Cara Tepat Kenalkan Anak pada Anabul, Jangan Langsung Disentuh!

Lifestyle | Minggu, 8 Agustus 2021 16:02

Reporter : Dwi Ratih

Nggak jarang hewan peliharaan dianggap sebagai anggota keluarga.

Dream – Bagi kamu pecinta Anabul, tentunya sudah membayangkan dapat bermain sepuasnya dengan hewan menggemaskan itu. Tidak heran, kalau kamu kesulitan menahan diri untuk memperkenalkan anak pada Anabul.

Anabul atau anak bulu merupakan sebutan untuk hewan peliharaan seperti anjing dan kucing, sebab keduanya memiliki bulu mulai dari tipis hingga lebat.

Hewan peliharaan ini sangat diistimewakan pemiliknya, bahkan banyak yang menganggap Anabul sebagai bagian dari anggota keluarga.

Begitulah yang dialami Raditya Dika dan Ryan Delon, publik figur sekaligus pet parents yang memiliki Anabul di rumahnya. Keduanya merupakan seorang kepala keluarga yang memiliki istri dan dua orang anak, serta hidup berdampingan dengan Anabul kesayangan.

Menurut Radit, memperkenalkan buah hati pada Anabul dapat dilakukan secara perlahan tapi pasti. Memiliki kucing lebih dari satu, membuat dirinya harus memilih dari yang paling jinak untuk dipertemukan pertama kali pada anaknya.

Saat ini, Alea (anak pertama Raditya Dika) sudah mulai mengenal satu-persatu kucing peliharaan ayahnya.

“ Satu rumah harus menerima dan bersahabat dengan hewan,” sambung Delon menambahkan pendapat Radit pada Konferensi Pers Virtual Peluncuran Royal Canin Club, Jumat, 6 Agustus 2021.

Cara Tepat Kenalkan Anak pada Anabul, Jangan Langsung Disentuh!
Foto: Ilustrasi/Shutterstock
2 dari 6 halaman

Melatih tanpa kenal lelah

 Konferensi Pers Royal Canin© Dream.co.id

Delon mengaku pertemuan pertama anak dan Anabul lumayan sulit dilakukan, namun hal tersebut dapat diatasi dengan melewati proses yang baik.

Sea, anak kedua Ryan Delon dan Sharena sempat bertatapan dengan anjing dalam waktu yang lama untuk mengenal satu sama lain.

Kemudian anjing akan melakukan kebiasaannya yaitu mengendus area dekat Sea. Jika salah satu menimbulkan reaksi berlebihan, Delon akan memberikan arahan untuk mundur ke tempat masing-masing.

Pelatihan ini dilakukan secara terus menerus, hingga keduanya memiliki kemistri satu sama lain dan menjalin hubungan yang akrab.

Publik yang melihat keakraban antara anak Radit dan Delon dengan Anabulnya pun ikut melontarkan komentar. Banyak yang berpendapat bahwa hubungan yang terlalu dekat, sewaktu-waktu dapat membahayakan anak.

3 dari 6 halaman

Tidak menyentuh perut kucing

Radit dan Delon tak menampik hal ini, pasalnya mereka selalu mengawasi anak dan Anabul untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

“ Saya mengajarkan pada anak saya untuk tidak menyentuh perut kucing, karena kucing sangat membenci hal itu,” kata Delon pada seluruh rekan media yang hadir.

Sedekat apapun manusia dengan anjing dan kucing, mereka tetaplah hewan yang memiliki naluri alami untuk mempertahankan diri.

4 dari 6 halaman

Pertimbangan Memiliki Anabul

Sejak kecil, Radit sudah terbiasa dengan kehadiran kucing di rumah orang tuanya. Hingga Radit menganggap kucing seperti teman yang setia menemaninya dalam kesepian, sebelum ia menikah dengan Anisa dan diberikan kepercayaan menjadi seorang ayah.

Sementara Delon mengaku tidak dapat hidup tanpa anjing di sampingnya. Awalnya, ia hanya tertarik karena anjing ras tertentu terlihat sangat keren.

Namun, Delon merasa tidak dapat mempertahankan komitmennya dalam memelihara hewan. Seringkali Delon meninggalkan Anabul di rumah, akibat tuntutan pekerjaan yang menyita sebagian besar waktu yang dimiliki.

Seiring berjalannya waktu, Delon merasa memiliki komitmen yang lebih baik. Hingga pada 2013 lalu, ia memutuskan mengadopsi anjing kampung tanpa membeda-bedakannya dengan anjing ras yang sudah lebih dulu dipelihara.

Radit dan Delon juga sejalan dalam hal menerapkan steril pada kucing dan anjing, mereka khawatir jika Anabul hamil dan melahirkan banyak anak.

Novi Wulandari, Corporate Affairs Manager PT Royal Canin Indonesia, mengatakan bahwa kucing dan anjing yang sudah disteril, tetap mampu untuk kawin.

“ Lebih baik disteril ketimbang mereka beranak, nanti nggak tau anaknya mau dikemanakan terus dibuang di pasar,” kata Novi.

5 dari 6 halaman

Dilema Memilih Istri Hamil Atau Anabul Kesayangan

Banyak orang berpikir ketika istri sedang hamil, rasanya haram untuk bersentuhan dengan Anabul terutama kucing. Hewan satu ini digadang-gadangkan dapat menularkan penyakit tokso yang berbahaya bagi janin.

Namun, apakah ini sebenarnya fakta atau sekedar rumor belaka?

Menurut Radit, selama pet parents memberikan makanan yang baik pada kucing dan kotorannya langsung dibuang dalam kurun waktu kurang dari 24 jam, tidak ada masalah yang perlu dibesar-besarkan.

“ Lagipula anak pertama dan kedua saya juga nggak ada masalah, jadi ketakutan itu bisa hilang dari pengetahuan,” kata Radit.

Delon juga menyarankan pet parents untuk melakukan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu, sebelum memutuskan sesuatu yang besar.

Menurutnya, pet lovers seharusnya tidak memiliki pemikiran untuk membuang Anabul.

Terlebih, setiap wanita sudah memiliki tokso dalam tubuhnya. Hal yang membedakan hanya ukuran besar dan kecilnya saja. Jika kucing dirawat dengan bersih, kemungkinan buruk yang selama ini ditakuti sebagian orang tidak akan terjadi.

6 dari 6 halaman

Merawat Anabul Versi Radit dan Delon

Memiliki kepribadian ‘anak rumahan’, membuat Radit tidak memiliki banyak teman dan menjadikan kucing sebagai teman terdekat.

Hal ini yang mendorong dirinya rela menyediakan tempat berbentuk vertikal khusus, untuk kucingnya bermain dari lantai satu hingga lantai tiga rumahnya.

Delon yang memiliki memori buruk terhadap orang-orang yang tega memukuli anjing dan menceburkan kucing ke kolam renang, saat itu menjadi stres dan terpuruk.

Menurutnya, hewan apapun merupakan makhluk hidup yang memiliki perasaan sama seperti manusia. Lagipula, selama ini manusia juga hidup berdampingan dengan hewan.

Tidak heran, Delon tergerak untuk melindungi sekumpulan anjing dan kucing dari manusia keji. Ia membangun tempat berukuran lebih dari 200 meter yang disediakan untuk tempat bermain anjing dan kucing.

Sesama Anabul yang menganggap satu sama lain sebagai musuh bebuyutan ini, dipisahkan dengan kaca sehingga mereka hanya dapat menatap satu sama lain dari kejauhan.

Laporan: Angela Irena Mihardja

Join Dream.co.id