Jadi Driver Ojol Itu Penuh Tantangan, Tapi Selalu Ada Jalan buat #PenjagaAmanah

Lifestyle | Jumat, 22 November 2019 19:18
Jadi Driver Ojol Itu Penuh Tantangan, Tapi Selalu Ada Jalan buat #PenjagaAmanah

Reporter : Iwan Tantomi

Selalu ada jalan buat para #PenjagaAmanah!

Superhero is real! Jangan hanya membayangkan pahlawan itu menggunakan kostum dan punya kekuatan ajaib. Mereka yang bekerja penuh effort sebagai #PenjagaAmanah, juga layak disebut superhero di dunia nyata. Misalnya saja para sosok yang mengemban tugas sebagai driver ojol alias ojek online. Memang banyak tantangan yang bakal dihadapi, tapi selalu ada jalan untuk menjadi #PenjagaAmanah yang selalu bisa diandalkan di momen pentingmu.

Driver Gojek Punya Kualitas Jempolan

Meraih status sebagai transportasi online yang lebih bisa diandalkan menurut Alvara Research Center tahun 2019, keberhasilan Gojek nggak lepas dari peran driver yang dapat diandalkan. Ada beberapa kriteria yang wajib dimiliki setiap pengemudi dalam melayani penggunanya.

Selain memiliki wawasan yang luas tentang rute perjalanan yang dapat membawa konsumen dengan aman dan nyaman, setiap driver wajib mengutamakan keselamatan saat berkendara. Termasuk, selalu menggunakan atribut pengaman seperti jaket dan helm. Kendaraan pun juga wajib terjaga prima setiap saat, sehingga lebih siap menghadapi berbagai kondisi di jalanan.

Selain berpengetahuan luas dan sadar akan pentingnya mengikuti aturan berlalu lintas, para driver diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik dengan bersikap ramah dan gesit dalam menjawab kebutuhan pengguna Gojek.

Mendapatkan Berbagai Pelatihan

Demi meningkatkan dan mempertahankan kualitas jempolan sebagai #PenjagaAmanah, Gojek memberikan dukungan penuh dalam berbagai bentuk pelatihan.

Salah satunya berupa Bengkel Belajar Mitra (BBM) yang berlangsung di 5 kota yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan dan Makassar. Lokakarya bulanan ini mengusung topik yang bervariasi untuk meningkatkan keterampilan driver dalam memberikan layanan dan juga pengembangan diri mereka. Mulai dari pelatihan pelayanan prima, pelatihan pertolongan pertama, kelas bahasa Inggris, kewirausahaan, bengkel otomotif, bahkan manajemen keuangan.

Ada juga pelatihan keselamatan berkendara yang berkolaborasi dengan Rifat Drive Labs (RDL) yang diadakan secara rutin untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan driver dalam mengemudikan kendaraan dan memprioritaskan keselamatan. Hingga saat ini, ada lebih dari 350 ribu driver Gojek di 17 kota yang telah menyelesaikan pelatihan tersebut.

Sering Memberikan Kontribusi Sosial yang Bikin Salut

Selain mengerahkan berbagai upaya untuk membentuk mitra-mitra driver-nya agar menjadi #PenjagaAmanah, Gojek juga merangkul komunitas-komunitas mitra driver yang tidak hanya memberikan pelayanan prima bagi pengguna, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Beberapa contoh komunitas dari ribuan komunitas yang dirangkul oleh Gojek adalah Gerakan Bersih Ranjau Paku (GBRP), yang terbentuk atas dasar kesadaran bersama akan bahayanya ranjau paku, setelah salah satu rekan drivernya mengalami kecelakaan akibat ranjau paku pada 2016.

Ada juga komunitas Elite Squad Fighter yang merangkul dan memfasilitasi pelatihan bagi mitra driver, termasuk di dalamnya para penyandang disabilitas, serta Komunitas Balang Ijo - komunitas yang menjadi bagian dalam Unit Reaksi Cepat (URC) Gojek untuk memberikan pertolongan terhadap masyarakat dan rutin mengadakan penyuluhan mengenai P3K. Menurut Gojek, mereka merupakan representatif dari ribuan komunitas lainnya yang - seperti Gojek - tergerak untuk memberikan dampak sosial bagi sekitarnya.

Mereka selalu memberikan layanan terbaik dan dapat diandalkan dalam memenuhi kebutuhan mobilitasmu yang cepat, aman, dan terpercaya. Selamat bekerja, para #PenjagaAmanah!

Terkait
Join Dream.co.id