Work From Home Bebas Sakit Pinggang, Coba Cara Ini

Fresh | Jumat, 23 Juli 2021 08:12

Reporter : Mutia Nugraheni

Duduk berjam-jam dapat menyebabkan ketegangan otot dan tulang, serta sangat melelahkan secara mental.

Dream – Pandemi Covid-19 mengharuskan perusahaan non esensial menerapkan karyawannya untuk bekerja dari rumah atau work from home (WFH). Hal ini dilakukan demi mengurangi risiko penularan.

Bekerja di rumah dan duduk seharian depan laptop serta meeting online berkali-kali, kerap membuat kita sakit pinggang. Duduk berjam-jam dapat menyebabkan ketegangan otot dan tulang, serta sangat melelahkan secara mental.

Bagi Sahabat Dream yang merasa sangat pegal di pinggang, pinggung dan pundak karena WFH, coba lakukan trik berikut untuk meredakannya. Jangan sampai rasa pegal yang muncul menjadi nyeri hebat.

1. Perbaiki postur tubuh
Menurut Journal of Physical Therapy Science, postur tubuh yang buruk dapat membuat otot dan persendian tegang. Selain itu juga bisa membuat kelelahan, nyeri punggung dan leher, serta masalah keseimbangan.

Posisi tubuh dan tulang belakang saat duduk bekerja sebaiknya berada dalam posisi netral. Artinya, tangan dan lengan bawah harus sejajar dengan lantai, sementara siku harus berada pada 90 derajat.

Alyssa Kuhn seorang terapis fisik mengungatkan untuk memastikan kepala, leher, dan tubuh tetap tegak. Letakkan kaki di lantai yang rata. Jika kaki tidak mencapai lantai, maka gunakan pijakan kaki untuk menopangnya.

 

 

Work From Home Bebas Sakit Pinggang, Coba Cara Ini
Kerja Dari Rumah/ Shutterstock
2 dari 5 halaman

2. Gunakan furnitur ergonomis
Jika kamu memiliki budget yang cukup, berinvestasilah dalam memilih meja atau kursi dengan bantalan yang tepat dan bisa menyangga pinggang. Coba juga untuk membeli aksesori meja seperti bantalan keyboard dan mouse pad, untuk menopang pergelangan tangan.

Opsi lain yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan standing desk atau meja yang bisa digunakan dalam posisi berdiri. Hal ini agar kita tak duduk seharian tapi juga bisa bekerja sambil berdiri.

 Furnitur yang Harus Ada Saat Bikin Area Home Office
© MEN

3. Atur layar monitor
Atur tinggi monitor sejajar dengan pandangan mata agar terhindar dari melihat ke atas atau menunduk terlalu lama. Hal ini akan menjaga leher dalam posisi netral. Kemudian, atur intensitas keterangan layar komputer. Menurut Brittany Ferri, seorang terapis, layar yang terlalu terang bisa menyebabkan ketegangan mata.

 

3 dari 5 halaman

4. Istirahat secara berkala
Duduk terlalu lama bisa menyebabkan rasa sakit dan membuat otot tegang. Coba untuk bangun setiap 30 menit untuk menghindari postur yang sama. Istirahat selama 5 sampai 10 menit dengan cara berjalan di dalam rumah, tarik napas yang dalam, atau melakukan peregangan sederhana.

Selain untuk menjaga postur tubuh, istirahat juga baik untuk kesehatan mental kamu. Menurut sebuah studi 2018, istirahat secara berkala membantu mengurangi kelelahan dan meningkatkan kinerja secara keseluruhan.

 Kunci Penataan Home Office yang Bikin Betah
© MEN

5. Jangan makan siang di depan komputer
Makan siang di meja kerja merupakan jalan pintas saat sibuk bekerja. Ada baiknya makan siang jauh dari layar komputer. Hal ini membuat tubuh berubah posisi, lebih rileks, makan lebih nikmat dan meredakan ketegangan penyebab nyeri pinggang.


Laporan: Elyzabeth Yulivia/ Sumber: Real Simple

4 dari 5 halaman

Benarkah Pakai Piyama Saat WFH Merusak Mental?

Dream – Gaya hidup bekerja dari rumah telah kita terapkan sejak adanya pandemi COVID-19. Hal itu pun mengubah kebiasaan kita mulai dari cara mengatur waktu hingga gaya berpakaian ketika Work From Home (WFH), salah satunya pakai piyama.

Namun hal tersebut kini jadi perhatian masyarakat, sebab Medical Journal of Australia menemukan fakta bahwa mengenakan baju tidur, seperti piyama dan daster, saat bekerja dari rumah dapat menyebabkan kesehatan mental menjadi buruk.

Apa korelasinya?

Eksperimen tersebut dilakukan kepada staf dan mahasiswa di lima lembaga penelitian medis di Sydney, New South Wales, untuk menilai efek mengenakan piyama terhadap produktivitas dan kesehatan mental yang bekerja dari rumah secara keseluruhan.

Hasilnya, ditemukan bahwa kondisi kesehatan mental menurun lebih banyak dialami peserta yang mengenakan piyama di siang hari (setidaknya sehari dalam seminggu).

5 dari 5 halaman

Apakah kamu suka pakai piyama selama WFH?

Menurut penelitian, memakai piyama saat bekerja dari rumah tidak dikaitkan dengan produktivitas yang lebih rendah. Penemuan percobaan juga bervariasi berdasarkan jenis orang yang diujikan.

Misalnya, orangtua tampak tidak memiliki masalah dengan kesehatan mental tetapi mereka melaporkan tingkat produktivitasnya lebih rendah.

Orang yang bekerja di rumah dengan anak kecil juga melaporkan produktivitas lebih rendah namun tidak ada penurunan kesehatan mental.

 Ilustrasi
© Shutterstock

Di samping itu, para peneliti tidak dapat menentukan apakah memakai piyama adalah penyebab atau konsekuensi dari penurunan kesehatan mental. Tetapi mereka mengamati bahwa dengan mengenakan pakaian biasa, mampu mengurangi depresi.

Penelitian ini mungkin hanya dilakukan di antara para peneliti medis di Australia, tetapi hal ini dapat mengatasi masalah yang dihadapi banyak dari kita dalam mengatur pekerjaan selama WFH.

Jadi, menurut Sahabat Dream apakah mengenakan piyama memengaruhi produktivitas dan kesehatan mental?

(Laporan: Yuni Puspita Dewi, Sumber: World of Buzz)

Join Dream.co.id