Di Balik Tren Meningkatnya Modest Fashion

MIX AND MATCH  |  2 Agustus 2018 09:13

Perkembangan global menandai munculnya gerakan baru di dunia fashion. Gerakan itulah yang disebut modest fashion, istilah yang merujuk pada gaya berbusana lebih tertutup dan santun.

Reporter : Cynthia Amanda Male

Ada Tantangan Besar

Tingginya permintaan pasar modest fashion, tidak hanya membuat para pelaku lokal bersaing antara satu dan yang lain. Tapi, Indonesia juga sedang melawan pasar potensial Asia seperti Turki dan Tiongkok.

"Di Indonesia, B2C (business to customer), retail-nya yang besar. Kalau Turki, sudah berkembang ke B2B (business to business), yang kita masih develop. Lalu, Cina sudah mulai B2B juga. Kita harus hati-hati," imbuhnya.

Indonesia masih memiliki waktu sangat panjang merebut pasar modest fashion, karena perkembangan tren ini belum mencapai 50 persen dari besarnya permintaan busana konvensional.

Masih banyak inovasi yang bisa dibuat dari tren ini, seperti gaya edgy dan scandinavian. Apalagi, Indonesia merupakan salah satu negara dengan beragam gaya busana tertutup.

"Sekarang ini baru saja bermunculan American Style atau gaya sporty seperti brand GAP. Masih banyak PR-nya dan euforianya pun akan bertahan," kata Ali.

Inovasi modest fashion tersebut merupakan cara untuk menyetarakan dan mengalahkan pasar busana konvensional, agar busana tertutup tetap bisa mengikuti tren gaya yang lebih spesifik.

Kehadiran inovasi ini akan membuktikan seberapa kuat tren modest fashion untuk menembus industri mode dunia.

"Belum ada busana muslim yang tembus ke Paris Fashion Week. New York Fashion Week yang diikuti desainer lokal pun belum 'prime'. Masih panjang. Kalau sudah tampil di semua negara, berarti sejajar dengan konvensional".

BERANI BERUBAH: Peti Mati Menyentuh Hati
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
BERANI BERUBAH: Peti Mati Menyentuh Hati
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :