Rapat Evaluasi Haji 2018, Menag Sampaikan Apresiasi Presiden

Kabar Haji | Selasa, 25 September 2018 17:05
Rapat Evaluasi Haji 2018, Menag Sampaikan Apresiasi Presiden

Reporter : Eko Huda S

Rapat evaluasi ini digelar di Mekah, Arab Saudi, Selasa 25 September 2018. Menurut Lukman, pelaksanaan haji tahun ini sangat baik.

Dream - Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, memimpin rapat evaluasi penyelenggaraan haji tahun 2018. Rapat evaluasi ini digelar di Mekah, Arab Saudi, Selasa 25 September 2018. Menurut Lukman, pelaksanaan haji tahun ini sangat baik.

“ Itu telah diakui publik juga oleh kalangan media massa. Bahkan Presiden Jokowi telah memberikan apresiasi atas suksesnya haji tahun ini,” ujar Lukman, dikutip dari Kemenag.go.id.

Lukman mengingatkan jajarannya pada sejumlah inovasi yang harus dilakukan pada musim haji mendatang. Setidaknya ada delapan inovasi yang dijalankan, empat di antaranya baru.

Inovasi baru yang pertama adalah fast track untuk proses imigrasi jemaah. Inovasi membuat jemaah tak perlu antre lama setibanya di Arab Saudi. “ Sejak di Tanah Air, perlu dipersiapkan dengan cermat, akurat dan teliti dan perhitungan yang sangat matang,” ujar Lukman.

Ke dua, pemondokan full musim. Lukman meminta, tahun depan seluruh pemondokan jemaah di Madinah sudah full musim sehingga memudahkan proses penempatan jemaah.

Ke tiga, pemberian nomor pada tenda Arafah dan Mina agar setiap kloter sudah mengetahui maktab dan tendanya. Sehingga jemaah tidak perlu berebut tenda saat tiba di Arafah dan Mina.

“ Kita yang harus mengatur, bukan muassasah. Pada saat yang sama, kita bisa mengontrol muassasah dalam menyediakan tenda,” harapnya.

Ke empat, revitalisasi satgas. Jumlah dan kulifikasi harus benar-benar dihitung agar sesuai kebutuhan lapangan. “ Catatan dalam evaluasi ini agar bisa dimatangkan sebagai bahan dalam melakukan evaluasi nasional,” ucap Lukman.

2 dari 2 halaman

Pelaksanaan Haji 2018

Sementara, Ketua PPIH Arab Saudi, Ahmad Dumyathi Basori, menyampaikan bahwa sampai 24 September 2018, total sudah 191.093 jemaah haji yang sudah kembali ke Tanah Air. Mereka terbagi dalam 475 kloter, 257 kloter terbang dengan Garuda Indonesia dan 218 kloter terbang dengan Saudia Airlines. “ Total ada 358 jemaah wafat, 59 masih dirawat,” ujar Dumyathi.

“ Sampai hari ini, masih ada 36 kloter dengan 11.836 jemaah di Madinah,” sambung dia.

Untuk layanan transportasi, Dumyathi menjelaskan bahwa PPIH telah mengoperasikan 370 bus shalawat selama gelaran haji dengan trayek Mekah – Arafah, 1.470 bus; Arafah – Muzdalifah 490 bus; Muzdalifah – Mina 350 bus, dan Mina – Makkah sebanyak 1.470 bus.

Layanan transportasi lainnya adalah rute Madinah menuju Mekah untuk gelombang pertama dan Mekah menuju Madinah untuk gelombang ke dua. Total lebih dari 4600 armada yang digunakan untuk layanan ini.

Jumlah yang tidak kalah banyak adalah layanan transportasi Mekah ke Bandara Jeddah dan sebaliknya. Total lebih dari 4700 armada yang digunakan. Adapun untuk layanan Madinah – Bandara (PP) mencapai 4.500 armada.

Terkait katering, total ada 14.274.042 boks yang didistribusikan kepada jemaah selama di Makkah. Selain itu, 3.606.202 boks yang dibagikan ke jemaah selama di Madinah.

“ Total ada 2.869.027 boks katering yang diberikan kepada jemaah selama fase Armina. Adapun untuk layanan katering di bandara, total mencapai 205.495 boks,” tuturnya.

Join Dream.co.id