Nasib Jemaah Haji yang Ditinggal Rombongan ke Mekah

KABAR HAJI | 27 Juli 2018 13:29

Reporter : Maulana Kautsar

Jemaah itu mengenakan ihram. Sembari menyantap sayur bayam, kepalanya tertunduk. Lesu. Harap-harap cemas.

Dream – Waktu makan siang tiba. Jarum jam sudah menunjuk pukul setengah satu. Para petugas haji sudah berjubel di kantin Daker Madinah. Mengisi perut agar tak limbung.

Pakaian mereka serba putih. Ada pula yang mengenakan rompi hitam. Tapi, ada sesosok pria yang mengenakan ihram. Sembari menyantap sayur bayam, kepalanya tertunduk. Lesu. Harap-harap cemas.

Nama lelaki itu Ahmad Jaelani. Lelaki asal Tegal itu tertinggal rombongan Kloter SOC 03 yang bergerak menuju Mekah. Dia tertinggal bukan karena terlambat. Bukan pula ketiduran.

" Saya juga enggak tahu apa-apa," kata Jaelani, di Kantor Urusan Haji Indonesia, Madinah, Kamis 26 Juli 2018.

Namanya, tak muncul dalam manifest perjalanan ke Mekah. Padahal, menurut ketua rombongannya, sehari sebelum keberangkatan semua urusan administrasi sudah selesai.

" Pas di bus, paspor saya enggak ada. Ya saya enggak tahu," ucap dia.

Ketika di bus, satu rombongan beranggotakan 45 orang. Hanya namanya yang tak ada. " Padahal saya sudah siap berangkat," ujar dia.

Kepala Daerah Kerja Madinah, Muhammad Khanif, mengatakan, kasus yang dialami Jaelani kemungkinan terjadi karena proses pengurusan paspor yang tak selesai di muassasah.

" Mungkin ketika memasukkan passpor, ketua kloter tak berkoordinasi dengan muassasah, sehingga tidak terdata," ujar Khanif.

Peristiwa yang menimpa Jaelani itu akhirnya dapat diselaikan usai pukul 19.30 WAS.

" Pak Ahmad Jaelani ahkirmya bisa kita berangkatkan ke Mekah setelah kita urus paspormya karena belum terentri di muassasah," ucap Khanif.

Usai dinyatakan berhasil diberangkatkan, wajah muram Jaelani berubah. Raut mukanya ceria. " Alhamdulillah, akhirnya bisa berangkat," ujar dia, sambil tersenyum.

Lantas bagaimana perasaannya berihram selama lebih dari 10 jam? Dia punya jawaban enteng.

" Tas sudah di bis, dari siang ihraman terus, latihan, hahaha," kata Jaelani.

Laporan jurnalis Dream, Maulana Kautsar, dari Tanah Suci 

Komentar
Beri Komentar
Join Dream.co.id