Bahaya dari Penggunaan Dry Shampoo

Lifestyle | Rabu, 15 April 2020 11:36
Bahaya dari Penggunaan Dry Shampoo

Reporter : Dwi Ratih

Kamu sering pakai dry shampoo?

Dream - Terkadang kita tidak sempat mencuci rambut saat sedang terburu-buru untuk pergi ke sebuah acara penting. Jangankan untuk keramas, ketika bangun terlambat, seringkali kita hanya mandi seadaanya.

Dalam situasi darurat seperti itu, kamu tak lagi sempat memikirkan penampilan. Yang biasa dilakukan adalah berdandan semaksimal mungkin tanpa harus membuat penampilan kamu jadi bahan perbincangan orang lain.

Di sinilah dry shampoo digunakan untuk menyelamatkan rambut berminyak. Cukup, beberapa kali semprotan, bisa mengubah rambut berantakan menjadi halus dan harum.

Tapi, perlu Sahabat Dream tahu bahwa penggunaan dry shampoo ini dapat menyebabkan peradangan kulit kepala karena sifatnya yang cenderung menyerap minyak di rambut.

 ilustrasi rambut© Shutterstock

2 dari 5 halaman

Perhatikan cara pakainya

Diketahui, dry shampoo mengandung zat tepung dan alkohol yang keduanya dikenal dapat mengeringkan rambut secara berlebihan. Jika terlalu sering digunakan, rambut kamu bisa jadi kusam, lemah, dan mudah patah.

Dalam hal ini, menyemprotkan sampo kering terlalu sering pada akar rambut dapat menyebabkan penumpukan produk di kulit kepala.

 ilustrasi rambut© Shutterstock

Ini dapat menyumbat pori-pori di kulit kepala kamu atau menyebabkan jenis infeksi bakteri atau jamur di folikel rambut.

(Sah, Laporan: Cindy Azari, Sumber: Miss Kyra)

3 dari 5 halaman

Pilihan Poni Berdasarkan Bentuk Wajah

Dream - Jika ingin memiliki poni, kamu harus mengetahui model yang sesuai dengan bentuk wajah terlebih dahulu.

Penting untuk mengetahui model poni yang sesuai dengan bentuk wajah agar terlihat sedap dipandang mata. Jika tidak, nantinya kamu akan mendapatkan poni yang tidak sesuai dengan ekspektasi. 

Lalu apa saja model poni yang cocok untuk segala bentuk wajah?

Dilansir oleh femalenetwork.com, berikut beberapa tips dari Cha Hong, penata rambut selebriti yang memiliki salon kecantikan Korea Chahong Ardor.

4 dari 5 halaman

1. Wajah bulat

Jenis poni yang paling sesuai untuk wajah bulat adalah poni samping.

" Jika kamu menutupi area wajah dengan poni samping, wajah mungkin terlihat relatif lebih panjang dan ramping," jelasnya.

 ilustrasi rambut© Shutterstock

2. Wajah persegi panjang

Bentuk wajah ini lebih lebar di daerah dahi dan pipi, jadi saat menambahkan poni, harus menambah keseimbangan pada wajah dan memberikan efek lebih mengimbangi.

Cha Hong merekomendasikan poni yang tipis untuk bentuk wajah ini.

 

 

5 dari 5 halaman

3. Wajah sudut

Wajah sudut memiliki dagu dan tulang pipi yang menonjol, poni biasanya digunakan untuk menghaluskan bentuk rahang agar sedikit lebih menarik.

" Kamu bisa memotong poni samping dan rambut di sepanjang garis telinga. Itu mencakup segala sesuatu dari tulang pipi, garis dagu serta garis dahi," katanya.

Sementara itu, jika kamu ingin tampilan yang lebih lembut dan sedikit unik, pilih poni garpu, dan mikro berombak.

 ilustrasi rambut© Shutterstock

4. Wajah panjang/lonjong

Poni dapat membantu menyeimbangkan panjang bentuk wajah oval dan memberikan tampilan lebih muda.

Jenis poni yang bisa dicoba adalah 'poni Lea' yang biasa disebut di Korea, poni itu jatuh sedikit di atas alis.

" Poni tebal dapat membuat bagian bawah wajah terlihat lebih panjang sehingga itu bisa menjadi pilihan yang buruk," katanya.

Dengan semua pilihan tersebut, penata rambut mengingatkan bentuk wajah kita cenderung berubah dari waktu ke waktu, terutama saat kita bertambah tua atau turun berat badan.

Laporan: Cindy Azari
Sumber: Female Network

Join Dream.co.id