Cerita Dian Pelangi Diusir Saat di New York

Lifestyle | Jumat, 22 Februari 2019 17:42
Cerita Dian Pelangi Diusir Saat di New York

Reporter : Cynthia Amanda Male

"Aku sempat diteriakin disuruh pulang, 'America hates Islam, go back to your country'," kata Dian.

Dream - Berhasil memamerkan karya di panggung fashion week dunia merupakan suatu kesempatan berharga bagi desainer 28 tahun, Dian Pelangi.

Tidak hanya memamerkan karya, berbagai pengalaman menarik pun telah ia lalui. Salah satunya adalah pengalaman diusir oleh penduduk lokal Amerika saat photoshoot bersama teman-teman berhijab pada 2014.

" Aku sempat diteriakin disuruh pulang, 'America hates Islam, go back to your country' sama orang rasis di sana," jelas Dian di 100 Eatery & Bar, Jakarta Selatan, Kamis kemarin.

Tapi, kini Dian sudah merasa lebih nyaman untuk pergi ke negara-negara yang mayoritas penduduknya non-muslim. Justru, semakin banyak orang yang tertarik dengan gaya berhijabnya.

 Dian Pelangi

" Sekarang kalau jalan di Central Park, malah dibilang 'bagus ya kerudungnya, gimana sih cara pakai kerudung kayak begitu dan mix and matchnya gimana?'. Mereka sudah mulai terbuka," ujarnya.

Mulai diterimanya Islam di negara tersebut juga terlihat dari meningkatnya jumlah influencer dan blogger yang berpakaian tertutup.

" Di sana lebih banyak yang pakai turban, lehernya masih kelihatan. Mereka bilang itu modest fashion. Mungkin penafsiran modestnya juga berbeda-beda ya" .

2 dari 4 halaman

Salut! Koleksi Modest Wear Dian Pelangi Diminati Miss USA 2018

Dream Dian Pelangi, desainer hijab terkenal, patut berbangga. Tampil di ajang New Yrok Fashion Week (NYFW) 2019, busana hijab, yang di dikenal dengan sebuat modest wear, buatan Dian mendapat apresiasi dan mencuri perhatian dari Miss USA 2018, Sarah Rose Summer.

Menurut Dian Sarah mengaku kagum dengan karya hijabnya di NYFW 2019 yang ternyata bisa tampil keren. 

" Dia amaze banget sama koleksinya. Ternyata hijab bisa dibuat sekeren itu,” kata Dian di Jakarta, Kamis 21 Februari 2019.

Tak hanya kagum, Sarah juga sempat menanyakan salah satu koleksi blazernya dan berniat menggunakan baju-baju karyanya.

Miss USA 2018 itu juga kepincut dengan celana yang berkoleksi “ Socialove”. Sarah ingin memilikinya ketika berada di belakang panggung.

“ Dia sempat menanyakan di backstage, tapi suasananya agak padat. Jadi, nggak sempat ngasih,” kata Dian.

Tak bisa berkomunikasi langsung, desainer 28 tahun itu memutuskan mengontak Sarah lewat akun Instagram untuk bertemu dan memberikan karyanya. " Akhirnya, cuma saling follow-follow-an di Instagram dan janji ketemuan lewat DM untuk ngasihnya aja. Aku juga minta maaf nggak bisa ngasih karena hectic" .

Para hijab blogger dan influencer New York juga sempat berminat untuk mengenakan karya Dian Pelang yang dipamerkan  untuk menghadiri NYFW di awal Februari lalu.

" Tapi karena waktunya mepet, akhirnya aku cuma kontak mereka aja untuk shipping produku biar bisa mereka pakai lain kali,” kata dia.(sah)

3 dari 4 halaman

Cerita Dian Pelangi & Itang Yunasz di NYFW 2019

Dream - Hampir sepekan lalu, New York Fashion Week (NYFW) 2019 berakhir. Beberapa desainer Indonesia turut berpartisipasi memamerkan karyanya dalam acara tersebut, di antaranya adalah Itang Yunasz dan Dian Pelangi.

Masing-masing menampilkan 12 koleksi modest fashion di panggung The Shows " Indonesian Diversity" dengan tema khas Indonesia.

Dian Pelangi berangkat dengan tema 'Socialove', sedangkan Itang Yunasz mengangkat tema 'Tribal Diversity'.

" Tahun kemarin aku tampilnya di First Stage. Kali ini dibantu Indonesia Fashion Gallery (IFG), aku bisa tampil di The Show yang exposure dan coveragenya lebih banyak serta lebih bergengsi," ujar Dian di 100 Eatery Park & Bar, Jakarta Selatan, Kamis, 21 Februari 2019.

Langkah ini merupakan lanjutan dari pameran mereka di de Young Museum, San Fransisco untuk 'Contemporary Muslim Fashions'.

 Itang Yunasz & Dian Pelangi/Cynthia Amanda Male-Dream.co.id

Foto: Itang Yunasz & Dian Pelangi/Cynthia Amanda Male-Dream.co.id

" Sebelumnya, pameran di San Fransisco sudah merupakan gema yang mendunia di akhir tahun lalu. Lalu, saya harus membuat koleksi dalam waktu dua bulan untuk ditampilkan di NYFW," jelas Itang.

Di show tersebut, Dian menampilkan koleksi dengan sentuhan batik abstrak yang diterapkan menggunakan teknik printing. Koleksinya terinspirasi dari aktivitas digital dan media sosial di New York.

" Untuk menggambarkan aktivitas digital mereka, saya menggunakan warna hitam, putih, tapi tetap ada warna shocking pink yang terinspirasi dari Wardah Instaperfect. Lalu, ada unsur tipografi juga yang terinspirasi dari caption Instagram," tutur Dian.

Jika Dian mengangkat motif batik abstrak, Itang membuat koleksi bermotif kain Sumba di atas bahan lace dengan pakaian one piece bergaya boho.

" Gaya boho dan motif khas Sumba sama-sama bersifat etnik. Saya pakai warna merah bata dan ungu gelap di koleksi ini. Potongannya one piece, tapi nggak nerawang, supaya lebih mudah dikenakan dan tidak memakan waktu lama untuk dibuat," ungkapnya.

 Itang Yunasz & Dian Pelangi/Cynthia Amanda Male-Dream.co.id

Foto: Itang Yunasz & Dian Pelangi/Cynthia Amanda Male-Dream.co.id

Dalam menjalankan misi memperkenalkan modest wear lokal ke mata dunia itu, keduanya didukung brand kecantikan asal Indonesia, Wardah Beauty dengan dua gaya makeup yang berbeda, yaitu 'Jakarta' dan 'New York'.

" Gaya makeup 'Jakarta' yang lebih bold, kami pakai untuk koleksi Itang Yunasz. Sedangkan 'New York' yang lebih chic, dipakai untuk koleksi Dian Pelangi," kata Brand Manager Wardah Cosmetics, Shabrina Salsabila.

Dua gaya makeup tersebut juga mengikuti tren tampilan mata yang bold dengan eyeliner wing, earthy color, serta tren lipstik coral.

4 dari 4 halaman

Intip Persiapan Dian Pelangi di New York Fashion Week 2019

Dream - Dian Pelangi kembali melenggang di panggung New York Fashion Week (NYFW) pada 7 Februari 2019. Digelar di Manhattan, Amerika Serikat, ia tampil membawa koleksi modest wear.

Dian beserta tim Wardah telah tiba di negeri Paman Sam sejak 3 Februari. Berbagai persiapan telah ia tempuh untuk menggebrak ruway 'The Stage'.

Desainer 28 tahun itu memamerkan kesibukannya lewat Insta Story. Ia telah melakukan fitting kedua untuk pertunjukan Spring/Summer 2019.

" Good morning from New York, aku abis selesai makeup. Hari ini rencananya mau fitting, so I'll see you around, bye!" ujarnya di salah satu video.

Di postingan berikutnya, Dian tengah memasangkan hijab pada salah satu model NYFW.

 Dian Pelangi

Foto: Instagram @dianpelangi

" Fitting day 2..." tulisnya pada foto.

Busananya terlihat ramai dengan berbagai ornamen. Terdapat aksen sequin, motif serta belt di dalam satu outfit.

Desainer kondang itu nampak asyik melilit belt di sekujur tubuh model. Bertuliskan tagar #NEWYORK, busana seakan mencerminkan kesuksesan Dian di kancah internasional.

 Dian Pelangi

Foto: Instagram @dianpelangi

Tak sendiri, Dian berkolaborasi dengan Itang Yunasz, 2Madison Avenue dan Alleira Batik. Mengusung tema 'Indonesian Diversity', mereka mengharumkan industri fashion Tanah Air.

BJ Habibie Dimakamkan di Samping Ainun Habibie
Join Dream.co.id