Keajaiban Nenek Aisyah di Tanah Suci

Kabar Haji | Rabu, 29 Agustus 2018 11:56
Keajaiban Nenek Aisyah di Tanah Suci

Reporter : Eko Huda S

Nenek 10 cicit ini sholat di sholat di belakang maqam ibrahim. Dia melambungkan doa-doa dalam bahasa Sunda.

Dream - Pengalaman unik dialami oleh jemaah haji lanjut usia, Siti Aisyah Rohana. Nenek asal Sumedang, Jawa Barat, itu merasa sehat wal afiat setelah tiba di Tanah Suci. Padahal saat masih di Tanah Air, perempuan 75 tahun ini sakit-sakitan.

Sejak di Tanah Air, jemaah Kloter JKS-005 yang merupakan ibu lima anak dan nenek 20 cucu, serta 10 cicit, ini mengaku mengalami sakit pada bagian persendian lutu.

Alhamdulillah di sini saya malah merasa sehat, tidak ada keluhan di lutut,” kata Siti Aisyah dengan gembira, dikutip dari laman kemenag.go.id, Rabu 29 Agustus 2018.

Siti Aisyah bahkan seolah mendapat tambahan energi saat melakukan ibadah puncak haji di Arafah dan mabit di Mufdalifah serta Mina. Dia mampu berjalan dengan jarak jauh.

Alhamdulillah saya kuat jalan kaki 8 km,” tutur dia. Jarak itu harus dia tempuh pergi-pulang dari maktab untuk melempar jumrah di Jamarat.

Kondisi Mekah pada tanggal 12-13 Dzulhijjah yang berada di puncak kepadatan, memaksa sebagian jemaah pulang dari Jamarat menuju hotel dengan jalan kaki. “ Sewaktu pulang dari Jamarat, saya jalan kaki 3 km, alhamdulillah kuat,” sambung dia.

2 dari 2 halaman

Lantunan Doa Bahasa Sunda dan Sholat di Maqam Ibrahim

Siti Aisyah yang berhaji tanpa didampingi keluarga ini mengaku mendapat teman-teman sekamar yang sangat pengertian dan suka menolongnya. “ Kami seperti keluarga baru,” ungkap dia.

Meminta kesehatan. Itulah doa yang selalu dia panjatkan saat berada di Masjidil Haram. Dia juga memohon ampunan untuk semua kesalahan diri dan keluarga.

Doa-doa itu dia lambungkan dengan bahasa Sunda. “ Alhamdulillah saya juga sempat sholat di belakang maqam Ibrahim,” ujar dia.

Saat pulang ke Tanah Air, Siti Aisyah memberi sejumlah oleh-oleh meski sebenarnya dilarang oleh anak dan cucu-cucuya. “ Mereka kasihan nanti saya repot, tapi saya tetap beli sajadah, tasbih dan mainan untuk cucu dan cicit,” ungkap dia.

Join Dream.co.id