Menag: Hanya Indonesia yang Bekali Jemaah Haji dengan Uang Saku

KABAR HAJI | 16 Agustus 2018 15:28

Reporter : Maulana Kautsar

Uang saku merupakan hasil penyisihan sebagian dana haji yang disetor jemaah haji Indonesia.

Dream - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menjelaskan Indonesia merupakan satu-satunya negara yang membekali jemaah hajinya dengan uang saku atau living cost. Anggaran ini didapat dari penyisihan sebagian dana yang disetor jemaah haji.

" Hanya Indonesia yang membekali jemaahnya dengan uang saku," ujar Lukman saat mengisi tausiah di Zamazem Al Rawdah, Syisyah, Mekah, Arab Saudi.

Uang saku yang diberikan pemerintah kepada setiap jemaah haji sebesar 1.500 riyal, setara Rp5,8 juta. Diharapkan jemaah dapat memanfaatkan uang tersebut untuk kebutuhan sehari-hari selama di Tanah Suci.

" Apalagi H-3 hingga H+2 fase Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna) layanan katering dihentikan karena tidak ada angkutan," kata Lukman.

Pemerintah Kerajaan Arab Saudi menghentikan pergerakan lalu lintas transportasi mulai tiga hari sebelum hingga dua hari usai puncak haji di Mekah. Ini karena padatnya Mekah di hari-hari tersebut.

Lebih lanjut, Lukman mengingatkan jemaah untuk selalu menjaga kesehatan. Tanpa fisik yang prima, tidak mungkin ibadah bisa dijalankan dengan lancar.

" Kesehatan merupakan syarat mutlak beribadah, juga untuk menikmati semua fasilitas yang telah disediakan pemerintah," terang Lukman.

Apalagi sebentar lagi seluruh jemaah akan berkumpul di Arafah. Lukman meminta jemaah tidak terlalu memforsir diri untuk ibadah.

" Inti haji adalah wukuf di Arafah sehingga untuk saat ini jangan memforsir berlebihan yang bisa berimplikasi buruk pada kesehatan kita," kata Lukman.

Laporan jurnalis Dream, Maulana Kautsar, dari Tanah Suci

Komentar
Beri Komentar
Join Dream.co.id