4 Kesalahan Fatal Desainer Muda Susah Kembangkan Karier

(Foto: Instagram Indonesia Fashion Chamber (IFC))
MIX AND MATCH  |  4 April 2018 14:22

Harga jual menjadi salah satu kendala yang banyak dikeluhkan.

Reporter : Ratih Wulan

Dream - Beberapa tahun lalu, banyak desainer muda bermunculan membawa angin segar untuk industri fashion Tanah Air. Mereka menawarkan rancangan yang fresh, unik dan penuh kreatifitas.

Namun, beberapa diantaranya justru meredup tak kuasa mengikuti tantangan zaman. Desainer senior sekaligus National Chairman Indonesia Fashion Chamber ikut menyayangkan hal itu.

Menurut Ali, ada beberapa kesalahan yang menyebabkan karier mereka tak berkembang. Pada umumnya, desainer muda mengawali karier dengan semangat yang terlalu menggebu-gebu.

Jiwa muda yang penuh semangat membuat mereka tergesa-gesa mengambil keputusan, sehingga berdampak pada hasil karya yang biasa-biasa saja.

Nah, buat Sahabat Dream yang ingin meniti karier sebagai perancang busana, berkut beberapa tips yang dibagikan Ali Charisma.

 Instagram Indonesia Fashion Chamber (IFC)

1. Ide meluap-luap
Anak muda biasanya dipenuhi dengan segudang kreativtas dalam merancang busana. Namun terkadang, mereka terlalu memaksakan semua idenya masuk dalam satu look pakaian. Sebaiknya matangkan konsep dengan target pasar yang jelas.

2. Mempertahankan idealisme tanpa mempertimbangkan look
Banyak desainer yang ngotot mempertahankan idealisme mereka dalam merancang busana. Hasilnya, pakaian kadang terasa tidak nyaman atau justru terlihat aneh. Belajar dari kesalahan agar rancangan mereka dapat merebut penikmat fashion di Indonesia.

 Instagram Indonesia Fashion Chamber (IFC)

3. Harga terlalu mahal
Rancangan yang eksklusif membuat karya desainer dihargai mahal. Namun, bagi para desainer yang baru membuka jalan di industri fashion seharusnya mempertimbangkan harga busana mereka dengan target pasar. Apalagi jika menyasar anak-anak muda dengan kantong yang tak terlalu tebal.

Selama ini banyak desainer muda menggunakan berbagai material berkualitas premium, sehingga harga jual rancangan mereka tidak sesuai dengan segmen pasar.

 Instagram Indonesia Fashion Chamber (IFC)

4. Manajemen bisnis
Sejak awal harus dibangun komitmen untuk meningkatkan manajemen bisnis seiring dengan perkembangan bisnis mereka. Jangan sampai kewalahan menerima permintaan pasar. Tentukan pula brand DNA yang kaut, agar memiliki ciri khas yang berbeda dari lainnya.

(Sumber: Liputan6.com / Meita Fajriana)

Melihat Kelanjutan Nasib Konser Tunggal Ayu Ting Ting
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
PSBB Jakarta Ditambah Sampai 4 Juni, Anies Baswedan- Bisa Jadi yang Terakhir
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :