Begini Dampak Buruk Menggunakan Silikon

Lifestyle | Kamis, 21 Mei 2015 13:31
Begini Dampak Buruk Menggunakan Silikon

Reporter : Kusmiyati

Kasus dokter kecantikan palsu sangat disayangkan Ahli Bedah Plastik, dr. Enrina Diah SpBP. Menurutnya wanita sebaiknya memilih dokter bedah plastik yang sudah berpengalaman dibidangnya.

Dream - Berbagai upaya dilakukan oleh wanita untuk menjadi cantik mulai dari perawatan sampai ada yang memilih jalur operasi plastik. Operasi ini dipilih karena tidak sedikit wanita yang berkeinginan untuk cantik secara instan atau cepat.

Upaya yang dilakukan tersebut terkadang tidak disertakan dengan pengetahuan dan pemahaman mendalam akan dampak nantinya. Terlebih belum lama ini terjadi kasus dokter kecantikan palsu.

Seorang wanita berinisial JS diciduk petugas Polres Jakarta Selatan karena menjalankan bisnis kecantikan abal-abal. Usaha yang dia lakoni sejak 2013 lalu akhirnya dihentikan polisi setelah digerebek di toilet Plaza Semanggi.

Hal ini begitu disayangkan Ahli Bedah Plastik, dr. Enrina Diah SpBP. Menurutnya, wanita sebaiknya memilih dokter bedah plastik yang sudah berpengalaman di bidangnya untuk menangani operasi pemasangan implan atau silikon.

" Jangan asal pilih dokter juga, risikonya terlalu besar. Untuk penggunaan silikon misalnya, bukan yang cair disuntikan tetapi menggunakan silikon padat, implan padat atau filler aman untuk digunakan operasi hidung dan silikon gel untuk payudara. Prosedur operasi juga harus dilakukan oleh dokter bedah plastik," ujar Enrina, Kamis 21 Mei 2015.

Wanita yang menggunakan silikon cair pada tubuhnya akan mengalami reaksi penolakan pada jaringan. " Reaksi tersebut bisa bolong-bolong di hidung atau payudaranya, dan akan kemerahan. Pada payudara juga bisa keluar nanah, atau bisa juga peradangan sampai kanker. Silikon cair itu kan yang biasanya digunakan di industri bukan untuk tubuh, itu lebih berbahaya akan ada reaksi penolakan di jaringan tubuh," jelasnya.

Penggunaan silikon juga tidak sembarangan, " Operasi payudara para ahli bedah menggunakan implan silikon gel terbungkus lembar silikon (silicones sheet) berbentuk suatu kantung (silicones bag) dan sifatnya bisa terbilang permanen," katanya.

Sedangkan untuk operasi hidung menurut dr. Enrina yang digunakan yakni silikon padat atau filler. " Filler lebih aman dan sebaiknya tiap 6 sampai 9 bulan selalu diperiksakan. Silikon padat juga aman untuk operasi hidung. Tetapi cantik itu sebenarnya bukan harus tampil karena operasi tetapi rasa percaya diri," ujar wanita kelahiran Manado, 23 Mei 1974 ini. 

Video Polisi Tes Kandungan Sabu Cair dalam Mainan Anak-anak
Join Dream.co.id