Benarkah Mentimun Bisa Cegah dan Kendalikan Diabetes?

Lifestyle | Senin, 8 Agustus 2022 07:35

Reporter : Ferdike Yunuri Nadya

Perubahan gaya hidup dan pola makan dapat membantu mencegah penyakit dan komplikasinya.

Dream - Diabetes termasuk penyakit yang serius dan angkanya meningkat pesat di seluruh dunia. Konsumsi makanan berkalori tinggi, gaya hidup kurang gerak dan penambahan berat badan yang signifikan dalam waktu singkat adalah beberapa faktor risiko umum diabetes.

Perubahan gaya hidup dan pola makan dapat membantu mencegah penyakit dan komplikasinya. Itu juga membuat pasien diabetes bisa hidup lebih lama dengan kualitas hidup yang lebih baik.

Salah satu yang disarankan bagi mereka yang sudah terkena diabetes atau ingin mengontrol level gula darah adalah dengan banyak mengonsumsi sayuran.

Senyawa aktif untuk mengontrol kadar glukosa dan meningkatkan hiperglikemia banyak ditemukan pada makanan fungsional seperti buah-buahan, rempah-rempah dan sayuran. Mentimun, merupakan salah satu makanan pengontrol diabetes yang termasuk dalam famili Cucurbitaceae.

Sayur ini memiliki rasa hambar yang unik dan digunakan dalam pengobatan tradisional dan obat tradisional selama berabad-abad. Mentimun membantu mengurangi peradangan dan stres oksidatif yang merupakan penyebab utama diabetes.

 

Benarkah Mentimun Bisa Cegah dan Kendalikan Diabetes?
Diabetes
2 dari 6 halaman

Sifat Anti-Inflamasi Mentimun

 Shutterstock© Shutterstock

Seperti yang kita ketahui, diabetes adalah penyakit peradangan kronis (radang pada pulau Langerhans pankreas). Oleh karena itu, konsumsi mentimun dapat mencegah  dan mengontrol diabetes karena sifat anti-inflamasinya.

Menurut sebuah penelitian, kadar glukosa yang tinggi meningkatkan kadar sitokin inflamasi dan asam lemak bebas, yang diketahui menginduksi resistensi insulin dalam tubuh. Mentimun membantu mengontrol hiperglikemia dan peradangan yang membantu menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin pada individu dengan obesitas. Hal ini menyebabkan pengurangan lemak visceral secara bersamaan yang dapat membantu dengan manajemen berat badan dan dengan demikian, membantu mengelola diabetes.

 

3 dari 6 halaman

Pengaruh Kulit Mentimun Pada Diabetes

Dalam sebuah studi, khasiat kulit mentimun ditemukan terhadap kadar glukosa yang tinggi. Kulit mentimun dalam jumlah aman diberikan selama 10 hari berturut-turut, dilanjutkan dengan pemberian aloksan (senyawa kimia yang menghancurkan sel-sel penghasil insulin di pankreas) pada hari ke-11 dan ke-12 bersamaan dengan kulit mentimun.

Hasilnya, ditemukan bahwa kulit mentimun hampir membalikkan kerusakan yang disebabkan oleh aloksan, menunjukkan bahwa kulit mentimun efektif melawan diabetes tipe 1 di mana tubuh tidak dapat memproduksi insulin dengan baik.

Juga, kandungan asam askorbat, polifenol, dan flavonoid ditemukan dalam kulit mentimun yang dengan jelas mengatakan tentang efek anti-diabetes dari sayuran ini.

(Source: Boldsky)

4 dari 6 halaman

Penderita Diabetes Tidak Boleh Konsumsi Karbohidrat, Mitos atau Fakta?

Dream - Diabetes menjadi salah satu penyakit degeneratif yang seringkali menyebabkan kematian. Selain itu, diabetes juga memperparah kondisi seseorang yang memiliki penyakit bawaan lainnya, seperti jantung atau ginjal.

Maka dari itu, berbagai upaya dilakukan oleh pasien diabetes untuk bisa mengontrol gula darah agar tetap dalam kadar normal. Salah satu upaya yang kerap dilakukan adalah menghindari konsumsi berbagai jenis karbohidrat dan gula.

Padahal, penderita diabetes masih bisa mengonsumsi karbohidrat. " Penderita kencing manis nggak boleh konsumsi karbohidrat itu mitos. Masih boleh konsumsi karbohidrat, tapi karbohidrat kompleks," ungkap Dokter Gizi, Shiela Stefani, dalam peluncuran HaloDiet oleh Halodoc, Selasa 14 Juni 2022.

5 dari 6 halaman

Diet rendah karbohidrat bisa berbahaya jika...

 Makan Makanan Sehat© Shutterstock

Foto: Shutterstock

Bahkan, dia juga mengungkapkan bahwa diet rendah karbohidrat bisa berbahaya bagi pasien diabetes dan menyebabkan hilangnya kesadaran.

Hal tersebut bisa terjadi ketika pasien diabetes menjalankan diet rendah karbohidrat dengan mengonsumsi obat yang berfungsi untuk menurunkan kadar gula darah.

" Diet rendah karbohidrat bisa dilakukan untuk pasien diabetes. Tapi, hati-hati kalau sedang mengonsumsi obat untuk menurunkan kadar gula darah. Bisa bahaya kalau gula darahnya drop. Bisa menghilangkan kesadaran," jelasnya.

6 dari 6 halaman

Oleh karena itu, dia menyarankan pasien diabetes untuk tetap mengonsumsi karbohidrat kompleks seperti gandum dan menghindari jenis karbohidrat simpleks seperti gula maupun tepung-tepungan.

Diet rendah karbohidrat pun bisa dijalani jika tidak mengonsumsi obat penurun gula darah. Di samping itu, Shiela menyarankan pasien diabetes untuk berkonsultasi dengan dokter untuk memilih pola makan yang terbaik.

Namun terlepas dari saran dokter, sebenarnya pasien diabetes bisa mengonsumsi berbagai jenis makanan yang kadarnya disesuaikan dengan kondisi maupun kebutuhan tubuh.

Join Dream.co.id