Haji Ilegal Terorganisir

KABAR HAJI | 2 Agustus 2018 06:20

Reporter : Maulana Kautsar

Otoritas keamabab Arab Saudi menangkap 116 warga negara Indonesia yang diduga akan melaksanakan haji tanpa izin resmi.

Dream - Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Ahmad Dumyati Bashori, mengatakan, haji ilegal merupakan permasalahan yang terorganisasi.

“ Ini persoalan yang kompleks dan membutuhkan perhatian berbagai pihak,” kata Dumyati di Mekah, Arab Saudi, Rabu 1 Agustus 2018.

Dumyati mengatakan, jemaah haji ilegal itu tidak datang ke Mekah sendirian. Ada pihak yang mengorganisasi dan menggerakkan para jemaah haji ilegal itu.

Pihak yang diduga berada di balik jemaah ilegal itu ialah mereka yang menawarkan jasa haji dan murah dengan cara umrah sebelum musim haji.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 116 warga negara Indonesia (WNI) terjaring razia pihak keamanan Arab Saudi. Para jemaah tanpa visa haji itu ditemukan di penampungan sekitar Misfalah, Mekah.

Penggerebekan tersebut berlangsung pada Jumat, 27 Juli 2018, tengah malam. Sebagian besar WNI yang terjaring razia ini berdomisili di Mekah dan yang lainnya berasal dari luar Mekah, namun menyeberang melalui perbatasan masuk ke Kota Makkah untuk melaksanakan ibadah haji.

Berdasarkan hasil berita acara pemeriksaan (BAP) oleh Tim Petugas KJRI Jeddah di Tarhil (Pusat Detensi Imigrasi), diketahui semua WNI itu memegang visa kerja, sisanya masuk ke Arab Saudi dengan visa umrah dan visa ziarah.

Mendekati puncak haji, aparat kepolisian setempat terus melakukan razia serupa. Razia dilakukan di sekitar Pasar Ja’fariyah dekat Masjidil Haram.

Laporan jurnalis Dream, Maulana Kautsar, dari Tanah Suci 

Komentar
Beri Komentar
Join Dream.co.id