

Sudah ada persetujuan uji bioekivalensi

Karena hasil uji klinis dikonfirmasi dalam terapi kombinasi monoterapi dan metformin, Daewoong Pharmaceutical berencana segera memulai permohonan persetujuan produk dan meluncurkan obat tunggal Enavogliflozin dan kombinasi metformin secara bersamaan pada tahun 2023.

Daewoong Pharmaceutical adalah perusahaan farmasi domestik Korea pertama yang meluncurkan inhibitor SGLT-2 baru.

Bak gayung bersambut, pada 10 Januari 2022 lalu, Daewoong Pharmaceutical menerima persetujuan untuk uji bioekivalensi Fase 1 yang membandingkan kemanjuran terapi kombinasi dengan Enavogliflozin dan metformin.

Join Dream.co.id