Langkah Mudah Menjaga Kesehatan Area Intim, Jangan Disepelekan

Fresh | Rabu, 25 September 2019 11:36
Langkah Mudah Menjaga Kesehatan Area Intim, Jangan Disepelekan

Reporter : Cynthia Amanda Male

Jangan sembarang dalam merawat satu ini!

Dream - Kulit wajah selalu mendapat perawatan setiap hari, tapi ada juga kulit di are lain yang kerap luput dari perhatian, yaitu di area intim. Kulit di area kewanitaan ini padahal cenderung lebih sensitif dan membutuhkan perawatan khusus.

Boleh dibilang, kulit di area kewanitaan memiliki kondisi tertentu yang sangat berbeda dengan daerah lainnya. Oleh karena itu, area kewanitaan membutuhkan perhatian khusus.

Menurut Product Manager PT Natural Nutrindo, Nurhayatini, kamu perlu mengganti pakaian dalam setiap area kewanitaan terasa lembap seperti saat berkeringat atau keputihan.

 shutterstock

" Saat buang air kecil dan merasa lembap dan berkeringat, segera diganti. Pilih pakaian dalam berbahan katun yang mudah menyerap keringat dan tidak ketat," kata Nurhayatini di Lalla Restaurant, dalam acara Corine de Farme Intimate Range, di Jakarta Selatan, Selasa, 24 September 2019.

2 dari 6 halaman

Bersihkan secara rutin

Jangan lupa bersihkan area kewanitaan dengan sabun maksimal dua kali sehari secara rutin agar area kewanitaan tetap sehat.

 shutterstock

" Harus memakai produk yang hypoalergenic, teruji secara dermatologis dan sudah diformulasi dokter farmasi. Pakai produk yang mengandung asan laktat untuk menetralkan pH di daerah intim. Terutama saat keputihan karena lelah atau memakai KB spiral, menstruasi dimana pH darah 7 atau setelah berhubungan intim," ungkapnya

3 dari 6 halaman

Perhatikan pantyliner

Saat menstruasi gantilah pembalut paling tidak 3-5 jam sekali. Bagi yang memakai pantyliner, juga harus rutin diganti.

 Panty liner

" Pantyliner juga harus sering diganti karena akan jadi lembap dan mengganggu daerah intim," kata Nurhayatini. (mut)

4 dari 6 halaman

Pemakaian Sabun Mandi di Area Kulit Sensitif

Dream - Beberapa area kulit memiliki sensitivitas. Buat bagian kulit yang lebih sensitif diwajibkan untuk kamu merawat lebih ekstra, termasuk pada kulit kelamin.

Banyak sabun yang diperuntukkan khusus area tersebut agar terhindar dari jamur maupun bakteri. Padahal menurut Spesialis Kulit dan Kelamin, Inneke Jane, area kelamin tidak membutuhkan perawatan maupun sabun tertentu.

" Sebenarnya nggak perlu perawatan khusus karena Tuhan sudah menciptakan sedemikian rupa sehingga ada bakteri, jamur dan kelenjar tertentu yang kalau jumlahnya seimbang, area kelamin akan tetap normal," ujar Inneke di Youth & Beauty Clinic, Jakarta Selatan.

5 dari 6 halaman

Jangan Berlebihan

Kondisi kulit kelamin mulai tidak seimbang ketika lembap dan jamurnya semakin banyak, atau saat area tersebut terlalu bersih serta bakterinya mati.

Oleh karena itu, disarankan untuk tetap membersihkan area kelamin dengan cara yang tidak berlebihan agar tetap lembap.

" Untuk membersihkannya nggak ada yang khusus sih. Ada yang enggak pakai sabun sama sekali, dibersihkan doang. Pakai sabun mandi juga nggak apa-apa, asal enggak perih atau terlalu over," tuturnya.

 shutterstock

 

 

6 dari 6 halaman

Celana Dalam yang Serap Keringat

Selain membersihkan secara teratur, pemakaian celana dalam maupun pantiliner juga harus diperhatikan. Penggunaan pantiliner secara berlebihan juga tidak bagus.

"  Dokter selalu mengingatkan untuk pakai celana dalam yang menyerap keringat, tapi kalau dilapisi pantiliner kan enggak menyerap," pungkas Inneke.

 shutterstock

 

 

4 Januari, Hari Bahagia dan Paling Sedih Rizky Febian
Join Dream.co.id