Busana Hijab Bergaya Vintage, Tampil Elegan dan Edgy Bersamaan

Her Face | Selasa, 24 April 2018 09:22
Busana Hijab Bergaya Vintage, Tampil Elegan dan Edgy Bersamaan

Reporter : Ratih Wulan

Meski tidak dirancang khusus untuk hijabers, tapi koleksi Wilsen Willim bisa menjadi referensi hijabers yang menyukai fashion vintage.

Dream - Tren fashion akan selalu berulang dari tahun ke tahun. Meskipun terlihat lebih fresh, tak ada siluet yang benar-benar baru tanpa sentuhan gaya di masa lalu.

Salah satunya fashion tren yang banyak berkembang di tahun 20-an. Banyak menampilkan cutting yang lebih glamor, sebagai upaya meninggalkan keanggunan Victorian style.

Gaya transisi itulah yang kemudian menginspirasi desainer muda Wilsen Willim untuk melahirkan karya baru.

Wilsen memboyong kembali gaya transisi di era 1910-1940 ke panggung Fashion Nation 2018. Terinspirasi dari siluet timeless, yang bertahan melewati masa berjayannya tailor jacket, coat dan perfecto jacket.

 Wilsen Willim Official
© dream.co.id

Pada gelaran fashion tahunan itu, Wilsen banyak bermain dengan dimensi dan layering yang dipadukan dengan sheer material. Menampilkan padupadan yang elegan dan edgy secara bersamaan.

Beberapa diantaranya terlihat pada potongan gaun romantis yang dirancang khusus, tanpa menghilangkan detail Victorian look.

" Aku suka sekali dengan cutting yang minimalis. Itu kenapa aku selalu membawa nuansa tahun 1920-an dalam koleksi busana. Dengan cutting tegas bagian bahu, bentuk pinggang, dan pinggul menjadi keindahan dalam koleksi ini berpadu dengan sentuhan modern," tutur Wilsen beberapa waktu lalu di Senayan City, Jakarta Selatan.

 Wilsen Willim/ Liputan6.com by Herman Zakharia)
© dream.co.id

Pemilihan kain pun lebih selektif dengan menitikberatkan pada pemakaian katun. wool-cashmere dan sutra. Tak ketinggalan menambahkan pemakaian organza dan katu tebal, sebagai pemanis yang emmepertegas power shoulder dari era 80-an.

Wilsen Willim juga memberikan sentuhan tradisional pada koleksi ini dengan menggunakan bahan sutra tenun Garut. Teknik yang digunakan juga uni yaitu smooking, felting dan deconstruction.

Koleksi ini menampilkan busana ready to wear yang menampilkan kesan kasual, formal, dan body flattering dalam waktu yang bersamaan.

Menariknya lagi, beberapa siluet dibuat lebih santun. Kemudian ditampilkan dalam styling panggung untuk para wanita muslimah. Menjadi salah satu alternatif bagi hijabers yang sedang mencari modest wear lebih edgy.

Padupadan bergaya layering, dengan cutting flowy menjadi daya tarik kuat untuk dikenakan para hijabers. Membuat penampilan terlihat lebih profesional tanpa mengurangi kesan chic dan playful.

(Sumber: Liputan6.com / Meita Fajrina)

Join Dream.co.id