Batal ke Mekah Tahun Ini, Pria Ini Sumbangkan Tabungan Haji untuk Kaum Miskin

Kabar Haji | Selasa, 28 Juli 2020 16:46
Batal ke Mekah Tahun Ini, Pria Ini Sumbangkan Tabungan Haji untuk Kaum Miskin
Kabah Di Mekah. (Foto: Shutterstock)

Reporter : Sugiono

"Awalnya merasa sangat sedih, tetapi saya akhirnya merasa bahagia karena bisa memberikan uang tabungan haji kepada fakir miskin, janda, dan yatim piatu," kata Pak Tajuddin.

Dream - Tidak jadi berangkat haji tahun ini akibat pandemi corona tidak menyurutkan seorang pria Afghanistan untuk tetap mempertebal iman dan melipatgandakan pahala jelang Idul Adha.

Pria bernama Tajuddin Sangarwal telah menarik kembali tabungan haji dan menggunakannya untuk membantu orang miskin di kampung halamannya di Logar.

" Haji mungkin tidak ditulis dalam takdir saya tahun ini. Tapi saya akan membantu orang-orang yang membutuhkan. Saya kira ini sudah sama dengan pergi haji," kata Tajuddin kepada Arab News.

2 dari 5 halaman

Pria berusia 42 tahun itu menambahkan bahwa pandemi corona telah membuat banyak orang kehilangan pekerjaan dalam usahanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

" Berdasarkan informasi dari khutbah di masjid-masjid dan radio, warga di berbagai belahan Afghanistan sangat terpengaruh oleh virus corona.

" Oleh karena itu saya memutuskan untuk membantu mereka dengan cara apa pun yang saya bisa," katanya.

Sementara itu, Himat Shah, seorang tetua suku dari provinsi Samangan di Afghanistan utara, mengatakan Allah mungkin menangguhkan haji mereka tahun ini.

" Tetapi Allah pasti senang jika kita beramal kepada orang-orang yang membutuhkan, membantu mereka mengurangi kemiskinan dan kelaparan," kata Himat.

3 dari 5 halaman

Sangarwal dan Himat tidak sendirian. Dengan dibatalkannya haji bagi hampir 30.000 jemaah Afghanistan, hampir semua calon haji di negara itu mendermakan uang mereka untuk amal.

Warga Kabul, Rahmatullah, mengatakan dia akan menggunakan setengah dari uang US$5.000 (Rp73 juta) yang dia tabung untuk haji untuk membantu yang membutuhkan.

Rahmatullah menghemat uang sedikit demi sedikit dari pekerjaan bertahun-tahun sebagai penjahit untuk biaya naik haji. Tetapi karena ada pandemi virus corona, Rahmatullah tidak bisa pergi naik haji tahun ini.

4 dari 5 halaman

“ Awalnya, (saya) merasa sangat sedih, tetapi semakin saya memikirkannya sekarang, (saya) merasa bahagia dan sampai pada kesimpulan ini bahwa lebih baik memberikan uang kepada fakir miskin, janda, dan yatim piatu yang tak terhitung jumlahnya, serta mereka yang kehilangan mata pencaharian karena perang dan belakangan ini karena virus corona di Afghanistan," kata Rahmatullah.

Dia menambahkan bahwa beberapa tetangga, teman dan anggota keluarga, yang berencana pergi umroh atau haji tahun ini, mengumpulkan tabungan haji mereka untuk membantu orang-orang yang kurang mampu.

5 dari 5 halaman

Fazl Ahmad Husseini, kepala departemen publikasi di Kementerian Agama dan Haji, menganjurkan calon jemaah yang tidak jadi berangkat tahun ini untuk menyumbangkan tabungan haji mereka kepada orang-orang yang membutuhkan di Afghanistan.

" Banyak yang mengikuti anjuran kami karena kami adalah negara Islam. Orang-orang butuh bantuan di sini, dan setiap bantuan sangat berarti," kata Husseini kepada Arab News.

Sumber: Arab News

Join Dream.co.id