Setahun IFC, Tekad Memajukan Industri Busana Muslim

(Foto: IFC)
MIX AND MATCH  |  20 Desember 2016 19:31

Indonesia Fashion Chamber merayakan ulang tahunnya yang pertama dengan menggelar trunk show yang menarik.

Reporter : Ratih Wulan

Dream - Geliat industri busana muslim diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Lewat busana muslim, industri busana diharapkan dapat mengoptimalkan kekuatan lokal dalam mengejar target sebagai pusat fashion dunia pada 2025.

Alasan itulah yang membuat Indonesia Fashion Chamber (IFC) berupaya terus mengarahkan 150 anggotanya untuk memperkuat fondasi dan ekosistem industri fesyen selama setahun terakhir. Sedangkan untuk merayakan ulang tahunnya yang pertama, IFC mempersembahkan d2-i (di,tu,ai) yang berlangsung di Neo Soho Mall, Jakarta Barat.

Sebuah concept store yang merupakan pilot project dari pengembangan bisnis IFC. Di toko itu, IFC menyajikan beragam produk ready to wear craft fashion hasil karya para anggota yang diharapkan dapat diduplikasi oleh daerah lainnya.

" Program dan kegiatan IFC sejauh ini memang lebih ditekankan pada peningkatan kualitas anggota IFC baik dari segi pendidikan, desain, dan bisnis, dalam upaya memperkuat pondasi industri fashion di tanah air," ungkap Ali Charisma, National Chairman IFC di Jakarta, Kamis, 15 Desember 2016.

Selain itu,Ali juga menegaskan bahwa mereka juga telah melakukan berbagai program dan kegiatan untuk menggaungkan potensi fashion Indonesia di kancah internasional. Sehingga nantinya produk-produk busana muslim diakui di kancah global.

" Acara ini diisi dengan trunk show yang menampilkan koleksi ready to wear rancangan para desainer IFC," tutup Ali.(Sah)

 

Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
Selebritis Instan di Mata Tara Basro
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :