Umat Muslim di Malang Salat Id di Halaman Gereja

Jejak | Jumat, 17 Juli 2015 21:29
Umat Muslim di Malang Salat Id di Halaman Gereja

Reporter : Sandy Mahaputra

Pihak gereja dan takmir masjid menjalin komunikasi secara harmonis.

Dream - Ada pemandangan yang berbeda saat ribuan jemaah menunaikan Idul Fitri di Masjid Agung Jami, Kota Malang, Jawa Timur. Sebab, beberapa diantara jemaah yang salat, menempatkan diri di halaman Gereja Katolik Paroki Hati Kudus Yesus.

Halaman gereja yang berjarak sekitar 100 meter dari Masjid Agung Jami dipenuhi jemaah perempuan. Sedangkan jamaah laki-laki berada di depan gerbang sepanjang Jalan Basuki Rahmat, Kota Malang.

Pengurus Gereja Paroki Hati Kudus Yesus, Yohanes Kristiawan, mengatakan sengaja menyiapkan halaman gereja untuk salat Ied. Sebab, sering kali jemaah salat Id yang hadir membludak.

" Jemaah tak hanya warga Malang, ada yang berasal dari daerah lain sekitar Malang," kata Ketua Takmir, Zainudin Abdul Muchid.

Zainuddin, menambahkan, pemandangan seperti itu menunjukkan terjalinnya komunikasi dan toleransi antarpemuka agama. Menurutnya, jika para pemimpin agama harmonis, maka jemaah juga ikut harmonis.

Salah satu bentuk kerukunan itu terlihat saat gereja ulang tahun, takmir masjid mengirim ucapan ulang tahun. Adapun pengurus gereja, tak segan ikut bersih-bersih seusai salat Ied.

" Saya bersama tiga teman dan seorang pasukan kuning membersihkan kertas koran," kata Yohanes, dikutip Dream dari laman BBC Indonesia.

Keharmonisan itu juga terlihat saat Idul Fitri tahun 2002. Lebaran yang jatuh di hari Minggu membuat pihak gereja memutuskan untuk menunda kebaktian untuk memberi kesempatan umat Muslim salat Id.

Wahyuni, warga Turen, Malang, mengatakan bersyukur diijinkan menjalankan salat di halaman gereja.

" Kerukunan antar umat harus dijaga. Dalam situasi apapun," ujarnya.

Tak hanya pemeluk Kristen saja yang menjaga sikap toleransi. Menurut Wali Kota Malang Mochamad Anton, kerukunan beragama di kotanya terjalin baik. Misalnya saja, saat bulan puasa lalu umat muslim mengajak umat lain buka bersama.

" Bahkan tadi malam umat Kristen, Katolik, Hindu dan Budha ikut merayakan takbir keliling," katanya.

Sumber: BBC Indonesia

Join Dream.co.id