Waduh, Duduk Lama Efeknya Sama Seperti Merokok

Fresh | Jumat, 18 Oktober 2019 10:36
Waduh, Duduk Lama Efeknya Sama Seperti Merokok

Reporter : Cynthia Amanda Male

Coba curi waktu dan cara agar tubuh tetap bergerak secara aktif.

Dream - Sebagian besar pekerja kantoran memiliki kecenderungan yang sama, yaitu duduk di depan laptop selama berjam-jam. Hal ini tak bisa dihindari karena merupakan pekerjaan sehari-hari.

Belum lagi ketika pekerjaan sedang menumpuk. Berbagai hal pun dilakukan di meja kerja, termasuk sarapan hingga makan malam. Kondisi ini sebenarnya harus segera disiasati. Caranya dengan mencuri waktu dan cara agar tubuh tetap bergerak secara aktif.

“ Sekarang orang mau apa, tinggal tunjuk atau waktu makan siang tinggal panggil OB. Jadi terlalu banyak duduk dan itu tidak bagus untuk kesehatan," kata Andi Kurniawan, Spesialis Kedokteran Olahraga dalam acara Rexona Ajak Pria Indonesia Aktif Bergerak di Hallf Patiunus, Jakarta Selatan, Kamis 17 Oktober 2019.

2 dari 7 halaman

Tetap Aktif

Pengaruh buruk gaya hidup tidak aktif dan terlalu banyak duduk menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Bahkan sebuah jurnal yang terbit pada 2012, terungkap menyebutkan bahwa sitting is the new smoking.

" Merokok satu batang bisa menurunkan harapan hidup 11 menit. Sedangkan duduk 2 jam bisa menurunkan harapan hidup 22 menit,” ujar Andi.

 Rexona

Selain itu, duduk terlalu lama bisa menyebabkan otot paha belakang menjadi lebih kaku. “ Kalau otot kaku, kita akan sering backpain. Apalagi kalau di depan komputer, akan sering neckpain. Peredaran darah juga akan turun," ungkap Andi.

Untuk bisa tetap bergerak di sela-sela kesibukan, disarankan agar sering melakukan stretching dan berdiri setiap 2 jam sekali. Akan lebih baik lagi jika kamu meluangkan waktu untuk berolahraga sederhana seperti yoga menggunakan kursi, berjalan kaki atau naik turun tangga.

3 dari 7 halaman

Alasan Berolahraga Berat Dua Kali Sehari Tak Disarankan

Dream - Berolahraga memang sangat dianjurkan untuk menjaga kesehatan tubuh. Kamu boleh memilih jenis olahraga apapun sepanjang sanggup melakukannya. Namun ada satu pantangan yang harus diingat.

Frekuensi berolahraga tak boleh berlebihan. Meski kamu tengah bertekad menurunkan berat badan, rutinitas olahraga tetap harus dijaga.

Ingatkan, apapun yang berlebihan pasti tidak akan berhasil bagus. Apakah kamu akan berpikir bahwa berolahraga dua kali sehari bisa memberi manfaat lebih?

Dilansir dari Miss Kyra, berolahraga sebanyak dua kali sehari ternyata lebih banyak memberi dampak buruk. Saat kebanyakan orang merasa sulit untuk berolahraga bahkan sekali sehari, seseorang benar-benar harus sangat aktif dan bersemangat untuk pergi ke gym dua kali.

 shutterstock

4 dari 7 halaman

Frekuensi Atlet dan Orang Biasa Beda

Berolahraga dua kali sehari umumnya diperuntukkan bagi atlet atau seseorang yang ingin mengikuti kompetisi tertentu. Tujuannya agar tubuh mereka lebih aman beraktivitas menggunakan bagian tubuh yang berbeda dalam satu hari.

Jika kamu bukan seorang profesional, langkah ini bukan hal terbaik untuk mendapatkan bentuk tubuh yang diidamkan atau sekadar menyegarkan diri.

 shutterstock

5 dari 7 halaman

Akibat Berolahraga Berlebihan

Agar tetap bugar dan sehat, ada baiknya meningkatkan aktivitas harianmu. Semakin banyak menggerakkan tubuh, semakin sedikit potensi tubuh untuk sakit.

Selain itu, masalah utama berolahraga terlalu banyak adalah risiko overtraining. Ini dapat mengganggu sistem neuromuskuler, meningkatkan kemungkinan cedera, mengganggu pola tidur dan menekan sistem kekebalan tubuh.

 shutterstock

 

6 dari 7 halaman

Ingat, Olahraga Santai Saja yang Penting Rutin

Berolahraga terlalu sering membuatmu kehilangan waktu untuk beristirahat dan dapat menyebabkan cedera. Melakukan latihan intensitas tinggi dua kali sehari bahkan dapat menyebabkan kelelahan adrenal, ketidakseimbangan hormon dan penurunan berat badan.

 shutterstock

Jika benar-benar bersemangat berolahraga dua kali sehari, maka pilihlah olahraga berintensitas rendah. Jangan dilakukan setiap hari, jadikan hal ini sebagai rutinitas sehari-hari dapat membuatmu kelelahan beberapa minggu setelahnya.

7 dari 7 halaman

Beri Waktu Tubuh Istirahat

Kalau kamu melakukan HIIT (High Intensity Interval Training) di pagi hari, maka lakukan yoga atau jogging di malam hari. Juga berikan waktu cukup bagi tubuh untuk beristirahat, kamu harus menjaga keseimbangan yang baik di antara sesi latihanmu.

 shutterstock

Rumah Emas Selamat dari Tsunami, Ini Amalan Sang Pemilik
Join Dream.co.id