Vokalis Voice of Baceprot Jelaskan Hijabnya di Prancis, Bikin Bangga Hijaber!

Dream Choice | Selasa, 7 Desember 2021 15:27

Reporter :

Band asal Garut, Voice of Baceprot, memberikan jawaban yang tajam saat ditanyai terkait kerudung yang mereka gunakan.

Dream - Band metal Voice of Baceprot (VoB), termasuk band kebanggan Indonesia. Personelnya  terdiri tiga perempuan berhijab, yang berasal dan Singajaya, Garut, Jawa Barat dan kini tengah tur di beberapa negara Eropa untuk mengenalkan musik mereka.

Band VoB beranggotakan Firdda Marsya Kurnia (gitaris dan vokalis), Widi Rahmawati (bass), dan Euis Siti (drummer). Saat manggung di Rennes, Prancis beberapa waktu lalu, sang vokalis bercerita soal hijabnya. 

Pasalnya, selama keliling Eropa, sejumlah orang dan jurnalis musik, selalu bertanya soal hijab yang dikenakan seluruh personel VoB. Sementara musik yang mereka bawakan termasuk musik keras.

 

Vokalis Voice of Baceprot Jelaskan Hijabnya di Prancis, Bikin Bangga Hijaber!
Instagram.com/voiceofbaceprot
2 dari 6 halaman

Videonya Viral!

Lewat video yang saat ini sudah ditonton lebih dari 1,2 juta orang, terlihat sang vokalis, Marsya berbicara lantang di atas panggung sambil mengenggam gitarnya.

Dia menceritakan jika sebelum konser berlangsung sempat diwawancara oleh media lokal. Bukannya menanyakan tentang musik yang akan dibawakan, malah ditanyai tentang kerudung, Marsya merasa seperti dalam acara fashion show. 

Berikut adalah terjemahan perkataan Marsya, vokalis VoB dalam video tersebut:

“ Jadi sebelum pertunjukan, kami melakukan beberapa wawancara. Dan ada satu hal yang membuatku terkejut. Mereka semua kebanyakan bertanya kepada saya tentang hijab yang kami kenakan. Dan kamu tahu apa, itu membuatku merasa seperti aku datang ke sini untuk fashion show. Bukan untuk itu! Karena mereka hanya fokus pada penampilan kami."

3 dari 6 halaman

Berikut video lengkapnya

" Jadi aku akan memberitahu kamu sekarang, kami benar-benar datang ke sini tidak hanya untuk membuat impian kami menjadi kenyataan. Tetapi juga untuk menunjukkan kepada kamu bahwa hijab tanda perdamaian, cinta dan keindahan. Dan jika kamu bertanya kepada aku apa yang kami lakukan, jika seseorang bertanya tentang hijab kami, apa yang kami lakukan? Ini yang kita lakukan."

" Dan jika seseorang memberi kita kata-kata kebencian tentang hal itu, kamu tahu apa yang kami lakukan? Ini yang kita lakukan. Dan jika kamu bertanya kepada saya lagi, apakah kamu yakin dengan pilihan kamu? Apa yang kita lakukan dengan hijab kita? Inilah yang kami lakukan dengan hijab kami," dilanjutkan aksi mereka bertiga yang langsung memberikan penampilannya. 

Jawaban dari VOB membuat banyak orang terpukau dan kagum, akan kegigihan mereka.

Penasaran dengan videonya? Ini dia!

 

@voiceofbaceprot

This ain’t no fashion show! 😤#FightDreamBelieveEuropeanTour2021 #voiceofbaceprot #hijab #empowerment #message #fyp #foryou

♬ original sound - Voice of Baceprot (VoB)
4 dari 6 halaman

Keren! Voice of Baceprot Manggung di Prancis Berbalut Tenun Ikat Garut

Dream - Tiga hijaber asal Garut, Jawa Barat, tampil memukau di panggung Transmusicales di Rennes, Prancis. Mereka adalah band metal kebanggaan Indonesia, Voice of Baceprot (VOB).

Musisi metal muda belia ini memang tengah dalam tur di beberapa negara Eropa seperti Belanda, Prancis, dan Belgia sejak 28 November 2021 lalu. Lewat unggahan mereka di akun Instagram resmi @voiceofbaceprot, rupanya saat tampil di Prancis, ketiga mengenakan Tenun Ikat Garut berwarna hitam.

VOB punya alasan tersendiri memilih menggunakan kain khas Garut tersebut. Tampilan mereka juga begitu keren, bernuansa gothic, dan dramatis.

 Voice of Baceprot© Instagram @voiceofbaceprot

" Pakaian yang kami kenakan untuk penampilan kami di @transmusicales 2021 di Rennes, Prancis menampilkan elemen etnik tenun ikat dari Garut, Jawa Barat. Meski tidak setenar produk kulitnya, kampung halaman kami di Garut juga memiliki tenun ikat tradisional yang masih bisa bertahan dibandingkan dengan tenun ikat di seluruh Indonesia,"  ungkap VOB dalam unggahannya.

5 dari 6 halaman

Pengrajin Asli

Mereka juga bercerita kalau pengrajin tenun banyak yang membuat tenun warna-warni. Tradisi tenun ikat Garut yang menokrom pun seakan ditinggalkan. Untung saja kini daya pikat motif dan warna khas tenun ikat Garut kembali diminati.

 Voice of Baceprot© Instagram @voiceofbaceprot

" Sayangnya, ada satu titik di mana tradisi lama ini terlupakan untuk beberapa waktu karena banyak pengrajin dan perajin beralih dari tenun warna-warni ke monokrom untuk dijual ke pengrajin batik di kota-kota lain. Baru-baru ini tenun ikat Garut mulai memikat sekali lagi karena pola tradisional dengan warna khas yang unik kembali muncul, sambil menampilkan sentuhan modern,"  tulis VOB.

 Voice of Baceprot© Instagram @voiceofbaceprot

 

6 dari 6 halaman

Bangga Pakai Tenun

Musisi asal Singajaya ini juga bercerita kalau tenun yang mereka pakai dibuat seluruhnya dengan menggunakan alat tenun. Prosesnya yang panjang membuat kain hanya bisa diproduksi maksimal dua meter per hari.

"Kami sangat bersemangat untuk memakai pakaian ini. Selain menonjolkan kehebatan tenun ikat tradisional Garut, juga mengingatkan kita dari mana kita berasal. Terima kasih kami yang sebesar-besarnya kepada @ametdistri yang telah mendesain outfitnya dan @awanisaw + @amelsofie untuk stylingnya," tulis VOB.

      View this post on Instagram

A post shared by VoB (Voice of Baceprot) (@voiceofbaceprot)

Duh, keren banget tiga hijaber metal ini. Salut!

Join Dream.co.id