Tips Merawat Jam Tangan Otomatis

Lifestyle | Rabu, 16 Oktober 2019 11:12
Tips Merawat Jam Tangan Otomatis

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Harganya lumayan mahal dan kamu perlu merawat jam tangan ini dengan benar.

Dream – Di dunia jam tangan ada teknologi yang dinamakan automatic quartz. Model jam ini menggabungkan konsep pengisian daya dari pergerakan mekanis otomatis dengan jam bertenaga listrik.

Melirik jauh ke belakang, sistem operasional jam tangan kinetic ini sebetulnya ditemukan, dikembangkan, serta dipatenkan oleh perusahaan jam ternama asal Jepang, Seiko.

Meskipun harganya yang cukup mahal, jam tangan ini diklaim lebih awet dibandingkan jam berdaya baterai. Namun seperti produk elektronik lain, jam kinetik juga membutuhkan perawatan khusus.

Perawatan pertama yang harud diperhatikan adalah menghindari menggunakan jam tangan saat beraktivitas berat seperti berolahraga. Jam tangan kinetik rawan terbentur jika kamu melakukan aktivitas ini .

Benturan bisa mengakibatkan mekanisme pergerakan otomatis bisa terganggu. Jam tangan ini memang dirancang untuk memasok energi dari pergerakan lengan sehari-hari.

Selanjutnya beralih pada strap jam tangan. Kamu bisa merawat jam tangan ini dengan membersihkan tali jam menggunakan alkohol. Gunakan cotton swab untuk membersihkan bagian sela pada strap.

2 dari 6 halaman

Tips Merawat Jam Tangan Tahan Air

Jam tangan yang dilengkapi dengan fitur water resists atau water proof bukan berarti tahan 100 persen jika terkena air. Lepas dan simpan jam terlebih dulu jika ingin melakukan aktivitas seperti berenang.

“ Kalau dipakai saat cuci tangan gak apa-apa, tapi biasanya kalau ke pantai dan berenang saya lepas dulu sih,” ujar Manajer Seiko Indonesia, Kevin Lie, di Jakarta, Selasa 15 Oktober 2019.

Kevin menyarankan pengguna menyimpan jam tangan itu di tempat yang bersih dan kering. Jam ini juga bisa diletakkan di kotak khusus untuk menyimpan jam.

“ Jika perlu, berikan silica gel agar tidak lembab,” kata dia.

(Sah, Laporan : Alfi Salima Puteri)

3 dari 6 halaman

Seiko Reborn Koleksi Legendaris 56 Tahun Silam

Dream – Seiko kembali merilis salah satu koleksi legendarisnya, Seiko 5 Sport. Dengan koleksi yang reborn, produsen jam tangan ini memfasilitasi pengguna untuk menunjukkan gaya pribadinya.

“ Kami memahami sulitnya memilih jam tangan yang sesuai untuk dipakai pada pagi hari sebelum beraktivitas,” kata Senior Manager Management Planning Department Seiko Watch Corporation, Yasuki Fujita, di Jakarta, Selasa 15 Oktober 2019.

Fujita mengatakan koleksi ini sudah berusia 56 tahun setelah peluncuran pertamanya. Koleksi terbaru ini terdiri atas 27 jam tangan yang terbagi dalam 5 gaya berbeda, yaitu Sport, Suits, Specialist, Street dan Sense.

 

 Seiko Reborn Koleksi Legendaris 56 Tahun Silam

 

Kelima gaya itu dapat disesuaikan dengan berbagai profesi dan acara, untuk memberikan pilihan dan menemani pecinta jam tangan dalam melakukan berbagai kegiatan.

Fujita berharap Seiko 5 Sports yang baru ini dapat memungkinkan pelanggan menunjukkan gaya pribadi mereka sambil berkegiatan sehari-hari.

4 dari 6 halaman

Berapa Harganya?

Setiap kreasi memiliki case Seiko 5 yang diperbarui, jarum jam berbentuk panah yang sama, penanda jam khusus, serta bezel yang berputar satu arah (one-way rotating bezel).

Semua jam tangan juga menggunakan movement Caliber 4R36 Seiko dengan 24 jewel, optional manual winding, cadangan daya 41 jam dan fitur hack second hand.

Selain itu, Seiko juga menambahkan fitur-fitur baru, seperti dial dengan penanda jam tiga dimensi, serta berbagai tipe tali baru, mulai dari steel mesh hingga gabungan silikon atau kulit.

Harga Seiko 5 Sports dibanderol mulai dari Rp3,47 juta. Koleksi Seiko terbaru ini bisa dilihat di Pondok Indah Mall 1 (14—20 Oktober 2019), Galaxy Mall Surabaya (28 Oktober—3 November 2019) dan Centre Point Medan (11-17 November).

(ism, Laporan: Alfisalima Puteri)

5 dari 6 halaman

Mengintip Peluang Investasi Jam Tangan Mewah

Dream – Salah satu benda mewah yang banyak dilirik oleh kolektor adalah jam tangan. Sejak tahun 2014, tren mengoleksi jam tangan mewah mulai marak di kalangan kelas menengah atas di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Koleksi jam tangan mewah bagi kalangan masyarakat atas (high networth) kerap dianggap sebagai bagian dari fashion dan status sosial.

Tidak sedikit yang kemudian menyebut koleksi jam tangan dari beragam merk ternama dengan model unik sebagai bentuk investasi.

Cofunder and Chairman Jagartha Advisors, Ari Adil, mengatakan jam tangan bisa menjadi pilihan investasi yang tepat. Tapi, perlu juga dicermati oleh setiap pemiliknya.

 

 Mengintip Peluang Investasi Jam Tangan Mewah

 

“ Tidak semua jam tangan meskipun dibeli dengan harga yang mahal, bisa memberikan keuntungan yang tinggi di kemudian hari,” kata Ari di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Senin 19 November 2018.

Dia mengatakan produksi jam tangan mewah kian dibatasi secara global beberapa tahun ke belakang.

Beberapa faktor yang mempengaruhinya seperti perubahan minat konsumen ke jam tangan pintar (smartwatch) dan situasi politik Tiongkok dengan kebijakan pemberantasan korupsinya menyebabkan penurunan produksi yang signifikan. Namun, ada pula pembatasan produksi model yang sengaja dilakukan untuk membangun nilai eksklusif.

Ari mengatakan keterbatasan produk menjadi peluang bagi kolektor untuk berburu produk bisa memiliki nilai tinggi di masa depan.

Semakin terbatas produk di pasaran, semakin tinggi pula nilainya di mata para kolektor. Terlebih untuk jam tangan yang dianggap vintage, discontinued atau dari edisi khusus.

“ Ada beberapa model dari brand jam terkenal jumlahnya sangat terbatas di pasaran sehingga menyebabkan harga di pasar jam tangan second bisa sangat tinggi. Tetapi, jangan sembarang membeli lalu tertipu brand palsu atau model jam yang sebetulnya biasa saja dan tidak memiliki nilai investasi,” kata dia.

Ada juga faktor lain yang membuat jam tangan mewah sebagai peluang investasi, yaitu model, mesin, dan nilai emosional dari pemilik terdahulu. Ini yang membuat sebuah jam tangan memiliki nilai jual tinggi. 

“ Jam tangan yang pernah dimiliki oleh selebriti, public figure atau atlet olahraga terkenal biasanya semakin banyak diburu kolektor dan bisa dibanderol dengan harga jual kembali yang tinggi,” kata dia. 

6 dari 6 halaman

Luxury Goods sebagai `Currency`

Ari mengatakan mengoleksi jam tangan mewah juga memerlukan pertimbangan yang cermat. Melalui riset pasar, masyarakat bisa tahu demand and supply sebuah model tertentu untuk menjadi dasar menjual jam tangan mewah ke pasar. 

Dia selalu mengingatkan untuk memandang luxury goods seperti jam mewah sebagai currency atau mata uang yang bisa dilikuidasi kapan saja. Konsep mata uang pada jam tangan mewah dimaksudkan agar investor tidak salah sangka dalam memproyeksikan peningkatan nilai finansial pada koleksinya.

“ Jam tangan mewah adalah salah satu barang yang punya monetisasi baik, karena pasarnya di Indonesia sudah terbentuk di kalangan yang juga paham tentang value sebuah barang mewah,” kata dia.

Sederhananya, ketika menyimpan deposito berjangka selama kurun waktu tertentu, nilai deposito akan bertambah pada saat deposito jatuh tempo.

Di sisi lain, kalau punya jam tangan mewah yang bisa dijual kembali dengan nilai melebihi harga beli yang Anda keluarkan, pemilik tidak perlu menunggu masa “ jatuh tempo” untuk mendapatkan keuntungan.

Bicara tentang sisi investasi, Ari juga menyarankan para kolektor untuk memperhatikan pergerakan nilai tukar rupiah. Mengingat jam tangan mewah merupakan barang impor yang harga jualnya di Indonesia menggunakan mata uang rupiah, harga jam mewah baru dan second menjadi terpengaruh.

“ Membeli jam tangan baru atau menjual jam tangan mewah second di Indonesia dapat menjadi peluang yang menarik apabila dilakukan pada saat kondisi mata uang rupiah yang tepat,” kata dia.

Ari mengingatkan masyarakat untuk tidak menjadikan barang mewah sebagai satu-satunya portofolio untuk tujuan investasi. Nilai barang akan jatuh jika ada kerusakan barang.

“ Sangat penting bagi investor untuk mengerti risiko dari kegiatan investasi yang melibatkan barang-barang berharga yang tidak menghasilkan pendapatan tetap. Jika sudah memiliki mindset memiliki jam mewah sebagai currency atau mata uang, tidak ada salahnya mengoleksi jam tangan untuk mendiversifikasi portofolio investasi ,” kata dia. (ism)

Terkait
Rumah Emas Selamat dari Tsunami, Ini Amalan Sang Pemilik
Join Dream.co.id