Sering Disepelekan, Perhatikan 5 Gejala Sembelit

Fresh | Selasa, 21 September 2021 06:12

Reporter : Mutia Nugraheni

Sahabat Dream perlu mengetahui gejala khasnya dan jika dirasa cukup parah, segera konsultasi dengan dokter.

Dream – Normalnya, setiap orang buang air besar setiap hari. Pada beberapa kondisi, ada kalanya kita mengalami masalah pencernaan dan hal ini sering tak disadari.

Salah satu masalah pencernaan yang sangat menyiksa adalah sembelit. Dikutip dari Health, sembelit adalah suatu kondisi di mana seseorang tidak buang air besar dengan baik setiap minggu.

Tentunya sembelit sangat menyiksa. Pada beberapa kondisi sampai membuat lemas, dan sesak. Dibutuhkan bantuan medis, berupa obat pencahar agar buang air besar bisa dilakukan. Sembeli juga bisa jadi tanda adanya masalah kesehatan serius di pencernaan.

Jangan menganggap sepele sembelit. Sahabat Dream perlu mengetahui gejala khasnya dan jika dirasa cukup parah, segera konsultasi dengan dokter. Yuk, simak gejala sembelit yang harus diperhatikan.

1. Jarang buang air besar
Setiap orang memiliki jadwal buang air besar yang berbeda. Ada yang sekali sehari, beberapa kali sehari, atau sekali dalam beberapa hari. Menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK), Amerika Serikat, jika tidak buang air besar setidaknya tiga kali dalam seminggu, saat itulah dokter menganggap sembelit.

Elana Maser, MD, Asisten Profesor Gastroenterologi di Icahn School of Medicine menyarankan, 'target sehat' untuk buang air besar adalah satu kali sehari dengan ukuran pisang besar. Untuk orang yang lebih gemuk atau makan banyak, bisa lebih dari dua kali sehari.

 

Sering Disepelekan, Perhatikan 5 Gejala Sembelit
Konstipas/ Foto: Shuttterstock
2 dari 5 halaman

2. Kembung

Kembung adalah kondisi di mana perut terasa buncit dan penuh. Kondisi ini merupakan salah satu tanda sembelit, sebab feses/ kotoran akhirnya menghalangi udara di pencernaan seseorang.

 Belum Bersuami, Pelajar Sakit Perut Kaget Dokter Bilang Hamil© MEN

“ Jika tidak memiliki evakuasi feses yang lengkap, akan ada penumpukan udara di depan feses itu,” kata dr. Maser. Kabar baiknya, setelah berhasil buang air besar maka perasaan itu akan mereda karena udara dapat bergerak dengan normal.

 

3 dari 5 halaman

3. Merasa 'penuh'

Ketika berada di toilet dan berhasil buang besar, namun merasa belum mengeluarkan sepenuhnya, ini sangat mengganggu. Hal ini kemungkinan besar terjadi karena masih ada lebih banyak feses yang dikeluarkan di bagian terakhir usus besar yang disebut kolon sigmoid yang menempel pada rektum.

 Waspadai 6 Tanda Sakit Perut Tak Normal, Bukan Soal Pencernaan Saja!© MEN

Bagi sebagian orang yang buang air besar normal atau sedang diare, akan merasa buang air tidak tuntas meskipun sudah tidak ada lagi yang harus dikeluarkan. Menurut para ahli, istilah ini disebut tenesmus. Tetapi, bagi yang sembelit, perasaan tidak lega ini terjadi karena masih memiliki 'cadangan'.

 

4 dari 5 halaman

4. Bau busuk saat buang angin

Dokter Maser menjelaskan, jika sering buang angin dari biasanya terutama jika baunya sangat tidak enak, mungkin berhubungan dengan sembelit. Menurutnya, ada dua penyebab yakni mekanik dan pertumbuhan bakteri yang berlebihan.

 ilustrasi sakit perut© shutterstock.com

Pada dasarnya, buang angin lebih bau karena udara terperangkap di perut dan dikelilingi kotoran yang membuat udara lebih bau sebelum dikeluarkan. Penyebab lainnya, tinja yang dicadangkan menyebabkan pertumbuhan bakteri berlebih yang menghasilkan gas sehingga mengeluarkan gas berbau.

 

5 dari 5 halaman

5. Membutuhkan bantuan untuk buang air besar

Jika seseorang menekan perut, mengubah posisi, atau bahkan menggunakan jari-jari untuk membantu buang air air besar, itu jelas tanda sembelit.

Apa yang harus dilakukan jika sembelit?

Untuk meringankan sembelit, segelas air atau secangkir kopi bisa membantu sistem di perut untuk bergerak, “ Kafein akan merangsang otot perut dan meremas serta membantu orang untuk menghilangkannya,” ujar dr. Rudolph Bedford, MD, ahli gastroenterology di Providence Saint John’s Health Center.

Jika tidak berhasil, obat pencahar yang dijual bebas bisa menjadi alternatif. Bisa mengonsumsi obat pencahar saat sembelit, namun tidak secara berlebihan sebab dapat memperburuk sembelit jika terlalu sering digunakan.

Setelah berhasil membuat pencernaan bergerak kembali, coba ubah gaya hidup menjadi sehat. Seperti makan lebih banyak buah, sayur, dan biji-bijian tinggi serat.

Laporan Elyzabeth Yulivia

Join Dream.co.id