Bu Cinta Ridwan Kamil Terima 1000 Masker Batik Sunda dari Vivi Zubedi

Lifestyle | Selasa, 1 Desember 2020 18:33
Bu Cinta Ridwan Kamil Terima 1000 Masker Batik Sunda dari Vivi Zubedi

Reporter :

Jawa Barat memang sudah menjadi perhatian khusus keprihatinan Vivi Mar'i Zubedi.

Dream - Mar'i Zubedi, Founder dari Vivi Zubedi Foundation (VFZ) kembali meluncurkan sebuah gerakan sosial berskala masif di tengah pandemi COVID-19.

#1000MaskerUntukJabar adalah gerakan membagikan 1000 masker berstandar SNI dengan motif Batik Sunda kepada masyarakat Jawa Barat.

VZF menggandeng Ketua Umum Dekranasda Jawa Barat Atalia Ridwan Kamil alias Bu Cinta Ridwan Kamil, bersama Dompet Dhuafa. Penyerahan bantuan ini secara simbolis dilakukan di Gedung Dekranasda, Bandung, 30 November 2020 kemarin.

Jawa Barat memang sudah menjadi perhatian khusus keprihatinan Vivi Mar'i Zubedi, karena COVID-01 Indonesia (orang yang pertama kali terpapar COVID-19) adalah warga Depok, Jawa Barat.

Data Covid19.go.id pada 26 November 2020 kemarin menunjukkan Jabar masih menduduki peringkat ke-3 angka COVID-19 tertinggi se-Indonesia. Oleh sebab itu, pergerakan VFZ pun dipusatkan kembali ke'titik awal'.

Sejalan juga dengan idealisme Vivi dalam pemberdayaan kain dan kerajinan lokal, Vivi menggunakan kain dengan motif Batik Sunda sebagai bahan 1000 masker ini.

Bahan ini sebelumnya sudah pernah muncul pada saat koleksi The Art of Layering Sundanese Batik dalam pagelaran busana Indonesia Sharia Economic Forum (ISEF) 2020, 28-31 Oktober kemarin.

2 dari 6 halaman

Masker sesuai standar SNI

1000 Masker untuk Jawa Barat© Vivi Zubedi Foundation

Industri fashion diketahui menduduki peringkat ke-2 industri penghasil limbah bumi terbesar, sejumlah 92 juta ton setiap tahunnya.

Vivi yang mengadopsi nilai-nilai sustainability dalam karyanya, memanfaatkan kain sisa koleksi ISEF 2020 untuk memperpanjang daur guna benda.

1000 masker berbahan Batik Sunda ini diciptakan sesuai standar SNI 8914:2020 yaitu memiliki minimal dua lapis kain, dapat dicuci, serta memiliki kerapatan kain berdaya filtrasi 0,7-60%.

“ Kami memilih masker kain selain karena manfaatnya bisa bertahan lama, juga karena memperhatikan sustainability lingkungan. Prosedur medis mengharuskan semua serba steril, sehingga untuk APD, sarung tangan, dan masker harus sekali pakai," ujar Vivi Mar'i Zubedi, 30 November 2020 kemarin.

" Tapi untuk kita yang alhamdulillah masih dikaruniai kesehatan, ayo pakai masker reusable untuk mengurangi timbunan sampah baru," tambahnya.

 

3 dari 6 halaman

Masker kain dapat mengurangi dampak lingkungan dari lonjakan angka limbah medis akibat pandemi.

Kementerian Lingkungan Hidup mencatat terdapat 1.100 ton limbah medis dalam periode awal penanganan COVID-19 selama Maret-Juni 2020.

Data Indonesian Environmental Scientist Association (IESA) menunjukkan, angka tersebut meningkat 46% dibanding masa sebelum pandemi.

Volume sampah rumah tangga juga meroket pesat terutama sampah pengiriman makanan (plastik, styrofoam), alat makan sekali pakai, hingga tusuk gigi.

 

4 dari 6 halaman

Harapan Vivi

Vivi berharap dengan disalurkan 1000 masker ini dapat tersalurkan dengan baik dan terasa manfaatnya untuk masyarakat luas.

“ Pandemi ini belum berakhir meskipun kita sudah bosan dan lelah dengan semua ini. Jadi tetap jaga protokol kesehatan 3M: mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer atau alkohol minimal 70%, menjaga jarak minimal 1 meter satu sama lain, dan memakai masker berstandar SNI.

Kalau semuanya kompak dalam kesadaran ini, Insya Allah Indonesia bisa keluar sebagai pemenang melawan pandemi,” tutupnya.

 

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

5 dari 6 halaman

Cuci Masker Kain Secara Teratur, Kebersihan yang Utama!

Dream - Penggunaan masker kain sangat dianjurkan bagi masyarakat umum yang masih beraktivitas di luar rumah. Hal ini karena masker medis diperuntukkan bagi tim tenaga kesehatan yang berisiko lebih tinggi tertular Covid-19.

Sebisa mungkin, jika keluar rumah Sahabat Dream selalu mengenakan masker kain tiga lapis untuk perlindungan optimal. Idealnya, tidak hanya ada satu masker juga tapi sediakan juga masker cadangan dalam tas bisa 2 atau 3. Jika masker yang dikenakan kotor atau basah, kita pun memiliki cadangan.

Nah, untuk masker kain karena bisa digunakan berkali-kali kita harus memperhatikan kebersihannya. Bukan hanya digantung dan ditaruh dalam tas, masker kain harus dicuci dengan sabun.

6 dari 6 halaman

Terutama setelah mengenakannya di area publik yang cukup banyak orang. Idealnya, masker kain langsung dicuci setelah beraktivitas di luar rumah.

Cuci dengan sabun dan air mengalir. Jika ada, bisa juga disiram cairan antiseptik lalu jemur hingga kering.

Bagi Sahabat Dream yang hanya menggunakan masker kain saat ke warung atau dekat rumah dan tak sampai 30 menit, bisa menjemurnya saja di luar diangin-anginkan. Bisa juga semprotkan cairan disinfektan.

Warga DKI Diminta Selalu Gunakan Masker Kain© MEN

Pastikan tiap masker yang digunakan sudah dalam keadaan bersih dan steril. Tentunya demi kenyamanan dan perlindungan maksimal dari penularan Covid-19.

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Join Dream.co.id