Bedah Fakta Sarana Transportasi Darat, Gimana Jadinya Kalau Tanpa Roda?

Lifestyle | Jumat, 22 Januari 2021 13:01
Bedah Fakta Sarana Transportasi Darat, Gimana Jadinya Kalau Tanpa Roda?

Reporter : Wuri Anggarini

Saatnya ajak anak bedah fakta tentang transportasi darat lebih jauh yuk, termasuk gimana jadinya kalau tanpa roda ya?

Anak-anak mungkin sering kepo dengan sarana transportasi darat yang ada di sekitar mereka. Berbagai jenis kendaraan yang sering digunakan sehari-hari mungkin menimbulkan pertanyaan, gimana caranya benda-benda tersebut bergerak ya? Saatnya ajak anak bedah fakta tentang transportasi darat lebih jauh yuk, termasuk gimana jadinya kalau tanpa roda ya?

2 dari 3 halaman

Fun Fact: Roda Diduga Sudah Ada Sejak Zaman Prasejarah

Pembahasan tentang roda jadi hal yang bisa ditemui dalam video Belajar dari Rumah Episode 2 dengan tema Roda dan Gaya Gesek yang menjadi materi belajar siswa kelas 4 SD. Dalam video yang dipersembahkan oleh Kemendikbud untuk membantu anak-anak sekolah belajar dari rumah ini, Kak Kafi dan Angel menemani teman-teman mempelajari tentang serba-serbi transportasi darat, termasuk pentingnya kehadiran roda.

 Bedah Fakta Sarana Transportasi Darat, Gimana Jadinya Kalau Tanpa Roda?© Kemendikbud

Fakta uniknya, roda diduga sudah ditemukan sejak zaman prasejarah. Hanya saja saat itu bentuknya baru berupa batang kayu yang bisa digelindingkan. Seiring berkembangnya zaman, roda bertransformasi menjadi benda berbentuk bulat radial yang terbuat dari karet sekaligus memegang peranan penting untuk sarana transportasi darat. Yup, gesekan pada roda dan jalan adalah hal yang membantu kendaraan bisa berjalan dengan lancar.

Sementara itu, memasuki segmen kedua Kak Kafi dan Angel mengintip lebih jauh tentang detail yang ada pada roda. Jari-jari jadi salah satu komponen yang wajib ada dalam sebuah roda karena berfungsi menopang bentuk ban yang melingkar. Mereka juga mengajak teeman-teman di rumah mengukur sudut pada roda, lho.

3 dari 3 halaman

Mengenal Lebih Jauh Transportasi Darat

Buat para siswa yang kini duduk di bangku kelas 5 SD, ada Kak Kinan, Sita, dan Deni yang mengajak teman-teman di rumah untuk belajar mengenai transportasi darat.

Indonesia dikenal memiliki ragam geografis yang berbeda, misalnya saja kondisi jalan yang lurus, menanjak, berbatu, dan masih banyak lagi. Jadi, penting untuk menentukan moda transportasi darat yang sesuai. Ada beberapa jenis transportasi darat yang umumnya digunakan, yaitu yang menggunakan mesin dan tanpa mesin.

 Bedah Fakta Sarana Transportasi Darat, Gimana Jadinya Kalau Tanpa Roda?© Kemendikbud

Transportasi darat tanpa mesin memiliki ciri digerakkan dengan tenaga manusia atau hewan. Misalnya saja becak, sepeda, delman, dan sebagainya. Menggunakan jenis transportasi ini biasanya akan memakan waktu lebih banyak jika ingin menjangkau tempat yang jauh. Tapi, sisi positifnya lebih ramah lingkungan lho!

Sementara itu, kendaraan dengan mesin memiliki ciri-ciri kehadiran mesin yang mengubah bahan bakar menjadi energi gerak. Kendaraan ini biasanya juga memiliki alat pengukur kecepatan yang disebut spidometer.

Beralih ke segmen kedua, Kak Kinan menyebutkan gimana nih seandainya roda kendaraan berbentuk kubus, bukan bulat radial. Kira-kira kendaraan masih bisa bergerak nggak ya? Roda sendiri punya fungsi yang nggak hanya menjadi penopang bobot kendaraan. Tapi juga melancarkan pergerakannya. Jika ada 4 titik sudut seperti kubus, pastinya bisa menghambat kendaraan bergerak.

Wah, banyak fakta menarik yang bisa diulik bersama anak-anak selama kegiatan belajar di rumah kan. Yuk, dukung terus proses sekolah online anak dengan materi lainnya dari Kemendikbud yang tayang setiap Senin – Jumat di TVRI!

Terkait
Join Dream.co.id