7 Cara Pakai Jilbab dari Berbagai Negara

Mix And Match | Rabu, 3 Juli 2019 13:28
7 Cara Pakai Jilbab dari Berbagai Negara

Reporter : Siwi Nur Wakhidah

Jilbab tidak hanya milik umat muslim saja. Banyak budaya dari berbagai negara yang serupa dengan jilbab atau kerudung. Bagaimana cara pakai jilbab tersebut ya?

Dream - Ada banyak istilah untuk menyebut jilbab dari berbagai negara. Yang membuatnya sama ialah sama-sama dikenakan untuk menutupi rambut dan kepala para perempuan, karena merupakan aurat.

Tidak hanya Indonesia saja yang mengenal jilbab dengan nama kerudung. Di negara lain, banyak juga istilah jilbab dalam Bahasa lokal dan memiliki cara pakai jilbab yang unik.

Dilansir dari laman Step Feed, ada 7 gaya berjilbab yang berbeda dari 7 negara, dan Indonesia menjadi salah satunya. Yuk intip 7 cara pakai jilbab dari 7 negara yang berbeda berikut ini:

2 dari 8 halaman

Kerudung

Indonesia dikenal dengan negara berpenduduk muslim terbanyak di dunia. Tak heran kalau banyak perempuan Indonesia yang memutuskan untuk mengenakan jilbab, atau dalam Bahasa Indonesia dikenal dengan istilah kerudung.

Kerudung sudah ada sejak zaman dahulu, dan beriringan dengan perkembangan mode di Indonesia, gaya berkerudungpun semakin beragam. Mulai dari selendang polos yang dikenakan biasa di kepala, hingga berbagai model, dari jilbab segi empat, selendang panjang pashmina, dan model kerudung langsungan yang diidentikan dengan kerudung anak sekolah.

Namun, istilah kerudung kalah poluler dengan istilah jilbab yang mulai melekat di kalangan muslimah Indonesia. Dari segi bahan jilbabnyapun beragam, ada yang berbahan kain paris yang tipis, atau kain satin dan katun yang haluls.

3 dari 8 halaman

Dupatta

Di India, ada juga kain yang memiliki fungsi seperti jilbab, dan biasa dikenakan oleh perempuan muslim di sana. Selain itu, Dupatta juga kerap digunakan untuk menutup kepala mempelai perempuan di hari pernikahannya.

Pernah lihat kan? Di beberapa film Bollywood ada adegan pernikahan yang mana para penganting perempuannya mengenakan penutup kepala. Nah, penutup kepala tersebut dinamakan Dupatta.
Bahan Dupatta ini sangat mirip dengan bahan untuk membuat kain sari. Selain itu, ciri khas lainnya adalah corak Dupatta yang sangat ‘India’ banget.

Cara pakai jilbab ala perempuan India cukup sederhana, cukup menaruh Dupatta di kepala dan menyampirkannya ke pundak. Tertarik pakai Dupatta?

4 dari 8 halaman

Khimar

Istilah ini tentu juga tidak asing bagi kaum perempuan muslim Indonesia. Bahkan sebagian muslimah Indonesia juga mengenakan jilbab yang berasal dari Mesir ini.

Ciri khas Khimar ialah kainnya yang lebar dan panjang, sehingga menutup hampir seluruh badan. Untuk pilihan warna sangat beragam, namun masih jarang ditemui Khimar yang bermotif.

Khimar adalah sebutan ‘kerudung’ di Mesir, dan tidak semua perempuan mesih mengenakan Khimar seperti yang kita ketahui. Karena perkembangan zaman gaya Khimar di Mesir juga mengalami perkembangan.

5 dari 8 halaman

Turban

Siapa sih yang tidak kenal istilah turban? Cara pakai jilbab dengan model turban juga sudah banyak dipakai oleh perempuan Indonesia.

Turban identik dikenakan oleh kaum perempuan muslim di Afrika, namun seiring dengan perkembangan mode, cara pakai jilbab model turban mulai diikuti banyak kaum muslimah di seluruh dunia.

Bentuk dan gaya memakai turban cukup bervariasi, yang aslinya dulu hanya dikenakan di kepala dengan cara melilitkan kain untuk menghindari panas matahari. Bahkan turban di Afrika, tidak hanya dipakai kaum perempuan saja.

6 dari 8 halaman

Chador

Hampir mirip dengan Khimar, Chador merupakan kerudung yang menutup kepala hingga seluruh badan. Chador sangat populer di kalangan perempuan Iran. Ketika memakai Chador, yang nampak hanyalah wajah dan kaki saja.

Chador benar-benar menutupi seluruh badan para perempuan yang memakainya. Pilihan warna Chador juga tidak hanya hitam saja, ada banyak pilihan warna dan motif.

Tidak hanya di Iran, Chador juga populer di kalangan perempuan muslim Lebanon dan beberapa negara sekitar yang masih menerapkan tradisi Shi’ite.

7 dari 8 halaman

Esarp

Kalau cara pakai jilbab yang satu ini terkenal di Turki, dan banyak perempuan muslim Turki yang memilih cara pakai jilbab yang satu ini. Mereka menyebut model jilbabnya dengan Esarp. Kain yang berasal dari bahan silk, berbentuk persegi.

Gaya berjilbab ini juga banyak diterapkan oleh perempuan Indonesia. Bahkan pilihan motifnya tak kalah bervariatif dari negeri asalnya.

Perempuan Turki memilih Esarp sebagai cara pakai jilbab mereka, karena lebih fashionable dan trendy.

8 dari 8 halaman

Amira

Terakhir adalah cara pakai jilbab yang terkenal dan populer di kalangan muslimah Syria. Bila dilihat dari cara pakai jilbabnya, sangat sederhana. Hanya dengan melilitkan Amira (sebutan kerudung) ke kepala dan melingkarkannya ke leher.

Uniknya, memakai Amira tidak perlu menggunakan peniti atau jarum, cukup dengan melilitkannya ke leher saja.

Cara berjilbab perempuan Syria ini bisa jadi referensi berjilbab kita, nih Sahabat Dream.

Join Dream.co.id