Dokter Ingatkan Gejala Diabetes Juga Muncul Pada Kulit

Fresh | Selasa, 5 Oktober 2021 19:48

Reporter : Mutia Nugraheni

Segera konsultasi jika mengalami masalah kulit berikut.

Dream – Gangguan atau keluhan seputar kulit biasanya langsung kita sadari, karena tampak langsung oleh mata. Sebagai perempuan, tampilan kulit biasanya jadi nomor satu sehingga ketika bermasalah kita langsung tahu.

Adanya masalah pada kulit disebabkan banyak hal. Salah satunya kadar gula darah yang tinggi atau diabetes. Dikutip dari Klikdokter.com, diabetes (diabetes melitus) adalah suatu penyakit metabolik yang diakibatkan oleh meningkatnya kadar glukosa atau gula darah.

Dokter Danar Wicaksono lewat akun Instagramnya @dr_danar mengungkap kalau gejala diabetes juga muncul pada kulit. Untuk itu cobalah lebih waspada jika muncul keluhan berikut

1. Necrobiosis lipoidica
Jika kamu temukan bercak berwarna kuning atau coklat dan bagian tengahnya ambles atau kopong, bisa jadi tanda diabetes. Luka bercak yang berbentuk lebar, dan membuat bintik-bintik yang bertebaran.

2. Acanthosis nigricans

 Kondisi kulit saat diabetes© Instagram @dr_danar

Berupa garis hitam dan letaknya ada di ketiak atau sekitar leher. Memang sekilas seperti kotoran atau daki, tapi teksturnya kasar dan menebal. Jika memilikinya coba usap atau gosok secara perlahan. Jika tidak hilang, langsung konsultasikan ke dokter.

 

Dokter Ingatkan Gejala Diabetes Juga Muncul Pada Kulit
Kesehatan Kulit
2 dari 6 halaman

3. Diabetic foot syndrome
Tanda berikut ini seperti luka awal yang tidak berasa atau tidak menyakitkan. Tetapi lama kelamaan akan menjadi besar, dan sulit untuk sembuh. Dalam video yang dibagikan pada akun @dr_danar, ia menjelaskan tanda luka tersebut paling sering muncul di telapak kaki dan sekitarnya.

4. Pruritus
Kulit terasa gatal namun tidak terlihat luka apapun. Bila digosok akan timbul bintik-bintik merah yang dinamakan dengan pruritus. Luka ini akan menimbulkan benjolan yang disebut dengan prurigo. Jika garukkan semakin sering, lukamu akan bertambah banyak.

5. Infeksi jamur/tinea
Terkahir ada bercak kemerahan yang tepinya lebih merah, dan bentuknya berkelok-kelok. Luka ini terlihat seperti genangan air berwarna merah yang menyatu dengan kulit. Terlihat seperti luka yang sudah kering karena tidak terlihat seperti luka yang serius.

Lihat video penjelasan dr. Danar

      View this post on Instagram

A post shared by Danar Wicaksono (@dr_danar)

Laporan Delfina Rahmadhani

3 dari 6 halaman

Periksa Gula Darah Rutin Tiap Ulang Tahun, Ini Alasannya

Dream - Medical check up disarankan untuk dilakukan secara rutin. Terutama saat berulang tahun sebagai pengingat dan sebaiknya tidak ditunda-tunda apalagi sampai terlupa. Setelah mendapat hasil medical check up yang berupa angka, penting untuk memperhatikan hasil tiap pemeriksaan.

Salah satu yang penting diketahui adalah pengukuran kadar gula darah. Sahabat Dream perlu mengetahui, apakah gula darah dalam normal, prediabetes atau sudah diabetes. Normalnya, gula darah seseorang yang berpuasa berada di sekitar 110-125.

" Gula darah saat puasa itu antara 110-125. Itu prediabetes," kata Ketua Persatuan Diabetes Indonesia (PERSADIA), Mardi Santoso.

4 dari 6 halaman

Level Gula Darah

Prediabetes merupakan masa di mana gula darah berada di antara normal dan berpotensi diabetes. " Nah, setelah minum gula sebanyak 75 gram atau setelah makan, menjadi 140-199. Itu prediabetes, belum diabetes," ungkap Mardi.

Meskipun belum termasuk diabetes, namun prediabetes dapat mengarah ke penyakit tersebut. Untuk itu perlu dilakukan perawatan intensif dan langkah pencegahan.

" Prediabetes bisa jadi diabetes. Sekitar 25 persen kalau nggak dikendalikan, bisa diabetes. Mencegah obesitas, perbanyak gerak, cegah jantung koroner dan lain-lain," pesannya.

5 dari 6 halaman

Cari Tahu Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan 2

Dream - Diabetes jadi salah satu penyakit yang menimbulkan komplikasi jangka panjang. Bukan hanya menyerang yang berusia senja tapi juga anak-anak.

Penyakit ini memang tak bisa disembuhkan, tapi sangat bisa dikontrol. Ada perbedaan penyakit yang disebabkan oleh diabetes. Perbedaan ini disebabkan oleh pinotype yang berbeda dari diabetes tipe 1 dan 2.

" Penderita diabetes tipe 2 bisa memiliki faktor risiko jantung bahkan dari sebelum menderita diabetes," ujar Ketut Suastika, ahli endokrin yang juga Ketua Umum Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (Perkeni) Perpustakaan Nasional, Jakarta Pusat, Senin 1 Juli 2019.

Diabetes tipe 2 dikenal sebagai penyebab kelainan lemak, obesitas, serta penyakit kardiovaskular seperti jantung dan stroke.

Tipe ini umumnya dialami oleh orang dewasa. Namun tidak menutup kemungkinan diidap oleh remaja belasan tahun.

" Ada pasien saya paling muda usianya 13 tahun, karena tubuhnya sangat gemuk. Apalagi kalau sudah ada faktor genetik juga," tutur Ketut.

Berbeda dengan tipe 2, diabetes tipe 1 bisa menyerang seseorang sejak lahir akibat faktor genetik. Tanda-tandanya pun sedikit berbeda dari tipe 2.

" Presentasinya cukup kecil, di bawah 10 atau 5 persen. Biasanya tanda-tandanya tubuhnya kurus. Sedangkan tipe 2, ciri-cirinya bertubuh gemuk. Lalu, sering buang air kecil," ungkap Ketut.

6 dari 6 halaman

Genetik vs Gaya Hidup

Jika diabetes tipe 2 bisa dicegah dengan gaya hidup sehat, diabetes tipe 1 sulit dihindari. Pasalnya hal ini karena latar belakang genetik serta bisa diperburuk oleh infeksi virus dan menyebabkan autoimun.

 Puasa Ramadan Bermanfaat Bagi Penderita Diabetes© MEN

" Supaya tidak memperburuk kondisi tubuh saat mengidap diabetes, sebaiknya lakukan aerobik seperti jogging, jalan kaki dan perbanyak aktivitas fisik minimal 30 menit per hari dan 150 menit per minggu. Dan jangan lupa atur asupan kalori per hari agar tidak berlebih," tutupnya.

Join Dream.co.id