Ibunda David `Naif` Meninggal Dunia

Showbiz | Kamis, 19 November 2015 17:02
Ibunda David `Naif` Meninggal Dunia

Reporter : Kusmiyati

Duka menyelimuti hati vokalis band Naif, David Bayu Danangjaya. Ibunda tercinta, Elizabeth M. meninggal dunia, kemarin, Rabu 18 November 2015.

Dream - Duka menyelimuti hati vokalis band Naif, David Bayu Danangjaya. Ibunda tercinta, Elizabeth M meninggal dunia, kemarin, Rabu 18 November 2015.

Lewat akun instagramnya, David mengumukan kabar duka ini.

" Selamat jalan mami, pulang dengan damai kepangkuan Allah bapa di surga," tulis David melengkapi unggahan fotonya bersama sang ibunda yang terbaring di kasur dengan selang oksigen di hidungnya.

Akun instagram David pun dibanjiri doa dan ungkapan belasungkawa dari para netizen.

" Innalillahi wainna lillahi rojiun. Turut berduka cita bro.. @davidbayu," tulis akun Yoga.

" Turut berdukacita semoga almarhumah mendpt tempat terbaik disisi-Nya.amin," tutur akun Hadiyan. (Ism) 

 

2 dari 5 halaman

Shireen Sungkar Berduka, Ustazah Lutfiah Wafat

Dream - Kabar duka datang dari keluarga Shireen dan Zaskia Sungkar. Sang tante, Ustazah Luthfiah Ali Sungkar, wanita kelahiran Solo 12 Juli 1947 itu telah tutup usia hari ini Rabu 21 Oktober 2015.

Kabar duka ini disampaikan Shireen Sungkar yang juga keponakan dari ustazah yang kerap menghiasi  layar kaca itu. Shireen mengatakan sosok Almarhumah telah mengajarkan banyak hal untuknya.

" Innalillahi Wainna Illahi Rojiun. Tante luthfiah sayang terimakasi selalu mengajarkan banyak hal untuk kita semua, mohon dimaafkan segala kesalahannya ,smoga diampunkan segala dosanya dan diterima di sisi Allah,"  tulis Shireen.

Setelah dikonfirmasi, pihak Shireen membenarkan hal itu. " Tepatnya jam berapa saya kurang paham, tetapi benar Almarhum meninggal siang ini. Shireen akan segera datang nyelawat ke rumahnya. Nanti Insya Allah akan dikabarkan lagi," ungkap Yanna, assisten Shireen lewat pesan singkatnya.

Ungkapan belasungkawa dan doa pun membanjiri akun instagram Shireen." Inalillahiwainailaihirojiun. Semoga khusnul khotimah,, semoga amal ibadah nya diterima Allah, dan diterangkan kuburnya. Aamiin,"  ungkap netizen.

Seperti diketahui Almarhumah beberapa kali mengisi acara rohani islam di stasiun televisi seperti `Renungan Ramadan` dan `Embun Pagi`. Kakak dari Mark Sungkar ini pernah meraih penghargaan Asean Moeslem Award 2004, institusi yang memiliki kepedulian dan perhatian yang tinggi terhadap prestasi muslim.

Almarhumah meninggalkan lima anak yakni Riza Hasan, Sylvia Hasan, Helmi Hasan, Deana Hasan dan Naufal Hasan. Semoga khusnul khotimah. Amin. (Ism) 

3 dari 5 halaman

Ahmad Dhani Berduka

Dream - Kabar duka kembali datang dari keluarga besar Republik Cinta Manajemen (RCM). Irwan Setyabudhi, yang merupakan manager dari grup band Dewa19, Triad dan ALG menghembuskan napas terakhirnya pada Senin, 27 Juli 2015.

Ahmad Dhani, sebagai bos dari RCM terlihat sangat kehilangan dengan kepergian lelaki asal Surabaya tersebut. Hal itu terlihat dari akun sosial medianya yang mengabarkan tentang kepergian Iwan. Baik di akun Instagram ataupun Twitter, semalam Dhani menggugah foto lelaki yang akrab disapa Iwan nduth ini.

Disertai dengan keterangan " Rest in Peace, Mr. Irwan Setyo Budhi. (Iwan Nduth) manager Dewa 19/T.R.I.A.D/Lucky Laki/Al Ghazali/ Ahmad Brother/MAHADEWa.

Beberapa dari orang terdekat pun ikut memberi ucapan duka untuk pria yang dikenal jahil semasa hidupnya. Kemudian, lewat keterangan resmi yang diberikan pihak managemen RCM bahwa jenazah Iwan disemayamkan dan disalatkan di rumah Dhani. Sebelum dimakamkan hari ini di kota asalnya Surabaya.

Selain itu nampak juga ketiga anak Dhani, Al, El dan Dul yang turut memberi ucapan belasungkawa. Disertai dengan ucapan rasa terimakasih mereka, atas jasa Iwan dalam membesarkan perusahaan orangtuanya. Mereka juga terlihat ikut menshalatkan jenasah Iwan di barisan paling depan. (Ism) 

4 dari 5 halaman

Gita Gutawa Berduka

Dream - Kabar duka datang dari keluarga penyanyi Gita Gutawa yang kini sedang menempuh studi kuliah di Inggris. Sang nenek Sariati Gutawa (80), meninggal dunia pada hari ini, Selasa 18 Agustus 2015 di RS Siloam Jakarta.

Kabar itu diperjelas dengan sebuah foto yang diunggah ke akun Instagram milik Gita Gutawa@gitagut, berpose bersama sang nenek Sariati Gutawa.

Dalam foto Gita menuliskan keterangan bersyukur masih diberi kesempatan bertemu neneknya itu, saat berkunjung ke Indonesia di lebaran Idul Fitri tahun ini.

" Bersyukur karena kemarin sempat pulang ke Indonesia, ketemu, nemenin, dan lebaran bareng sama Nini. Sekarang Nini udh gak sakit lagi. :') Selamat jalan, Ni. You're the kindest and strongest person I know. I love you," tulis Gita Gutawa

Dari foto yang di unggah oleh wanita 22 tahun itu, sontak banyak komentar para nitizen yang mengucapkan doa dan turut berduka cita kepada anak dari komposer Erwin Gutawa itu. 

@nurilfz " Semoga amal ibadah nini diterima disisi Allah SWT amiin," tulisnya

" Turut berduka cita ka git. Semoga semua amal ibadah diterima di sisi allah swt. Aminn," kata@fetifabella.

" Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Turut berduka @gitagut , semoga segala dosa nini diampuni Allah swt. Aamiin," tulis @doniyunansha.

" Turut berduka cita kak @gitagut semoga diberi ketabahan hati. Dan nini dapat diterima di tempat paling indah di sisi-Nya," tulis @fetifabella. (Ism) 

5 dari 5 halaman

Gusti Noeroel, Putri Keraton yang Dicintai Soekarno Wafat

Dream - Istana Mangkunegaran, Surakarta, berduka. Gusti Raden Ayu (GRAy) Siti Noeroel Kamaril Ngasarati Koesoemowardhani Soerjosoejarso atau yang karib disapa Gusti Noeroel meninggal dunia di Rumah Sakit St Carolus, Bandung, Selasa kemarin, pukul 08.20 WIB.

" Ibu meninggal di Bandung karena gerah sepuh," kata Putra pertama Gusti ‎Noeroel, KPH Sularso Basarah Soerjosoejarso, di Pura Mangkunegaran, Solo, Rabu 11 November 2015. Gusti Noeroel wafat dalam usia 94 tahun.

Jenazah telah tiba di Pura Mangkunegara pada hari Rabu sekitar pukul 08.00 WIB. Gusti Noeroel akan dikebumikan di kompleks pemakaman keluarga Mangkunegara di Astana Girilayu, Matesih, Kabupaten Karanganyar.

" Beliau tiba di Pura Mangkunegara Rabu pagi setelah diterbangkan dari Jakarta. Sebelumnya jenazah diberangkan dengan perjalanan darat dari Bandung menuju Jakarta sebelum diterbangkan ke Solo," jelas Sularso Basarah.

Semasa muda, Gusti Noeroel menjadi " rebutan" banyak tokoh nasional untuk dipersunting. Di antaranya Bung Karno, Sutan Syahrir, dan Sri Sultan Hamengkubuwono IX. Sultan Jawa itu ingin menjadikan Gusti Noeroel sebagai permaisuri.

" Beliau merasa tidak nyaman karena Ngarso Dalem (Sri Sultan) sudah punya garwo (istri). Jadi ibu tidak mau menyakiti garwo Ngarso Dalem lainnya. Untuk itu lebih baik tidak menerima pinangan itu," kata dia.

Bung Karno juga jatuh hati dengan Gusti Noeroel. Kala itu, sang Proklamator Bangsa tengah mencari istri untuk " first lady" . Namun Gusti Noeroel tak bersedia. " Saat itu Bung Karno belum sama ibu Fatma. Ibu nggak suka yang sifatnya bersuami seorang politisi kan nanti sering ditinggal-tinggal, jadi tidak nyaman," jelas Sularso Basarah.

Sularso Basarah menambahkan, selain kedua tokoh itu, ada pula Sutan Syahrir. Bahkan, saat itu Syahrir sering sekali memberikan hadiah kepada Gusti Noeroel. Begitupun sebaliknya. Namun, Gusti Noeroel tidak begitu sreg dengan aktifitas politik yang digeluti Syahrir. " Ya karena aktifitas berpolitik itu yang kurang disenangi Beliau," papar dia.

Akhirnya, cinta Gusti Noeroel berlabuh ke hati seorang perwira militer bersama, Soerjosoejarso. Mereka dikaruniai tujuh anak. Gusti Noeroel juga dikaruniai 14 cucu serta 4 cicit.

Salah satu momen mengesankan adalah saat Gusti Noeroel menari dalam acara pernikahan Putri Juliana dengan Pangeran Benhard di Kerajaan Belanda tahun 1937. Saat menari, iringan gamelan disiarkan langsung dari ndalem Pura Mangkunegaran yang disiarkan melalui siaran radio Solosche Radio Vereeniging.

Gusti Noeroel juga dikenal sangat gemar olahraga berkuda, tenis, dan renang. Bahkan, anak-anaknya pun dilatih untuk bisa berkuda. " Adik-adik saya juga dilatih untuk bisa berkuda," ujar Sularso.

Laporan: Ben Satrian

Terkait
Join Dream.co.id