Hijab Vending Machine Pertama di Indonesia

Lifestyle | Sabtu, 7 Desember 2019 17:19
Hijab Vending Machine Pertama di Indonesia

Reporter : Cynthia Amanda Male

Penjualan hijab dengan vending machine agar semua orang lebih mudah mendapatkan hijab dimanapun dan kapanpun.

Dream - Seiring perkembangan zaman, semakin banyak hal yang dihubungkan dengan teknologi. Hal tersebut tentu saja memudahkan kita dalam mengakses berbagai hal dan menghemat waktu.

 Hijab vending machine pertama di Indonesia.

Termasuk hijab vending machine pertama yang dibuat oleh brand lokal Suqma. Penjualan hijab dengan vending machine ditujukan agar semua orang lebih mudah mendapatkan hijab dimanapun dan kapanpun.

" Kami luncurkan vending machine ini pertama kali di sini. Masih ada 6 buah vending machine lagi yang rencananya akan ditempatkan di gedung perkantoran, MRT, mall dan bandara," ungkap Dona Faliandi, Marketing Manager Suqma dalam acara Jakarta Halal Things di Senayan City, Jakarta Selatan, Sabtu 7 Desember 2019.

 Hijab vending machine dari Suqma

Dalam sebuah vending machine, terdapat 150 hijab dengan motif berbeda-beda. Motifnya pun bisa dipilih di layar. Selanjutnya, kamu bisa menekan nomor hijab yang diinginkan setelah membayarnya.

" Jadi di setiap vending machine akan ada operator yang akan menjaga stok hijab dan mengarahkan pembeli. Kami pun memakai metode cashless dengan OVO dan Gopay supaya lebih praktis," tambahnya.

Yang tersedia di dalam vending machine pertama merupakan koleksi kolaborasi Suqma dengan Hijabers Community.

 Hijab vending machine Suqma

Hingga kini, mereka masih menyediakan koleksi bermotif. Namun, ke depannya akan menyertakan basic hijab yang lebih mudah dipadukan dengan berbagai jenis pakaian.

" Sampai saat ini masih (koleksi) bermotif dengan kisaran harga Rp250-300 ribu. Nantinya, akan ada juga hijab basic mulai dari Rp79 ribu. Kalau memang ada kolaborasi lainnya juga akan lebih diprioritaskan dijual di vending machine untuk menambah experience pembeli," ujar Dona.

Penambahan jumlah vending machine akan dilaksanakan di tahun depan. Selain itu, mereka juga berencana menambahkan teknologi AI (Artificial Intelligence).

Di mana pembeli hanya perlu scan hijab yang ada pada layar, dan melakukan pembelian lewat ponsel. " Sekarang teknologinya masih di-develop. Rencananya akan diluncurkan pada Februari 2020," tutupnya.

Video Polisi Tes Kandungan Sabu Cair dalam Mainan Anak-anak
Join Dream.co.id