Jemaah Haji dan Ponsel Baru di Tanah Suci: Email Itu Cowok Apa Cewek?

KABAR HAJI | 1 Agustus 2018 17:57

Reporter : Maulana Kautsar

Karmudin bukan satu-satunya jemaah haji yang bingung. Di tanah suci, banyak jemaah calon haji yang menghadapi kendala serupa.

Dream – Karmudin bingung. Ponsel pintar di tangan tak bisa nyala. Gawai itu bolak-balik ditimang. Tapi tak jua menyala. Niat mengontak keluarga di Tanah Air pun harus tertunda.

Ponsel dalam genggaman jemaah calon haji asal Tasikmalaya, Jawa Barat, itu mengkilap. Masih gres. Jemaah calon haji yang tergabung dalam kelompok terbang JKS 29 ini memang baru membelinya di salah satu toko Madinah, Arab Saudi.

Melihat Karmudin yang kebingungan, Tim Media Center Haji mendekatinya. Berusaha memberi bantuan. Usut punya usut, pria paruh baya itu tak bisa mengaktifkan gawai baru itu. Dia kurang faham dengan teknologi pada gadget itu.

“ Bapak mau pakai WhatsApp, harus punya email dulu,” kata Firzan Syahroni, petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daker Madinah, Selasa 31 Juli 2018.

Untuk mengaktifkan ponsel berbasis Android memang harus menggunakan email. Namun, Karmudin tidak memiliki email. Dia bahkan tak faham apa barang apa itu. “ Emailnya kayak apa itu? Email, cewek atau laki?” tanya dia kepada petugas haji.

Karmudin bukan satu-satunya jemaah haji yang bingung mengoperasikan ponsel. Di Tanah Suci, banyak jemaah calon haji yang menghadapi kendala serupa. Apalagi, banyak dari mereka yang harus ganti nomor ponsel di Saudi.

Saat itulah para petugas harus sigap menolong para jemaah calon haji ini. Sehingga komunikasi mereka dengan keluarga di Tanah Air tak terkendala. Seperti pada Karmudin, petugas haji membuatkan email. Dibantu sampai ponsel itu bisa menyala dan dipakai berkomunikasi.

“ Semua kita layani, yang penting kesulitan jemaah haji kita harus siap membantu,” kata Firzan, salah satu petugas haji di Madinah.

Laporan jurnalis Dream, Maulana Kautsar, dari Tanah Suci 

Komentar
Beri Komentar
Join Dream.co.id