Sering Pakai Obat Tetes Mata Bisa Picu Glaukoma

Fresh | Kamis, 21 Maret 2019 11:15
Sering Pakai Obat Tetes Mata Bisa Picu Glaukoma

Reporter : Cynthia Amanda Male

Patut kamu perhatikan, nih, Sahabat Dream!

Dream - Hidup di kota besar menyebabkan kita terbiasa dengan polusi udara akibat asap kendaraan, pabrik, maupun debu pembangunan. Polusi udara sangat mengganggu, terutama saat berjalan atau mengendarai motor di jalanan.

Walaupun sudah mengenakan kacamata dan masker, polusi akan tetap mengotori wajah, bahkan berbahaya bagi mata. Bila tak berhati-hati akan berakibat fatal.

Mungkin kamu bisa menyeka kotoran tersebut atau membersihkannya menggunakan sapu tangan, handuk maupun tisu. Tapi bila terlalu sering, bisa menyebabkan infeksi atau mengalami peradangan. Kamu perlu berhati-hati.

" Polusi dan paparan sinar UV bisa menyebabkan stres oksidatif. Dan stres oksidatif bisa menjadi salah satu pemicu glaukoma," tutur Emma Rusmayani, spesialis mata di Spumante, Jakarta Pusat, Rabu 20 Maret 2019.

 Emma Rusmayani, Spesialis Mata di Spumante© dream.co.id

Emma Rusmayani (Dream.co.id/ Cynthia Amanda Male)

Kerap terpapar polusi membuat mata sering infeksi, bahkan meradang. Sedangkan, sering terinfeksi merupakan salah satu indikasi glaukoma sekunder.

Yang memperparah kondisinya adalah ketika terlalu sering menggunakan obat tetes mata. Terutama yang mengandung steroid.

 shutterstock© dream.co.id

Ilustrasi (Shutterstock)

" Sering menggunakan obat tetes mata juga tidak baik. Karena beberapa kali penggunaan saja harusnya sudah cukup. Kalau digunakan berlebihan, apalagi lebih dari dua minggu dan mengandung steroid, bisa mengganggu tekanan bola mata serta menyebabkan glaukoma," jelas Emma.

Walau bisa jadi pemicu, potensi risikonya tidak begitu besar. Namun tetap penting untuk melakukan pencegahan dan deteksi dini terhadap glaukoma.

" Glaukoma merupakan 'pencuri' penglihatan ke dua di dunia setelah katarak. Dan seringkali diderita tanpa gejala. Jadi, perlu dilakukan screening dan medical check up secara rutin. Terutama kalau orang tua atau saudara kandung menderita glaukoma," tutupnya.

Join Dream.co.id